Connect with us

21. DITLANTAS

Operasi Ketupat 2021, Polri Dirikan 381 Pos Penyekatan dan 1.536 Pos Pengamanan

Published

on

Tribratanews PMJ — Operasi Ketupat dalam rangka larangan mudik Lebaran dimulai Kamis (5/5/2021) dini hari. Ratusan ribu personel gabungan diturunkan selama dua pekan berlangsungnya operasi tersebut.

Sebagai kesiapan, Polri menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat di Polda Metro Jaya. Kakorlantas Irjen Istiono yang memimpin apel menekankan operasi tersebut untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat agar terhindar dari virus Corona.

“Tujuan yang ingin dicapai adalah masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman terhindar dari bahaya COVID-19,” kata Istiono membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Irjen Istiono mengatakan ada ratusan ribu personel yang diturunkan dalam Operasi Ketupat Jaya 2021 ini. Personel itu terdiri atas anggota Polri, TNI, hingga beberapa instansi terkait.

“Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2021, jumlah personel yang terlibat sebanyak 155 ribu personel gabungan terdiri atas 90.502 personel Polri dan 11.533 personel TNI serta 52.880 personel instansi terkait lainnya seperti Satpol PP, Dishub, Dinkes, Pramuka, Jasa Raharja,” ungkap Istiono.

Ratusan ribu personel itu nantinya akan ditempatkan di 381 pos penyekatan. Selain itu, ada 1.536 pos pengamanan yang akan dijaga oleh para personel tersebut.

“Serta ada 596 pos pelayanan dan 180 pos terpadu untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, tempat wisata, dan lain-lain,” jelasnya.

Lebih lanjut Irjen Istiono mengatakan ada tren kenaikan kasus COVID-19 tiap kali pemerintah menerapkan libur panjang di masa pandemi. Tahun lalu tercatat ada kenaikan 2,03 persen kenaikan angka virus Corona menjelang Idul Fitri.

Untuk itu, Irjen Istiono meminta Operasi Ketupat jaya tidak hanya dianggap sebagai agenda rutin tahunan. Operasi Ketupat Jaya kali ini harus ditekankan untuk benar-benar mencegah tren penyebaran virus Corona agar tidak mengalami peningkatan.

“Pengamanan tidak boleh dianggap agenda rutin tahunan biasa sehingga kita underestimate terhadap perkembangan dinamika di masyarakat, apalagi di masa pandemi COVID kita harus peduli. Jangan sampai kegiatan Idul Fitri timbulkan klaster baru COVID-19,” pungkas Irjen Istiono.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

21. DITLANTAS

Ditlantas Polda Metro Jaya Akan Sebar 1.000 Polantas Lakukan Pelayanan Police Smart

Published

on

By

Jumat, 9 Desember 2022 14:55 WIB

TBNews PMJ – Ditlantas Polda Metro Jaya akan menyebar sebanyak 1.000 polisi lalu lintas (Polantas) di kelurahan-kelurahan. Sebanyak 1.000 polantas ini akan menjalankan pelayanan Police Smart untuk mengentaskan permasalahan masyarakat di bidang lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman mengatakan, Police Smart ini untuk mengubah mindset, dimana dulunya masyarakat ada masalah datang ke polisi, sekarang sebelum masyarakat ada masalah dan polisi mengetahuinya datang untuk menyelesaikan.

Police Smart mulai dilakukan Jumat malam ini sekira pukul 20.00 WIB akan dilakukan sekaligus dalam rangka HUT ke-73 Polda Metro Jaya. Pihaknya akan fokus menghadapi permasalahan masyarakat di bidang lalu lintas seperti kesulitan membuat SIM dan lainnya,” kata Kombes Latif pada Jumat (9/12/2022).

Kombes Latif mencontohkan, polantas akan memberi tahu masyarakat yang mengalami kesulitan untuk ujian SIM. Petugas yang ditempatkan di kelurahan-kelurahan akan memberi tahu kunci jawaban soal ujian tertulis pembuatan SIM.

