Connect with us

8. POLRES METRO BEKASI

Pembunuhan Disertai Mutilasi di Kedungwaringin Bermotif Dendam

Published

on

Senin, 29 November 2021 08:57 WIB

TribrataNews PMJ – Tim Gabungan Polres Metro Bekasi dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua dari tiga tersangka kasus mutilasi pria berinisial RS (28 tahun) di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Pelaku nekat membunuh korban dengan alasan sakit hati.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menjelaskan, polisi telah menangkap dua tersangka berinisial FM (20 tahun) dan MAP (29 tahun), sementara pelaku berinisial ER masih dalam pengejaran. “Jadi dari kejadian ini ada dua tersangka MAP (29 tahun) laki-laki, kemudian FM (20 tahun) laki-laki,” ujar Kombes Zulpan kepada wartawan Minggu (28/11/2021).

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, kata Kombes Zulpan, para pelaku membunuh korban di tempat penitipan motor dekat Gedung Juang, Kecamatan Tambun, Bekasi.

Ketiga tersangka bekerja sama merencanakan aksi pembunuhan korban hingga memutilasi jasadnya karena merasa sakit hati.

“Bahwa yang melatarbelakangi kasus ini oleh para pelaku motifnya adalah para pelaku sakit hati dengan korban RS,” ungkap Kombes Zulpan.

Kombes Zulpan menambahkan, penyidik juga masih mengejar tersangka ER yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Baca juga: Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria “Satu tersangka DPO atas nama ER masih dalam pengejaran. Kepolisian masih bergerak di lapangan,” jelasnya.

“Motif para pelaku adalah sakit hati dengan korban RS. Pelaku FM sakit hati terhadap korban karena korban pernah menghina pelaku FM dan istrinya, selanjutnya pelaku MAP sakit hati dengan korban karena istri pelaku pernah dicabuli oleh korban,” kata Kombes Pol Endra Zulpan.

Kombes Zulpan mengungkapkan, sebelum melakukan pembunuhan tersebut, para pelaku terlebih dulu mengajak korban mengonsumsi narkoba pada Jumat (26/11) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Modusnya pelaku mengajak korban konsumsi narkoba, saat tertidur pelaku kemudian membunuh korban,” ujarnya.

Para pelaku tersebut kemudian memutilasi jasad korban menjadi 10 bagian yang kemudian dibuang di tiga tempat terpisah di Tanjung Pura, Karawang, dan di Cikarang Utara serta di Kedungwaringin di Kabupaten Bekasi, untuk menghilangkan jejak.

Namun potongan jasad korban tersebut ditemukan warga pada Sabtu (27/11/2021) pagi yang langsung dilaporkan ke Polres Metro Bekasi.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi.

Hasil penyelidikan tersebut kemudian mengarah kepada penangkapan FM dan MAP pada Sabtu sore sekira pukul 15.00 WIB di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Hasil penyelidikan juga mengungkapkan adanya pelaku ketiga yang terlibat dalam kasus pembunuhan berencana tersebut yang berinisial ER. Namun yang bersangkutan masih dalam pengejaran petugas.

Atas perbuatannya para tersangka kini harus mendekam di Rumah Tahanan Polres Metro Bekasi dan dijerat Pasal 340 KUHP dan atau pasal 338 KUHP, diancam penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

8. POLRES METRO BEKASI

Polsek Cikarang Barat Ringkus 6 Pelaku Curanmor yang Sudah 65 Kali Beraksi di Wilayah Kabupaten Bekasi

Published

on

By

Kamis, 18 Agustus 2022 07:50 WIB

TBNews PMJ – Sebanyak 6 pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang telah 65 kali beraksi di wilayah Kabupaten Bekasi, diringkus unit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi, Selasa (16/8/2022).

Wakapolres Metro Bekasi, AKBP Erik Frendriz mengatakan, pihaknya telah mengamankan para pelaku yang sangat meresahkan. Para pelaku ini melakukan aksinya di 65 kasus TKP di wilayah hukum Polres Metro Bekasi.

