Connect with us

7. BIDANG HUMAS

Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi Massal ke 147.000 Warga Jadetabek, Libatkan 600 Tenaga Kesehatan

Published

on

TribrataNews PMJ — Polda Metro Jaya melibatkan 600 tenaga kesehatan sebagai vaksinator dalam program vaksinasi massal yang menyasar target 147.000 warga di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek). Adapun program vaksinasi tersebut berlangsung mulai 5 hingga 30 Juni 2021.

“Ada 600 tenaga kesehatan vaksinator yang kita siapkan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (8/6/2021).

Yusri mengatakan, selain tenaga kesehatan, program vaksinasi Covid-19 untuk warga Jadetabek ini juga melibatkan anggota TNI. “Tentara juga sama (dilibatkan), Kodam Jaya. Vaksin ini dari pemerintah, diberikan kepada kepolisian untuk membantu pemerintah provinsi untuk melakukan vaksinasi,” kata Yusri.

Yusri sebelumnya mengungkapkan, Polda Metro Jaya telah menggelar vaksinasi Covid-19 massal yang dilakukan di wilayah Jakarta dan sekitarnya sampai dengan akhir Juni 2021.

“Jadi Polda Metro Jaya dibebankan 147.000 dosis vaksin. Vaksinasi mulai tanggal 5 (Juni) ini sampai dengan akhir bulan,” ujar Yusri.

Yusri mengatakan, sejumlah 147.000 dosis yang diterima dari pemerintah telah diserahkan ke sejumlah Polres yang masuk wilayah hukum Polda Metro Jaya. Nantinya, setiap Polres bersama petugas kesehatan akan melakukan vaksin Covid-19 kepada 350 warga setiap harinya di 100 titik wilayah masing-masing.

“Hampir rata-rata tiap Polres maksimal 350 warga, itu akan divaksin di 100 titik yang Polres akan tentukan mana yang dianggap harus divaksin masyarakatnya,” kata Yusri.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya turut dilibatkan pemerintah dalam program vaksinasi massal nasional kepada warga yang ditargetkan satu juta per hari. Adapun Polda Metro Jaya akan membantu kegiatan tersebut sebagai upaya penanganan Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya.

“Polda Metro Jaya telah merancang sebuah konsep operasi untuk menyukseskan program vaksinasi massal di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Program vaksinasi nasional ini target vaksin 1 juta vaksin sehari,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran, Kamis (3/6/2021).

Kapolda mengungkapkan, program vaksinasi massal dengan tema “Nyok Kite Vaksin” itu dibuat atas perintah Presiden Joko Widodo melalui Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit.

Program vaksinasi itu juga akan melibatkan personel Polri, TNI, dan tenaga kesehatan. “Polda Metro Jaya tentunya bersama rekan TNI akan dilaksanakan di kesatuan masing-masing. Vaksinasi massal juga akan melibatkan peran serta tenaga kesehatan,” ucap Kapolda.

7. BIDANG HUMAS

Polda Metro Jaya Buka Layanan Hotline Pengaduan Korban Pinjol di Nomor 081191-110-110

Published

on

By

Rabu, 27 Oktober 2021 12:48 WIB

TribrataNews PMJ – Kasus pinjaman online (Pinjol) menjadi atensi atau perhatian Kapolri Jenderal  Polisi Listyo Sigit Prabowo hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena meresahkan masyarakat. Banyak korban pinjol ilegal yang mendapatkan ancaman hingga besaran bunga yang berlipat ganda.

Tim Siber Polda Metro Jaya pun membuka layanan pengaduan melalui hotline khusus bagi korban Pinjol di wilayah hukum Polda Metro Jaya

“Siber Polda Metro Jaya membuka layanan Hotline untuk para korban Pinjol dan masyarakat yang mengetahui tempat operasional (kantor) Pinjaman Online khususnya yang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” tulis akun Instagram @siberpoldametrojaya dikutip, Rabu (27/10/2021).

Adapun Hotline Pinjol Polda Metro Jaya sebagai berikut; 081191-110-110.

