Connect with us

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Peringati Hari Anak Nasional, Polres Metro Jakarta Barat dan PT. Unifam Gelar Vaksinasi di SMAN 2 Jakarta

Published

on

TribrataNews PMJ — Polres Metro Jakarta Barat bekerjasama dengan PT United Family Food (Unifam) menggelar vaksinasi di SMA Negeri 2 Jakarta, Jl. Keagungan, Tamansari, Jakarta Barat. Vaksinasi dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Juli ini mengusung tema “Vaksin Ceria” dan menargetkan 3.500 peserta anak-anak usia 12 tahun hingga 17 tahun.

Vaksinasi ini pun mendapat antusiasme tinggi dari anak-anak. Mayoritas peserta vaksin yang hadir ialah anak-anak usia 12 tahun hingga 17 tahun. Selain gratis, usai divaksin anak-anak juga akan mendapatkan bingkisan berupa camilan kemasan.

Saskia menjelaskan, kegiatan itu berlangsung di dua lokasi di Jakarta Barat yakni di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 33 Jakarta. Kegiatan ini digelar pada 17 – 23 Juli 2021. Namun, untuk tanggal 20 Juli 2021 tidak diadakan karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.

“Pada Sabtu (17/7/2021) yang divaksin sudah 300 orang di masing-masing lokasi. Targetnya per hari memang 250 vaksin di setiap lokasi namun bisa bertambah apabila antusiasme tinggi,” jelas Saskia, Minggu (18/7/2021).

Saskia mengatakan, vaksin tersebut memang diutamakan untuk anak-anak berusia 12 tahun hingga 17 tahun. Namun, orang dewasa yang belum divaksin juga dipersilakan mengikuti layanan vaksinasi ini.

Peserta yang ingin mendapat layanan ini harus membawa kartu identitas diri berupa KTP atau KK bagi orang dewasa. Sementara anak-anak diwajibkan bawa KIA atau Akta Kelahiran.

Kegiatan vaksin dimulai sedari pukul 08.00 WIB sampai 13.00 WIB. Bagi peserta yang masih berusia 12 tahun dan 13 tahun diperbolehkan didampingi orangtua.

Salah seorang peserta, Raka, mengaku awalnya taku saat akan divaksin. “Takut disuntiknya. Soalnya nggak pernah disuntik,” ujar pelajar SD ini. Namun demkian, akhirnya Raka mengaku senang sudah mendapat vaksi dosis pertama.

Peserta lainnya, Daanmega, juga mengaku merasa tenang sudah mendapat vaksin. Tetapi, pelajar SMP ini mengaku tidak terlalu khawatir untuk mendapatkan vaksin. “Nggak deg-degan, biasa saja,” ungkapnya.

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Salurkan Bantuan Uang Tunai kepada 4.400 Pedagang Kecil

Published

on

By

Selasa, 21 September 2021

TribrataNews PMJ – Polres Metro Jakarta Barat membagikan bantuan uang tunai masing-masing sebesar Rp1.200.000 kepada 4.400 pedagang atau pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Pembagian uang tunai dilakukan guna membantu perputaran ekonomi para pedagang kecil di tengah masa pandemi.

“Pemberian bantuan terhitung mulai hari ini kepada para pedagang sebesar Rp1.200.000,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo saat ditemui di Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Pembagian itu merupakan kerja sama antara Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), pemerintah pusat dan Kepolisian Republik Indonesia.

Uang diberikan ke warga melalui Polda dan Polres yang ada di beberapa wilayah. Polres Metro Jakarta Barat sedang mendata para pedagang yang layak mendapatkan bantuan tersebut.

Setelah didata dan dianggap layak mendapatkan bantuan, para pedagang itu diundang ke Polres Metro Jakarta Barat untuk mengambil bantuan yang sudah disediakan.

Per-harinya, petugas akan memberikan bantuan kepada 140 pedagang untuk mengejar target 4.400. “Target kita 4.400 pedagang. Sekarang yang sudah didata 50 persennya,” kata Kombes Ady.

Kombes Ady belum bisa memastikan sampai kapan program pembagian bantuan ini akan berlangsung.

