Connect with us

1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT

Pekan Depan, Polres Metro Jakarta Pusat Panggil Seluruh Terlapor Kasus Perundungan Pegawai KPI

Published

on

Jumat, 3 September 2021

TribrataNews PMJ — Polres Metro Jakarta Pusat berencana melakukan pemanggilan seluruh terlapor terduga pelaku kekerasan seksual dan perundungan terhadap salah satu pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berinisial MSA.

“Senin (6/9/2021) kita panggil, semuanya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardana di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (2/9/2021) malam.

Kompol Wisnu menjelaskan pihaknya juga akan mendalami jumlah terduga pelaku dan berdasarkan laporan ke Polres Metro Jakarta Pusat, korban MSA melaporkan ada lima orang yang akan ditindaklanjuti sebagai tersangka kasus tersebut.

Namun, KPI menyatakan pihaknya telah memeriksa tujuh pegawai dari delapan orang yang diduga pelaku perundungan MSA.

Dalam pengusutan kasus ini, kepolisian bekerja sama dengan KPI, mengingat seluruh terlapor adalah pegawai KPI.Hingga kini Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat masih mengumpulkan bukti-bukti yang ada.

“Kita dalami dulu. Kita masih dalam rangka pendalaman. Sementara ini kami masih periksa dari KPI dan pegawai KPI juga. Saksi yang diperiksa saat ini baru satu, yang mengetahui dulu,” kata Kompol Wisnu.

Satu saksi dari pegawai KPI itu dikatakannya bertugas sebagai driver yang dianggap mengetahui kejadian dugaan pelecehan dan perundungan tersebut.

“Iya makanya kita panggil dari pihak KPI dulu yang mengetahui (kejadian tersebut),” katanya.

Polres Metro Jakarta Pusat telah mengancam dengan pasal berlapis jika terduga pelaku terbukti melakukan kekerasan seksual dan perundungan seperti yang dilaporkan MSA.

Mereka diancam pasal berlapis dugaan pidana Pasal 289 dan 281 KUHP jo 33 tentang perbuatan cabul dan atau kejahatan terhadap kesopanan disertai ancaman atau dengan kekerasan.

1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT

Polsek Senen Ungkap Pencurian Sepeda Motor Modus Baru Gunakan Korek Api

Published

on

By

Kamis, 14 Oktober 2021 19:40 WIB

TribrataNews PMJ – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Senen mengungkap kasus pencurian sepeda motor menggunakan modus baru, yakni memakai korek api untuk merusak kontak kunci sepeda motor yang menjadi incaran.

Kapolsek Senen Kompol Ari Susanto membeberkan pelaku pencurian berinisial JK telah melakukan aksi tersebut sebanyak tujuh kali di wilayah Jakarta Pusat.

“Korek api tersebut ditancap sebatang besi kecil, kemudian dihubungkan untuk mencongkel kontak motor curian. Ini termasuk modus baru,” kata Kompol Ari, Kamis (14/10/2021).

Dalam melakukan aksinya, pelaku memodifikasi kunci T yang kemudian dirakit. Awalnya, petugas sempat lengah, namun setelah melakukan pemeriksaan alat itu dapat bekerja sebagai pembongkar kunci motor.

Pelaku mengincar motor yang mudah untuk dicapai dan posisi parkir tidak terpantau oleh pemilik. Setelah menjual hasil curiannya, pelaku bisa mendapatkan uang sampai Rp3 juta per unit motor.

Saat dilakukan tes urine, petugas juga mendapatkan pelaku JK positif menggunakan narkoba. Atas hal tersebut, polisi pun akan melakukan pengembangan kasus.

“Dia masih mabuk narkoba karena setelah buang air kecil, hasilnya positif. Akan kami kembangkan juga,” kata Kompol Ari.

Kanit Reskrim Polsek Senen AKP Bambang mengatakan, pelaku merupakan residivis yang sebelumnya sempat ditahan atas kasus kepemilikan senjata tajam dan kasus pencurian.

