Connect with us

11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Perkara Pemalsuan Dokumen COVID-19 Menonjol Sepanjang 2021 di Tanjung Priok

Published

on

Jumat, 31 Desember 2021 09:32 WIB

TribrataNews PMJ – Perkara pemalsuan dokumen terkait COVID-19 menjadi salah satu kasus hukum yang menonjol terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok sepanjang 2021.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Putu Kholis Aryana mengatakan, pihaknya sudah memproses 11 perkara pemalsuan dokumen COVID-19 selama setahun.

“Ini merupakan salah satu kasus menonjol, ada 11 kasus pemalsuan dokumen COVID-19 untuk kepentingan perjalanan,” kata AKBP Putu saat konferensi pers akhir tahun 2021 di Markas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (30/12/2021).

Kebanyakan dokumen COVID-19 palsu ini didapatkan dari para calon wisatawan yang hendak berlibur ke Kepulauan Seribu melalui Dermaga Kaliadem, Muara Angke.

Ada dokumen-dokumen tertentu yang dipalsukan para tersangka kasus ini.

Misalnya pemalsuan surat hasil usap (swab) antigen sebanyak tujuh kasus, surat hasil PCR dua kasus, dan sertifikat vaksin dua kasus.

“Total tersangka yang kami tangkap dari perkara pemalsuan dokumen COVID-19 ini sebanyak 23 orang tersangka,” kata AKBP Putu Kholis.

Mereka dijerat pasal 35 juncto pasal 51 ayat 1 dan atau pasal 32 juncto pasal 48 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.

11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Polsek Sunda Kelapa Tangkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor 2 Tahun Lalu, Korban Masih Ingat Wajah Pelaku

Published

on

By

Selasa, 17 Mei 2022 07:55 WIB

TBNews PMJ – Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap kasus tindak pidana penggelapan dan penipuan sepeda motor. Pada Senin 16 Mei 2022, polisi meringkus tersangka DS atas laporan korban pada 2020.

Kapolsek Sunda Kelapa, Kompol Seto Handoko menyampaikan bahwa ungkap kasus ini berdasar laporan Polisi nomor 263/39/K/XI/2020/Ska tanggal 05 November 2020. Kasus penggelapan dan penipuan itu terjadi pada Sabtu, 24 Oktober 2020, pukul 04.30 di Blok Empang Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kronologi kasus ini bermula saat DS meminjam sepeda motor Honda Genio milik GAN. Dia beralasan mau menjemput temannya di Pelelangan Ikan Muara Angke Jakarta Utara.

“Tersangka DS dengan modus meminjam sepeda motor Honda Genio milik saksi GAN, dan mengaku bernama IPUL,” kata Kompol Seto dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 17 Mei 2022.

GAN lantas menyerahkan kunci kontak sepeda motornya kepada DS. Setelah ditunggu-tunggu ternyata DS tidak datang untuk mengembalikan sepeda motor yang dipinjam. Akibat penipuan itu, korban mengalami kerugian Rp 5,4 juta.

Korban pun melakukan pencarian terhadap DS tetapi tidak berhasil. Pada 5 November 2020, GAN pun membuat Laporan Polisi ke Polsek Sunda Kelapa.

Berdasarkan Laporan Polisi tersebut Unit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa melakukan penyelidikan untuk mencari DS.

“Pada Senin, 16 Mei 2022 jam 11.30, anggota Unit Reskrim melihat seorang laki-laki yang diduga sebagai pelaku pengelapan sepeda motor. Kemudian menghampiri laki-laki tersebut dan menanyakan apakah namanya IPUL tetapi laki-laki tersebut mengaku bernama DS,” kata Kompol Seto.

Polisi menghubungi korban untuk datang dan mengenali laki-laki tersebut. “Ternyata benar laki-laki bernama DS adalah laki-laki yang mengaku bernama IPUL dan meminjam sepeda motor milik GAN dan tidak dikembalikan,” ujarnya.

Setelah dilakukan interogasi, DS mengakui telah meminjam sepeda motor GAN. Sepeda motor itu telah dijualnya kepada seorang laki-laki bernama Heru di daerah Serang Banten dengan harga Rp 2,5 juta.

Tersangka DS (35) adalah warga Penjaringan, Jakarta Utara. Polisi menyita satu lembar STNK asli, sepeda motor Honda Genio warna Hitam Merah dengan nomor polisi B-3468-UUT, beserta kunci kontaknya.

