Connect with us

21. DITLANTAS

Polda Metro Jaya Catat 163 Kecelakaan Terjadi Selama Operasi Ketupat Jaya 2022, Hanya Satu Kecelakaan yang Melibatkan Pemudik

Published

on

Selasa, 10 Mei 2022 08:05 WIB

TBNews PMJ – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat ada 163 kasus kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Jaya 2022 pada 28 April-9 Mei 2022. Angka kecelakaan itu terdata saat pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 2022.

“Sebanyak 161 kecelakaan terjadi di jalur arteri dan dua kecelakaan di jalan tol. Dari angka tersebut hanya satu kecelakaan yang melibatkan pemudik, 162 kecelakaan lainnya tidak,” kata Kepala Subdirekorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jamal Alam dalam keterangannya, Selasa (10/5/2022).

AKBP Jamal Alam menambahkan akibat kecelakaan selama rentang waktu tersebut lima orang meninggal. Lalu, 166 orang menderita luka ringan dan 26 orang menderita luka berat. Kecelakaan juga mengakibatkan kerugian material terhadap 186 unit kendaraan. Dari data Ditlantas, nilai kerugian tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp255 juta.

Berikut rincian kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Jaya 2022 berdasarkan wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  1. Polda Metro Jaya: 15 kasus
  2. Jakarta Pusat: 17 kasus
  3. Jakarta Utara: 16 kasus
  4. Jakarta Barat: 8 kasus
  5. Jakarta Selatan: 16 kasus
  6. Jakarta Timur: 41 kasus
  7. Tangerang Kota: 17 kasus
  8. Depok: 12 kasus
  9. Kabupaten Bekasi: 21 kasus

21. DITLANTAS

Rute Pengalihan Arus Sekitar Istana Jelang Upacara HUT TNI ke-77, 5 Oktober

Published

on

By

Rabu, 5 Oktober 2022 07:45 WIB

TBNews PMJ – Polisi melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, imbas adanya upacara peringatan HUT ke-77 TNI. Lalu lintas menuju dan dari Istana Kepresidenan ditutup mulai pukul 04.00 WIB.

“Dalam rangka HUT ke-77 TNI, arus lalu lintas di sekitar Istana Negara akan dialihkan,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman kepada wartawan, Selasa (4/10/2022).

Kombes Latif mengatakan pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan pukul 04.00-11.00 WIB. Arus lalu lintas menuju ke Istana Kepresidenan akan ditutup sementara dan dialihkan.

Berikut rute pengalihan arus di sekitar Istana Merdeka:

1. Arus lalu lintas dari arah Jl Hayam Wuruk menuju Jl Majapahit/Jl Merdeka Utara dialihkan ke Jl Juanda atau ke Jl Suryopranoto
2. Arus lalu lintas dari Jl Veteran Raya menuju Jl Veteran III diluruskan ke Jl Harmoni
3. Arus lalu lintas dari Jl Veteran Raya menuju Jl Veteran II diluruskan ke Jl Harmoni
4. Arus lalu lintas dari Jl Medan Merdeka timur menuju Jl Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jl Perwira
5. Arus lalu lintas dari Jl Kebon Sirih menuju Jembatan Serong dialihkan ke kiri ke Jl MH Thamrin arah Bundaran HI
6. Arus lalu lintas dari Jl KH Wahid Hasyim menuju Blok O dialihkan ke kiri ke Jl MH Thamrin arah Bundaran HI
7. Arus lalu lintas dari Jl Wahid Hasyim menuju Tugu Tani dialihkan ke kiri Jl MH Thamrin arah Bundaran Patung Kuda
8. Arus lalu lintas dari Jl Kebon Sirih menuju Tugu tani dialihkan ke kiri Jl MH Thamrin arah Bundaran Patung Kuda
9. Arus lalu lintas dari Jl Budi Kemuliaan menuju Jl Medan Merdeka Selatan dialihkan ke Jl Medan Merdeka Barat
10. Arus lalu lintas di Jl Abdul Muis menuju ke Jl Majapahit dialihkan ke Jl Tanah Abang
11. Arus lalu lintas dari Jl Abdul Muis menuju ke Jl Museum ditutup.

Upacara peringatan HUT ke-77 TNI bakal digelar di Istana Kepresidenan, Rabu (5/10/2022) ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menjadi inspektur upacara (Irup).

Continue Reading

21. DITLANTAS

Kakorlantas Polri Pimpin Gelar Pasukan Operasi Zebra 2022 di Polda Metro Jaya, Ini Pesan kepada Personel Operasi

Published

on

By

Senin, 3 Oktober 2022 09:15 WIB

TBNews PMJ – Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra 2022 di Polda Metro Jaya. Operasi Zebra 2022 digelar secara serentak di seluruh Polda se-Indonesia mulai hari ini.

Dalam amanat yang disampaikannya, Kakorlantas menyampaikan arahan dan pesan kepada para anggota yang bertugas dalam Operasi Zebra 2022. Ia meminta para anggota untuk melaksanakan operasi dengan persuasif, humanis, simpatik, dan bertanggung jawab.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya mengingatkan seluruh personel yang bertugas di lapangan khususnya yg melaksanakan Operasi Zebra Jaya 2022 agar: melaksanakan tugas operasi dengan persuasif, humanis, dan simpatik, dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” kata Kakorlantas Irjen Pol Firman Shantyabudi dalam Apel dalam rangka Operasi Zebra Jaya 2022 di Lapangan Presisi, Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (03/10/2022).

