Connect with us

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Pelaku Penyerangan Bersenjata Api di Jatinegara Ditangkap Polres Metro Jakarta Timur, Dua Orang Masih Diburu

Published

on

Senin, 20 Juni 2022 08:55 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Jakarta Timur menangkap pria berinisial SRD, satu dari tiga pelaku penyerangan di RT 007 RW 001, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Aksi penyerangan pada Minggu (12/6/2022) dini hari itu dilakukan menggunakan senjata api dan mengenai salah satu rumah warga.

“Dari hasil penyelidikan kita ketahui ada tiga orang pelaku, yaitu SRD kami sudah tangkap. Kemudian DPO adalah ARS dan HD,” ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Budi Sartono, dalam keterangannya, Sabtu (18/6/2022).

Kombes Budi mengatakan, SRD mengakui telah melakukan penyerangan menggunakan senjata api. Polisi masih mendalami soal asal kepemilikan senjata api itu. Dalam aksi penyerangan sebelumnya, SRD juga disebut melakukan pembacokan terhadap tiga orang warga RT 007 RW 001 Rawa Bunga.

“Yang bersangkutan mengakui (kepemilikan senjata) dan kemudian proyektilnya. Tersangka ini yang melakukan pembacokan terhadap korban,” kata Kombes Budi.

Kombes Budi menjelaskan, aksi penyerangan bermula dari adanya dugaan pencurian kotak amal di wilayah RT 007 RW 001 Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur.

Pelaku pencurian disebut-sebut merupakan bagian dari tempat para tersangka tinggal yakni kawasan Gunung Antang, Jakarta Timur.

“Karena ada salah satu orang yang dituduh melakukan pencurian kotak amal tersebut kemudian salah satu keluarga yang dituduh tidak Terima sehingga melakukan penyerangan,” kata Kombes Budi.

Penyerangan di wilayah RW 001 Rawa Bunga terjadi dua kali. Pertama pada Minggu (12/6/2022) dini hari dan Senin (13/6/2022). Salah satu korban, SI melaporkan kasus penyerangan tersebut ke Polres Jakarta Timur. Laporan diterima dengan nomor LP/B/1274/VI/2022/SPKT/POLRES METRO JAKARTA TIMUR/POLDA METRO JAYA.

Dalam laporan disebutkan bahwa korban awalnya sedang membeli nasi uduk di sekitar lokasi. Tiba-tiba, datang tiga pelaku membawa senjata tajam langsung menyerang korban. “Luka-luka empat orang, satu rumah rusak,” ujar warga sekitar, HB (45 tahun), Senin (13/6/2022).

Selain itu, HB menuturkan, satu rumah warga rusak di bagian kaca depan karena dilempari batu oleh pelaku. Sementara pada saat penyerangan lanjutan, yakni Senin dini hari, HB mendengar suara tembakan lebih dari tiga kali. Salah satu peluru disebut sudah diambil oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Jatinegara. “Ada peluru lebih dari tiga kali tembakan,” ujar HB.

Sementara,  SRD mengaku membeli peluru senjata api di lokapasar (marketplace) Shopee. Pengakuan itu disampaikan tersangka saat konferensi pers kasus penyerangan tersebut di Mapolres Metro Jakarta Timur, Sabtu (18/6/2022).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi berujar, pihaknya bakal mendalami pengakuan SRD soal membeli peluru senjata api di Shopee. “Tentunya akan kami dalami karena kan itu baru pengakuan dari dia (SRD) saja,” ucapAKBP Ahsanul dalam keterangannya, Minggu (19/6/2022).

Saat ditanya apakah pihak yang diduga menjual peluru di Shopee itu akan ditindak, dia menyebutkan bahwa polisi akan mendalami hal itu terlebih dahulu. “Intinya kami akan dalami dulu benar atau tidaknya, soalnya kan ini baru berdasarkan pengakuan dia saja,” kata AKBP Ahsanul.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Polres Metro Jakarta Timur Tangkap Dua Pengeroyok Polantas di Jatinegara, Lima Orang Masih Diburu

Published

on

By

Kamis, 29 Desember 2022  11:35 WIB

TBNews PMJ – Petugas Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur menangkap dua dari tujuh pelaku pengeroyokan anggota Satlantas Jakarta Timur, Briptu T. Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial F dan ADZ.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi membenarkan soal penangkapan para pelaku. Menurut dia, polisi mengamankan keduanya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

“Betul, pelaku (yang ditangkap) jadi sudah ada dua orang,” ujar AKBP Ahsanul Muqaffi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (29/12/2022).

Lebih lanjut AKBP Ahsanul menambahkan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap lima pelaku lainnya.