Akibat penipuan dan penggelapan itu, DS dijerat dengan pasal 372 KUH Pidana dan/atau pasal 378 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Continue Reading

11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Polsek Kawasan Sunda Kelapa Amankan 25 Pemuda Usai Pesta Berkedok SOTR, 4 Positif Konsumsi Narkoba

Published

on

By

Kamis, 28 April 2022 08:00 WIB

TBNews PMJ – Video sekelompok pemuda Muara Angke, Jakarta Utara, berpesta sambil konvoi kendaraan dan nyanyi-nyanyi di jalanan viral di media sosial. Polisi mengatakan komunitas tersebut awalnya bertujuan menggelar charity sambil sahur on the road (SOTR), tetapi kenyataannya tidak ada esensinya sama sekali.

“Tujuan mereka awalnya mau charity, mau bagi-bagi sahur on the road. Tapi yang dilihat tidak ada esensi dari pada kegiatan SOTR tersebut yang memang sifatnya membangunkan, sifatnya membuat khusyuk, damai, tertib, sejuk, nyaman di bulan puasa, apalagi sahur,” kata Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa, Kompol Seto Handoko Putra, Rabu (27/4/2022) malam.

Bahkan menurut Kompol Seto, kegiatan yang mengatasnamakan karang taruna pemuda Muara Angke itu cenderung ke arah pesta dan hura-hura.

“Jadi mereka ini mengatasnamakan–bukan keseluruhan–mengatasnamakan pemuda Muara Angke. Malah cenderung ke arah yang konvoi mereka foya-foya, hura-hura, disko dan dugem,” ujarnya.

Kompol Seto mengatakan dari rangkaian konvoi yang digelar sekelompok pemuda tersebut sama sekali tidak menggambarkan aktivitas atau kegiatan membangunkan sahur atau SOTR.

“Tidak sedikitpun dari video tersebut yang menggambarkan orang seperti membangunkan sahur, SOTR,” katanya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (26/4/2022) dini hari. Kelompok tersebut mengabadikan kegiatannya dengan kamera dan diviralkan di media sosial.

“Video tersebut viralnya Selasa (26/4/2022) malam sekira pukul 01.00 WIB karena mereka punya EO, punya tim sinematografinya, mungkin kalau mereka pakai handphone sendiri kan mereka viralkan di medsos mereka sendiri kan tidak viral. Mereka menggunakan Instagram lainnya untuk mem-blasting kegiatan mereka,” jelasnya.

Menurut Kompol Seto, sebanyak 25 orang ditangkap setelah kejadian tersebut. Empat orang di antaranya yakni AY (24), FM (21), N (26), dan E (32) positif menggunakan narkoba jenis sabu dan ganja.

“Make narkobanya ketika mereka mau berangkat mereka pakai narkoba dulu. Ada yang sehari sebelumnya pakai juga,” kata Kompol Seto.

Continue Reading

11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Jaga Kondusivitas Jelang Ramadhan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Operasi Pekat

Published

on

By

Senin, 28 Maret 2022 14:32 WIB

TribrataNews PMJ – Menjelang bulan suci Ramadan, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar operasi pekat dalam rangka menjaga kondusivitas warga. Seperti, melakukan razia minuman keras (miras).

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Yunita Natalia Rungkat menjelaskan, dari operasi yang dilakukan, anggotanya telah mengamankan ribuan botol miras tanpa izin dari penjual di daerah Muara Angke dan Kalibaru.

“Kami menyita 3.171 botol miras dari berbagai jenis merek dengan kapasitas 15-40 persen alkohol,” tutur Kompol Yunita, kepada awak media, Senin (28/3/2022).

Dalam pelaksanaan Operasi Pekat jelang Ramadan tersebut, pihaknya melibatkan seluruh jajaran dan Tim Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

“Ini adalah hasil dari kerja keras Tim Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang terdiri dari 20 personel untuk memberikan rasa aman pada malam hari mulai dari pukul 23.00-04.00 WIB,” tuturnya.

Sedangkan, Kabag Ops Polres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Tri Bayu Nugroho mengungkapkan, memasuki bulan Ramadan Operasi Pekat terjadwal mulai 25 Maret-8 April 2022.

Salah satu sasaran dari operasi pekat ini selama bulan Ramadan merupakan warung-warung, termasuk menyasar berbagai kerawanan masyarakat.

“Sasarannya terkait dengan penyakit masyarakat. Kemudian yang sedang marak juga di kawasan-kawasan tetangga. Kita juga antisipasi terkait dengan tawuran,” tandasnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News