Selain itu, Irjen Firman juga meminta agar personel menjaga keselamatan diri dan pribadi dalam melaksanakan tugas, tetap waspada, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Berikan pelayanan terbaik pada masyarakat sebagai ladang amal ibadah kita kepada Allah SWT,” kata Irjen Firman.

Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra Jaya 2022 mulai hari ini, Senin 3 Oktober 2022 sampai 16 Oktober 2022. Operasi Zebra digelar secara serentak di seluruh wilayah Jadetabek.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman mengatakan pada Operasi Zebra Jaya 2022 tidak akan ada pemeriksaan langsung di jalan, seperti yang biasa terjadi dalam operasi zebra tahun lalu.

“Tidak ada seperti dulu secara stasioner, menghentikan memeriksa itu tidak ada,” kata Kombes Latif, Senin (3/10/2022).

Meski demikian, ia menegaskan penindakan di jalan akan dilakukan secara situasional. Seperti jika ada pengendara yang mengebut atau tertangkap tangan.

“Penindakan kan bukan harus tilang, jadi bisa memberi peringatan. Tilang itu adalah pilihan terakhir,” katanya.

“Misalnya ada yang tertangkap tangan ugal-ugalan, yang begitu ya tetap kita tindak secara manual,” sambungnya.

Continue Reading

21. DITLANTAS

Operasi Zebra Jaya 2022 Digelar Hari Ini hingga 16 Oktober, Polisi Bisa Tilang Manual

Published

on

By

Senin, 3 Oktober 2022 08:40 WIB

TBNews PMJ – Polri melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) menggelar Operasi Zebra 2022 hingga dua pekan mendatang. Terhitung, hari ini 3-16 Oktober nanti.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman mengatakan tidak akan ada pemeriksaan langsung di jalan, seperti yang biasa terjadi dalam operasi zebra tahun lalu.

“Tidak ada seperti dulu secara stasioner, menghentikan memeriksa itu tidak ada,” kata Kombes Latif, Senin (3/10/2022).

Meski demikian, ia menegaskan penindakan di jalan akan dilakukan secara situasional. Seperti jika ada pengendara yang mengebut atau tertangkap tangan.

“Penindakan kan bukan harus tilang, jadi bisa memberi peringatan. Tilang itu adalah pilihan terakhir,” katanya.

“Misalnya ada yang tertangkap tangan ugal-ugalan, yang begitu ya tetap kita tindak secara manual,” sambungnya.

Dengan tidak berkonsentrasi kepada tilang manual, Operasi Zebra 2022 kali ini akan bertumpu terhadap ETLE atau Electronic Traffic Law Enforcement.

Kamera ETLE diketahui terbagi dalam dua jenis, yakni statis dan mobile. Etle statis adalah kamera yang dipasang di sejumlah titik tertentu.

Sedangkan, ETLE mobile dipasang di mobil patroli dan dipegang petugas di lapangan, termasuk saat Operasi Zebra Jaya 2022.

Ada 14 sasaran Operasi ZebraJaya kali ini. sebagai berikut

  1. Melawan arus lalu lintas

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 287, denda maksimal Rp500 ribu/pidana kurungan

  1. Berkendara tidak menggunakan helm SNI

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 291, denda maksimal Rp250 ribu/penjara maksimal 1 bulan

  1. Berkendara membonceng lebih dari satu penumpang

Sanksi: UU 22 Tahun 2009, denda maksimal Rp250 ribu/penjara maksimal 1 bulan

  1. Kendaraan roda 2 tidak layak jalan

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 285, denda maksimal Rp250 ribu/penjara maksimal 1 bulan

  1. Mengemudi menggunakan ponsel

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 283, denda maksimal Rp750 ribu/penjara maksimal 3 bulan

  1. Berkendara dipengaruhi alkohol

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 283, denda maksimal Rp750 ribu/penjara maksimal 3 bulan

  1. Melebihi batas kecepatan

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 287, denda maksimal Rp500 ribu/penjara maksimal 2 bulan

  1. Tidak memiliki SIM

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 281, denda maksimal Rp1 juta/penjara maksimal 4 bulan

  1. Kendaraan tanpa STNK

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 288, denda maksimal Rp500 ribu/penjara maksimal 2 bulan

  1. Melanggar marka jalan/bahu jalan

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 287, denda maksimal Rp500 ribu/penjara maksimal 2 bulan

  1. Mengemudi tidak mengenakan sabuk pengaman

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 298, denda maksimal Rp250 ribu/penjara maksimal 1 bulan

  1. Kendaraan roda 4 tidak layak jalan

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 286, denda maksimal Rp500 ribu/penjara maksimal 2 bulan

  1. Kendaraan menggunakan rotator/sirene

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 287, denda maksimal Rp250 ribu/penjara maksimal 1 bulan

  1. Penertiban kendaraan pakai pelat dinas/rahasia

Sanksi: UU 22 Tahun 2009 Pasal 280, denda maksimal Rp500 ribu/penjara maksimal 2 bulan.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News