Connect with us

21. DITLANTAS

Pengemudi Pemakai Plat RFH Palsu dan Tabrak Polisi di Tol Pancoran Ditetapkan Jadi Tersangka

Published

on

Senin, 8 Agustus 2022 09:09 WIB

TBNews PMJ – JFA, pengemudi Daihatsu Terios berpelat khusus RFH yang menabrak anggota polisi Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, di Tol Pancoran, Jakarta Selatan, ditetapkan sebagai tersangka.

Plh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Edy Purwanto mengatakan, pengemudi yang ugal-ugalan di Tol Pancoran, Jakarta Selatan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka, diduga melanggar pasal 311 ayat (3) UU LLAJ,” ujarnya kepada wartawan saat dihubungi Sabtu (6/8/2022).

Polisi memastikan nomor kendaraan berwarna abu-abu itu palsu. Sebab, pengemudi tidak dapat menyerahkan surat kendaraan yang dapat membuktikan mobil itu memiliki pelat khusus. “Pelat RFH yang digunakan atau yang terpasang merupakan pelat palsu atau tidak dikeluarkan secara sah,” kata Edy

Ia menambahkan alasan pengemudi tersebut memakai plat palsu RFH untuk menghindari ganjil genap.

“Untuk menghindari ganjil genap,” paparnya.

Kejadian bermula saat anggota PJR curiga dengan keberadaan mobil berpelat rahasia RFH dan menggunakan strobo. Pelat RFH adalah jenis pelat mobil yang digunakan khusus oleh pejabat negara eselon II atau setingkat direktur kementerian. Petugas bermaksud memberhentikan pengendara mobil untuk melakukan pemeriksaan.

“Ya kalau mobil pelat rahasia itu kan tidak boleh pakai strobo. Yang boleh menggunakan itu adalah mobil dinas. Polri dan TNI itu boleh. Kalau mobil pelat rahasia itu tidak boleh ada strobo,” kata Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Sutikno. Namun, saat diberhentikan, pengendara mobil tersebut justru berusaha kabur dan menabrak petugas. Pengemudi mobil kemudian berusaha kabur dengan melintasi jalan tol ke arah Jakarta Utara hingga Bintara. “Dilakukan pengejaran dan tertangkap di Bintara, Bekasi,” kata Sutikno.

21. DITLANTAS

Lokasi Ganjil Genap Jakarta 23 September 2022, Ada 25 Jalur Berlaku untuk Kendaraan Pelat Ganjil

Published

on

By

Jumat, 23 September 2022 08:30 WIB

TBNews PMJ – Berikut ini lokasi ganjil genap di Jakarta hari ini, Jumat (23/9/2022) berlaku untuk kendaraan mobil pelat ganjil.

Adapun jam ganjil genap mulai berlaku pukul 06.00 – 10.00 WIB, maka berangkatnya harus di bawah jam 06.00 bagi mobil pelat genap yang nekat.

Sedangkan pulang kerjanya harus malam, karena mulai pukul 16.00-21.00 WIB Kembali diterapkan ganjil genap.

1. Jalan Pintu Besar Selatan
2. Jalan Gajah Mada
3. Jalan Hayam Wuruk

4. Jalan Majapahit
5. Jalan Medan Merdeka Barat
6. Jalan MH Thamrin

7. Jalan Jenderal Sudirman
8. Jalan Sisingamangaraja
9. Jalan Panglima Polim

10. Jalan Fatmawati
11. Jalan Suryopranoto
12. Jalan Balikpapan

13. Jalan Kyai Caringin

14. Jalan Tomang Raya
15. Jalan Jenderal S Parman

16. Jalan Gatot Subroto
17. Jalan MT Haryono
18. Jalan HR Rasuna Said

19. Jalan D.I Pandjaitan
20. Jalan Jenderal Ahmad Yani21. Jalan Pramuka
22. Jalan Salemba Raya sisi Barat, untuk Timur mulai dari Simpang Jalan Paseban Raya sampai Diponegoro

23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Stasiun Senen
25. Jalan Gunung Sahari

Continue Reading

21. DITLANTAS

Polda Metro Jaya Akan Tambah Pasang 70 Kamera E-TLE di Jadetabek

Published

on

By

Kamis, 22 September 2022 14:15 WIB

TBNews PMJ – Kebijakan penindakan pelanggaran lalu lintas dengan sistem kamera e-TLE terus dikembangkan jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Puluhan kamera e-TLE baru nantinya disiapkan di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada tahun depan.