Polisi juga akan mengembangkan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) guna menangkap jaringan lainnya, termasuk penadah barang curian.

“Setelah mendapat (motor curian), biasanya pelaku langsung menghubungi penjual dan transaksi. Jaringan pelaku sedang kita dalami. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP,” kata AKP Bambang.

Continue Reading

1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT

Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Direktur TV Swasta Lokal Penyebar Hoaks dan SARA

Published

on

By

Kamis, 14 Oktober 2021 18:30 WIB
TribrataNews PMJ – Petugas Polres Metro Jakarta Pusat menangkap seorang direktur televisi swasta lokal. Direktur televisi swasta lokal tersebut diringkus karena menyebarkan berita bohong (hoaks) dan berkonten SARA.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi membenarkan hal tersebut. 

“Ya benar, yang ditangkap sutradara tv lokal, bukan tv nasional ya,” ujar Kombes Hengki, kepada awak media, di Jakarta, (14/10/2021).

Kombes Hengki melanjutkan, sutradara TV tersebut dibekuk di Jawa Timur beberapa hari lalu. Selain direktur televisi juga terdapat dua orang lainnya yang ditangkap polisi.

Meski begitu, Kombes Hengki belum mengungkapkan lebih detail terkait dengan sutradara TV tersebut.

Menurut ia, sutradara TV tersebut kerap menyebar konten hoaks dan SARA yang memecah belah bangsa.

Kombes Hengki mengatakan, direktur TV itu kerap menyebarkan informasi hoax melalui media sosial.

“Pokoknya dia nyebar link-nya ke mana-mana,” ucapnya.

Saat ini direktur TV swasta itu masih diperiksa di Polres Metro Jakarta Pusat. Polisi siap menggelar keterangan pers terkait direktur TV itu besok Jumat (15/10/2021).

Continue Reading

1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT

Polres Metro Jakarta Pusat Gerebek Kantor Sindikat Pinjaman Online (Pinjol) di Cengkareng Jakarta Barat

Published

on

By

Kamis, 14 Oktober 2021 17:17 WIB

TribrataNews PMJ – Unit Kriminal Khusus Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penggerebekan sebuah ruko di Cengkareng Jakarta Barat, Rabu (13/10/2021), yang digunakan sebagai kantor sindikat kredit online (pinjol). Dalam penggerebekan tersebut, Polisi melengkapi 56 orang karyawan bagian penawaran kredit dan penagihan, untuk dimintai keterangannya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi, di Jakarta, Kamis (14/10/2021), mengatakan, penggerebekan kantor tersebut karena kerja kantor pinjol tersebut telah meresahkan masyarakat.

Dari penggerebakan itu, polisi juga menyediakan telepon barang bukti, yakni 52 unit perangkat komputer CPU dan 56 unit seluler milik karyawan.

Kapolres menuturkan, pengferebekan kantor pinjol berawal dari laporan masyarakat yang melaporkan adanya sindikat pinjol yang mengancam keselamatan warga.

“Laporan itu kami tindaklanjuti dengan penemuan. Hasilnya ditemukan kantor pinjol di Cengkareng Jakarta Barat,” kata Kapolres.

Setelah dilakukan pengecekan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan pinjol tersebut berstatus ilegal, sehingga pihak kepolisian mengerebeknya.

“Beberapa barang bukti dan puluhan karyawan sudah kami amankan dari kantor sindikat pinjol,” kata Kapolres.

Polres Metro Jakarta Pusat terus mengembangkan kasus ini guna mengetahui pemilik sindikat pinjol itu. Perkembangan mengenai kasus ini akan disampaikan oleh Polres Metro Jakarta Pusat dalam waktu dekat.

“Sampai saat ini kami masih mengembangkan kasus tersebut, nanti jika sudah selesai pemeriksaan semua kami sampaikan lagi,” tuturnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News