Continue Reading

7. BIDANG HUMAS

Polda Metro Jaya dan Media TV Sinergi Wujudkan Tayangan Sehat dan Berkualitas

Published

on

By

Rabu, 27 Oktober 2021 09:37 WIB

TribrataNews PMJ – Polda Metro Jaya dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengadakan diskusi tentang “Sinergi Kepolisian dan Media TV untuk Menciptakan Tayangan yang Sehat” di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Selasa (26/10/2021) kemarin.

Dalam diskusi itu Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran menegaskan Media dan polisi sebagai pengawal peradaban atau social engineering yang harus mampu menciptakan peradaban masyarakat Indonesia yang naik kelas seperti negara-negara demokrasi yang lebih maju.

“Kami punya kepentingan bagaimana supaya proses demokrasi berjalan dengan baik (di Indonesia),” ujar Kapolda yang didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan jajaran Polda Metro Jaya.

Pengurus IJTI Jakarta Raya yang hadir dalam diskusi tersebut antara lain Feby Budi Prasetyo (Ketua), Hazmi Fitriyasa (Wakil Ketua), Kennorton Hutasoit (Sekretaris), Denny Batubara (Bendahara), dan jajaran pengurus lainnya dari berbagai media televisi.

Diskusi antara para jurnalis dan Kapolda berlangsung interaktif. Kapolda dalam paparannya menjawab pertanyaan para jurnalis menjelaskan Polisi sebagai salah satu social engineering ingin tampil di media sebagai polisi yang menjalankan tugas pencegahan dan penindakan secara professional.

“Polisi yang diberitakan membentak-bentak warga, kesan arogan, itu tidak professional. Saya berharap yang ditampilkan itu, polisi yang bekerja profesional, ketika menangkap pelaku kasus narkoba, misalnya, polisi bisa melakukan tes urine di tempat, jadi tidak perlu debat di lapangan, cukup buktikan dengan hasil tes urine terbukti positif,” ujar Kapolda.

Polda Metro Jaya telah menyediakan berbagai peralatan dan teknologi untuk pencegahan dan pengintaian terhadap pelaku kejahatan atau kriminal. Setiap sudut Ibu Kota Jakarta tersedia kamera dan teknologi face recognition, menurut Kapolda, akan membuat setiap orang pelaku kejahatan tidak bisa sembunyi. “Polisi punya kamera dan punya teknologi face recognition. kamu (pelaku kejahatan) tidak bisa sembunyi,” tegasnya.

Kapolda menggambarkan berita yang seharusnya disuguhkan kepada publik adalah berita yang dibuat dengan hati. “Ini adalah segi tiga indah, media, cerita, dan cinta. Jika cerita itu kita buat dengan hati, insyaallah masyarakat akan melihat dengan hati pula. Tentu saja semua karya yang dibuat dengan hati pasti akan menghasilkan sesuatu yang dapat diterima akal sehat,” pungkas Kapolda.

Ketua IJTI Jakarta Raya Feby Budi Prasetyo (MNC TV) menegaskan IJTI merupakan wadah para jurnalis TV yang menjunjung tinggi kemerdekaan pers yang profesional. “Berita yang sehat dihasilkan oleh jurnalis yang kompeten. Salah satu tugas IJTI meningkatkan profesionalisme jurnalis melalui uji kompetensi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sekretaris IJTI Jakarta Raya Kennorton Hutasoit (Metro TV) mengatakan kemerdekaan pers yang professional menghormati kemerdekaan polisi dalam menjalankan tugasnya. “Pers hadir untuk pemenuhan kebebasan berekspresi dan hak informasi sebagai hak asasi dan kebutuhan pokok warga negara. Polisi hadir untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat. Pers dan polisi yang professional sama-sama bertujuan untuk memajukan demokrasi,” ujarnya.

Continue Reading

7. BIDANG HUMAS

Polsek Medan Satria Gerai monitoring Vaksin Merdeka Tahap 2 di Kecamatan Medan Satria

Published

on

By

Foto-TribratanewsPmj- Polsek Medan Satria Gerai monitoring Vaksin Merdeka Tahap 2 di wilayah Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi di Gerai – 93 (perum pejuang jaya rw. 11), Gerai – 94 (futsal corner) Gerai – 95 (kp. rawa bambu rw. 09), Gerai – 96 (Balai Betawi), Senin,25/10/21.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News