“Kami masih menambah titik-titik, jadi di tahun 2023 ini ada 70 titik lagi yang akan ditambahkan. Wilayah Jakarta Raya ini kan 1×24 jam ada aktifitas masyarakat jadi kamera e-TLE ini akan dipasang menyeluruh,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Kombes Latif Usman mengatakan 70 kamera e-TLE baru ini akan terpasang di sejumlah ruas jalan yang belum memiliki e-TLE. Wilayah itu mulai dari jalan protokol hingga ruas jalan penyanggah menuju Jakarta.

Kombes Latif Usman berharap pengawasan e-TLE ini bakal menghadirkan penindakan hukum lalu lintas yang transparan di masyarakat.

“Dengan penindakan secara elektronik ini betul-betul transparansi dalam hal penindakan hukum bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Kombes Latif mengatakan penindakan elektronik itu nantinya bakal terus dikembangkan. Pihaknya berharap seluruh ruas jalan di Jakarta dan wilayah aglomerasi telah terpasang e-TLE.

Menurut Kombes Latif, usai mayoritas ruas jalan terpasang e-TLE, pihaknya bakal segera meniadakan penilangan manual di jalan.

“Secara keseluruhan ketika ruas jalan telah terawasi tidak boleh ada lagi tilang manual. Tapi karena ada beberapa ruas jalan belum terpasang e-TLE itu harus pengawasan manual,” katanya.

“Tapi nanti kalau e-TLE mobil sudah ada, e-TLE statis sudah terpasang di mana-mana , seluruh lokasi tercover e-TLE ya sudah tidak ada lagi tilang manual. Jadi tidak terjadi lagi penyalahgunaan wewenang dan transparansi penegakan hukum bisa terwujud,” tambah Kombes Latif.

Lebih lanjut Kombes Latif mengatakan pihaknya telah memetakan 70 titik di wilayah Polda Metro Jaya yang nantinya akan terpasang e-TLE di tahun 2023. Dia menyebut ruas jalan itu merupakan daerah yang memiliki aktivitas masyarakat 24 jam nonstop.

“Tentunya jalan protokol dan di jalan yang aktivitas masyarakat yang terjadi 1×24 jam,” pungkas Kombes Latif.

Continue Reading

21. DITLANTAS

HUT Ke-67 Lalu Lintas Bhayangkara tahun 2022, Kapolda Metro Jaya Ingatkan Petugas Tidak Remehkan Kemacetan Lalu Lintas

Published

on

By

Senin, 19 September 2022 08:55 WIB

TBNews PMJ – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol DR Mohammad Fadil Imran mengingatkan seluruh jajaran anggota kepolisian untuk tidak menganggap enteng permasalahan kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Kembali saya ingatkan untuk jangan menganggap biasa tentang isu kemacetan,” kata Irjen Fadil di Jakarta, Minggu (18/9/2022).

Irjen Fadil juga meminta kepada jajarannya untuk bergerak cepat mendeteksi penyebab kemacetan lalu lintas dan mencari solusi.

“Lakukan upaya screening dan analyzing guna mengetahui sumber masalahnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irjen Fadil mengatakan langkah konkret dalam mengatasi kemacetan harus terus dilakukan antara lain dengan mengedukasi dan menertibkan serta bekerja sama dengan instansi lainnya.

“Upaya itu, tidak terlepas dari koordinasi dengan pemangku kebijakan lainnya,” ucap dia.

Irjen Fadil mengatakan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas adalah cerminan kemajuan sebuah bangsa.

“Lalu lintas merupakan hal yang penting. Mengapa? Saya memandang kemajuan bangsa dapat dilihat dari lalu lintasnya. Mulai dari tingkat kedisiplinan, ketertiban berkendara, kedisiplinan membayar pajak sampai dengan indikator kemajuan ekonomi,” ungkap Irjen Fadil.

Irjen Fadil juga mengingatkan kepada jajaran polisi lalu lintas untuk menjalankan tugas dengan baik dan tidak melakukan pelanggaran dan hal-hal yang menyakiti hati masyarakat.

Dia juga memberikan instruksi kepada jajaran untuk mengedepankan pencegahan dan edukasi dalam bertugas.

“Saya tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran yang ada terlebih itu sampai mencederai hati masyarakat, kita perlu selalu mengedepankan pelayanan yang humanis dengan hospitality kepada masyarakat karena yang utama adalah pencegahan dan edukasi agar pelanggaran hukum tidak terjadi lagi,” tuturnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News