“Police Smart juga akan membantu masyarakat yang kesulitan hendak balik nama atau cek fisik kendaraan bermotor milik masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kombes Latif, sebanyak 1.000 polantas ini akan ditempatkan di seluruh kelurahan wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Ini dilakukan untuk mengentaskan permasalahan masyarakat di bidang lalu lintas,” ucapnya.

Continue Reading

21. DITLANTAS

Hari Ini E-TLE Mobile Mulai Tindak Pelanggar Lalu Lintas

Published

on

By

Jumat, 9 Desember 2022 13:50 WIB

TBNews PMJ – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya hari ini telah mulai melakukan penindakan dengan menggunakan e-TLE mobile, Jumat (9/12/2022). Sebanyak 11 e-TLE mobile akan menindak setiap pelanggar lalu lintas di jalanan Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman mengatakan, setelah sebelumnya ada larangan tilang manual pihaknya melakukan uji coba pelaksanaan e-TLE mobile. Setelah dilakukan uji coba hari ini mulai diberlakukan penindakan pada para pelanggar.

Sebayak 11 e-TLE mobile tersebut disebar di setiap Polres di Polda Metro Jaya. Masing-masing polres mendapatkan satu e-TLE mobile.

“Ya sudah saat ini (e-TLE mobile), sudah kita mulai, sudah berjalan. 11 ini ada di Jakarta Raya secara keseluruhan di masing-masing Polres 1, Tangsel sudah ada yang akan kita trial dan udah kita laksanakan,” kata Kombes Latif di Polda Metro Jaya, Jumat (9/12/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan, sebelum pelaksanaan dilakukan uji coba. Hasilnya tergolong baik dan dapat merekam pengendara yang melanggar.

“Ini kan sudah menggunakan AI soalnya, jadi secara otomatis langsung akan merekam pelanggar-pelanggar tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, dari hasil uji coba pelanggaran banyak merekam pelanggar yang tidak menggunakan helm, dan sejumlah pelanggaran lainnya.

“Tidak menggunakan helm, boncengan lebih dari tiga, sabuk pengaman, menggunakan HP, melanggar rambu, melawan arus lalu lintas,” pungkasnya.

Continue Reading

21. DITLANTAS

Meski Ditiadakan Tilang Manual, Ditlantas Polda Metro Jaya Tetap Siagakan Polisi di Jalan

Published

on

By

Senin, 21 November 2022 09:20 WIB

TBNews PMJ – Pasca ditiadakannya tiang manual, fenomena masyarakat yang dengan sengaja melanggar lalu lintas banyak ditemukan. Pasalnya, saat ini polisi mengganti penindakan hukum di jalan raya menggunakan sistem tilang elektronik (e-TLE).

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman mengatakan, penghilangan tilang manual tidak berarti pengendara bebas untuk melakukan pelanggaran di jalan.

“Kami melakukan tilang elektronik bukan untuk sebanyak-banyaknya menilang, tapi kita memberikan pesan bahwa kamu sebenarnya harus hati-hati,” kata Kombes Latif kepada wartawan, Sabtu (19/11/2022).

Menurut Kombes Latif, anggota lalu lintas tetap akan berjaga di lapangan meski tilang manual telah dihilangkan. Ia pun tidak segan untuk tetap menilang pengendara yang berpotensi menyebabkan kecelakan fasilitas hingga yang terindikasi adanya pidana, salah satunya dengan menggunakan plat nomor palsu.

“Dalam artian mereka sudah memulai bagaimana biar tidak terkena e-TLE, seperti yang dia asal nempel (pelat) dan ini kan namanya pemalsuan. Nah ini yang pidana. Ini yang bisa kita lakukan penilangan secara manual,” tutur Kombes Latif.

Ia pun menjelaskan, polisi masih bisa melakukan penindakan dsri teguran hingga penilanga. “Kalau masih sewajarnya akan dilakukan penindakan edukasi, teguran. Tapi kalau sudah mengarah ke pidana, mengarah ke potensi laka lantas, itu bisa kita tilang (manual),” tambahnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News