“Target dari para komplotan ini, kendaraan yang berada di dalam lokasi kontrakan atau rumah kontrakan,” ungkap AKBP Erik Frendriz saat di wawancara.

Kemudian, mereka melakukan aksinya pada siang hari saat para penghuni kontrakan sedang istirahat.

“Modusnya adalah mereka menyewa kontrakan kemudian mereka mapping lingkungan lalu menjutkan dengan melakukan pencurian menggunakan kunci letter T,” katanya.

Adapun hasil pendalaman dari penyidik, sebelum mereka melakukan kejahatannya terlebih dahulu menenggak narkoba jenis pil koplo.

“Untuk operasi kejahatan dari ke 6 pelaku, ini semuanya berada di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kabupaten dan Kota,” tuturnya.

AKBP Erik menjelaskan, dari ke 6 pelaku ini, salah satunya ada residivis yang pernah dihukum pada saat masih di bawah 18 tahun (anak) di hukum 1 tahun 6 bulan. Hasil kejahatan yang dilakukannya dijual.

“Adapun berdasar hasil BAP para pelaku dikenakan pasal 363, bukan pasal 365 (curat dengan pemberatan) ataupun begal, dengan ancaman pidana 7 tahun penjara,” tutupnya.

Continue Reading

8. POLRES METRO BEKASI

Polsek Cikarang Utara Tangkap Bocah 14 Tahun yang Hendak Melakukan Aksi Begal di Kampung Baru

Published

on

By

Senin, 15 Agustus 2022 09:20 WIB

TBNews PMJ – Polsek Cikarang Utara menangkap satu bocah laki-laki bernama IQ (14 tahun) yang diduga hendak melakukan aksi begal di Kampung Baru, Desa Karang Rahayu, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Mustakim mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (12/8) menjelang tengah malam. IQ saat itu menjalankan aksinya bersama dua orang lainnyya dan hendak menggasak sepeda motor.

“(diduga pelaku) turun dari motor sambil mengacungkan celurit dan parang, kemungkinan mau ambil motor, kemudian salah satu warga ada yang berteriak ‘Maling’,” kata Kompol Mustakim dalam keterangannya Sabtu (13/8/2022).

Suara teriakan warga didengar oleh warga lainnya bernama AR. AR saat itu langsung bergegas menancapkan sepeda motornya dan mengejar para pelaku.

“Satu orang dari tiga terduga pelaku, dapat berhasil diamankan, sedangkan dua, rekan lainnya berhasil melarikan diri,” tuturnya.

IQ kemudian langsung dibawa oleh saksi ke Polsek Cikarang Utara. IQ diamankan bersama barang bukti yaitu satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi B 3850 TVB dan sebilah senjata tajam. Sementara polisi masih melakukan pendalam terkait kasus ini.

“Oleh warga, terduga dan barang bukti diamankan dikantor Desa Karang Raharja, kini tersangka, kami amankan di Polsek Cikarang Utara, dan diserahkan kepada piket Reskrim untuk penanganan, guna dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan lebih lanjut,” ungkapnya.

“Terduga pelaku IQ yang masih berusia empat belas tahun, dapat dijerat dengan pasal pasal berlapis, percobaan pencurian dengan kekerasan, pasal 365 jo 53 KUHP, dan Undang Undang Darurat No 12 tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara,” ucap Kompol Mustakim.

Continue Reading

8. POLRES METRO BEKASI

Polsek Cikarang Timur Ringkus Gerombolan Begal Sadis yang Kerap Beraksi di wilayah Cikarang

Published

on

By

Senin, 15 Agustus 2022 09:10 WIB

TBNews PMJ – Polsek Cikarang Timur, Polres Metro Bekasi meringkus gerombolan pelaku begal sadis yang kerap beraksi di wilayah Cikarang Kabupaten Bekasi. Gerombolan mereka sudah melakukan aksi kejahatan sebanyak empat kali.