Namun demikian, dia dapat memastikan pembagian bantuan sasaran sehingga dapat membantu perekonomian para pedagang kecil.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Keseleo Usai Rampok Rumah, Pemuda Ini Ditangkap Polsek Tambora

Published

on

By

Jumat, 17 September 2021

TribrataNews PMJ — Petugas Polsek Tambora menangkap seorang pemuda berinisial ES (30 tahun) yang membobol dan mengambil sejumlah barang dari sebuah rumah di Jalan Jembatan Besi Gang Rana RT 05 RW 07,  Jembatan Besi,Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa (14/9/2021). ES berhasil ditangkap karena menahan sakit akibat keseleo sehingga tak bisa melarikan diri.

Adapun aksi pencurian terjadi pada Selasa dini hari, sekira pukul 03.45 WIB. “Aksi nekat pemuda tersebut (ES) melakukan pencurian dengan memanjat rumah korban melewati balkon lalu masuk lewat jendela rumah korban,” kata Kapolsek Tambora Kompol Faruk Rozi dalam sebuah keterangan, Kamis (16/9/2021).

Setelah masuk ke rumah korban, ES mengambil sebuah ponsel merk samsung tipe A51 warna hitam dan dua buah tablet merk Samsung.

Namun, pemilik rumah melihat ES sesaat setelah ES mengambil barang-barang berharga tersebut. Pemilik rumah langsung meneriaki pelaku dengan sebutan ‘maling’.

“Mengetahui aksinya ketahuan, pelaku berusaha melarikan diri dengan melompat keluar rumah lewat balkon hingga membuat kaki pelaku terpincang-pincang akibat keseleo,” kata Kompol Faruk.

Meski melarikan diri, salah seorang keluarga korban mengenali wajah pelaku. Korban pun melaporkan kejadian kepada polisi.

“Berangkat dari laporan, kami bergegas ke lokasi kejadian untuk mencari informasi dan bukti bukti di sekitar lokasi,” kata Kompol Faruk.

Di lokasi kejadian, polisi mengumpulkan bukti dari korban dan berhasil mengetahui kediaman korban. Polisi pun segera menyambangi rumah ES. Ternyata, ES masih ada di rumahnya lantaran tengah menahan sakit akibat keseleo. ES pun segera digiring ke Mapolsek Tambora. Ia dikenakan Pasal 363 KUHPidana. Barang curian ES kini diamankan polisi sebagai barang bukti.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polisi Berlakukan “Crowd Free Night” di Kota Tua

Published

on

By

Jumat, 17 September 2021

TribrataNews PMJ – Polisi mulai  memberlakukan malam bebas kerumunan atau “Crowd Free Night” (CFN) di kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat pada Kamis (16/9/2021) malam. Kebijakan ini diberlakukan guna mengantisipasi kerumunan warga yang kerap terjadi di wilayah Kota Tua.

“Kita buat CFN itu untuk mengalihkan arus lewat samping sebelum Daihatsu (Jalan Kunir),” kata Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Iverson Manossoh saat dikonfirmasi, Kamis (16/9/2021).

Penerapan ini berawal dari uji coba yang diterapkan pihak kepolisian sejak Rabu (15/9/2021) malam lalu. Karena dirasa efektif mengurangi kerumunan, maka kebijakan itu dilanjutkan polisi.

Kapolsek mengatakan selama CFN, Jalan Kunir akan ditutup untuk umum pada pukul pukul 22.00 WIB sampai 04.00 WIB. Warga yang biasa melewati wilayah tersebut dialihkan untuk memutar di Jalan Cengkeh.

Setelah lokasi itu ditutup, petugas tiga pilar yang terdiri dari Polri, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan bertugas menjaga lokasi.

Mereka nantinya akan membubarkan kerumunan warga maupun pedagang kaki lima (PKL) yang kerap beraktivitas di wilayah Kota Tua.

Saat ditanya sampai kapan kebijakan ini akan berlangsung, Kapolsek belum bisa memastikan hal tersebut.

Di saat yang sama, Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat memastikan anak buahnya akan melakukan penjagaan di lokasi selama CFN

Bahkan petugas akan ditambah untuk memantau kawasan Kota Tua demi memecah kerumunan warga.

“Sabtu Minggu kita bagi dua shift. Shift pertama itu 40 orang dan shift kedua 60 orang,” kata dia.

Dengan kebijakan ini, Tamo berharap aktivitas warga yang menimbulkan kerumunan di wilayah Kota Tua bisa berkurang sehingga penyebaran COVID-19 bisa dihindari.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News