Sebelumnya, seorang anggota polisi lalu lintas (polantas) menjadi korban pengeroyokan sejumlah remaja di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur. Inisiden nahas yang menimpa Briptu T ini terjadi pada Minggu (25/12/2022) sekira pukul 05.00 WIB

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Edy Surasa mengatakan polisi telah mengamankan satu dari tujuh orang pelaku pengeroyokan. Pelaku saat ini telah diamankan di Polres Metro Jakarta Timur.

“Info kemarin satu sudah diamankan. Pelaku sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Timur, yang nanganin Polres,” ujar AKBP Edy Surasa saat dihubungi wartawan, Rabu (28/12/2022) kemarin.

AKBP Edy berharap penangkapan terhadap seorang pelaku akan mempermudah penyidik mencari pelaku lainnya. “Ya, kalau sudah satu tertangkap, biasanya nanti yang lain lebih mudah ditangkap,” terangnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Edy menyebut para pelaku yang melakukan pemukulan diduga dalam keadaan mabuk. “Anak-anak mabuk, info dari penyidik begitu,” ucapnya.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Tahun Baru, Polsek Ciracas Sita Puluhan Miras dan Petasan

Published

on

By

Rabu, 28 Desember 2022 11:45 WIB

TBNews PMJ – Polsek Ciracas melakukan penyitaan terhadap puluhan petasan dan minuman keras tanpa izin edar dari dua toko di Jalan Raya Ciracas, Jakarta Timur, Senin (26/12/2022).

Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono di Jakarta, Selasa (27/12/2022), mengatakan penyitaan itu dilakukan sebagai antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) jelang perayaan Tahun Baru 2023.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam tahun baru,” katanya.

Kompol Jupriono menambahkan beberapa jenis petasan yang turut diamankan di antaranya jenis shot, petasan disko dan petasan asap.

Dia mengatakan penyitaan petasan tersebut karena dikhawatirkan dapat membahayakan bagi masyarakat, serta disalahgunakan untuk melakukan tawuran kelompok remaja pada malam pergantian tahun baru.

“Untuk minuman keras yang kita amankan di antaranya jenis kawa-kawa, anggur merah, anggur putih, intisari dan kamput. Ini upaya kita untuk antisipasi tawuran dan gangguan keamanan,” ujar Kompol Jupriono.

Lebih lanjut, Kompol Jupriono mengatakan pihaknya juga sudah melakukan pendataan identitas terhadap penjual petasan dan minuman keras tersebut, serta memberikan teguran agar mereka tidak berbuat serupa.

Sementara itu puluhan petasan dan minuman keras yang diamankan jajaran Unit Reskrim sebagai barang bukti dibawa ke Mapolsek Ciracas untuk selanjutnya dimusnahkan.

“Operasi dengan sasaran minuman keras dan petasan akan terus kita lakukan. Diharapkan pada malam perayaan Tahun Baru 2023 nanti tidak ada gangguan keamanan di Kecamatan Ciracas,” kata Kompol Jupriono.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Kapolres Metro Jakarta Timur Nyatakan Seluruh Gereja Aman untuk Ibadah Natal

Published

on

By

Kamis, 22 Desember 2022 12:05 WIB

TBNews PMJ – Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono menyatakan hasil monitor 202 gereja di wilayahnya dipastikan seluruhnya aman untuk ibadah Natal.

Kombes Budi menjelaskan Polres Metro Jakarta Timur akan menempatkan personel di masing-masing gereja baik yang menyelenggarakan ibadah Natal maupun tidak.

“Dari 202 itu ada yang mengadakan ibadah dan ada yang tidak. Tetapi tetap semua gereja meski tidak mengadakan, kita drop anggota,” kata Kombes Budi Sartono saat apel gelar pasukan operasi Lilin Jaya di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (22/12/2022).

Kombes Budi menambahkan pihaknya akan menempatkan sedikitnya dua hingga 10 personel kepolisian untuk mengamankan gereja saat perayaan Natal.

Nantinya pengamanan tersebut juga akan melibatkan anggota TNI, ormas keagamaan, hingga petugas keamanan dari masing-masing gereja.

“Setiap gereja akan didrop anggota sesuai dengan jumlah kapasitas dan lainnya. Ada yang sampai dua orang, ada yang sepuluh atau lima orang,” ujar Kombes Budi Sartono.

Lebih lanjut, Kombes Budi mengatakan pihaknya juga akan mulai melakukan sterilisasi pada masing-masing gereja mulai tanggal 24 – 25 Desember 2022.

Sterilisasi itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya potensi bahaya yang dapat mengganggu jalannya ibadah Natal.

“Jadi setiap pengamanan gereja akan dilakukan sterilisasi. Nanti tanggal 24 dan 25 Desember akan dilaksanakan sterilisasi baik dari pihak jibom (penjinak bom), K9, dan sebagainya,” tutur Kombes Budi Sartono.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News