Ternyata, salah satu dari mereka adalah pelaku begal terhadap karyawati hingga nyaris putus di tangan kanannya yang terjadi di Jalan Raya Orange Country Boulevard Meikarta, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu 21 Juli 2022.

Gerombolan pelaku begal tersebut yang berjumlah empat orang ini, yakni, Cahya Sumirta (18 tahun), Andika (21 tahun), Fuji (18), dan Muhammad Iyan S. (20 tahun). Pelaku masing-masing mempunyai ciri-ciri di senjata tajamnya di bagian gagangnya berwarna hijau dan cokelat, dan tatto di tangan kirinya.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, Pelaku ditangkap bersama gerombolannya yang berjumlah empat orang ini di tangkap saat melakukan aksi yang sama.

Namun aksinya gagal setelah kepergok pada saat anggota Patroli Polsek Cikarang Timur sedang melakukan patroli rutin di Jalan Raya Kobak Bitung, Serta Jaya, Cikarang Timur.

“Pada Hari Rabu, 10 Agustus 2022 pada saat anggota Patroli polsek cikarang Timur sedang melakukan patroli rutin melihat 2 (dua) unit sepeda motor honda beat tanpa Plat nomor Polisi berpapasan dengan anggota Patroli Polsek Cikarang Timur,” kata Kombes Gidion Arif Setyawan, Jumat (12/08/2022).

Kombes Gidion juga menjelaskan, anggota patroli Polsek Cikarang Timur melihat salah satu penumpang sepeda motor tersebut mengeluarkan senjata tajam jenis celurit yang diacungkan kearah kendaraan yang berpapasan.

“Melihat kejadian tersebut kemudian anggota yang sedang patroli melakukan pengejaran kemudian tepat di Gang Kobak Bitung Kelurahan Serta Jaya, Cikarang Timur, penumpang 2 unit kendaraan sepeda motor honda beat tersebut berhasil dihentikan tepat didepan warga yang sedang berkumpul di warung,” ujar Kapolres.

Setelah berhasil dihentikan, keempat orang yang mengendarai dua unit sepeda motor beat di geledah petugas. Setelah dilakukan penggeledahan dari empat orang tersebut, terdapat dua orang yang kedapatan menguasai dan menyimpan senjata tajam jenis celurit.

“Yang paling baru dilakukan adalah kejadian yang di meikarta sehingga mengakibatkan seorang korban mengalami luka sobek di tangan dan waktu itu saya dengan Wakapolres. Menjenguk korban di Rumah Sakit permata keluarga,” sambungnya.

“Kemudian kita lakukan penyidikan dan pengungkapan terhadap beberapa kasus sebelumnya dan peristiwa-peristiwanya modusnya sama, yaitu mereka bergerombol empat orang kemudian ada yang bertugas untuk untuk menghentikan calon korban kembali,” tuturnya.

“Karena itu proses penyidikannya seperti komitmen kita kita akan jadikan setiap LP menjadi proses peradilannya jadi ngga ada hukuman kolektif supaya tidak punya kesempatan untuk melakukan perbuatannya lagi terhadap TKP TKP, dan akan melakukan penyelidikan Polsek maupun Polres,” imbuhnya.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas polisi, yaitu dua bilah jenis celurit untuk melakukan aksinya, dan empat empat sepeda motor metik merk Honda Beat.

Dengan Kekerasan dan atau memiliki, menyimpan dan menguasai senjata tajam atau kekerasan terhadap orang dan atau barang sebagai mana diatur dalam pasal Undang – undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Subs Pasal 365 ayat (1), (2) ke 2e Junto pasal 55 KUHPidana Subs Pasal 170 ayat (1), (2) ke 2e KUHPidana.

“Kemudian ancaman hukumannya adalah 12 tahun penjara,” ujarnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News