Connect with us

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Memaknai Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS), Polsek Metro Pancoran Tanam Pohon di Bantaran Kali Ciliwung

Published

on

TribrataNews PMJ — Polsek Metro Pancoran Polres Metro Jakarta Selatan bersama unsur Kecamatan, TNI dan warga di RW8 Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan menanam pohon di bantaran Kali Ciliwung dalam rangka memaknai Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS).

“Warga RW 08 Kelurahan Rawajati berkomitmen menjaga lingkungan dengan cara menanam pohon,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol  Azis Andriansyah di Jakarta, Jumat (4/6/2021).

Sekitar 1.000 bibit pohon berbagai jenis ditanam di kawasan tersebut yang juga masuk area Kampung Tangguh Jaya (KTJ), program kampung yang diinisiasi Polda Metro Jaya untuk menekan penyebaran COVID-19.

Selain diharapkan menjaga lingkungan khususnya di sepanjang bantaran kali, penanaman pohon itu diharapkan mendukung ketahanan pangan masyarakat setempat.

Tak hanya memperingati HLHS, penanaman pohon itu juga sebagai bentuk apresiasi dan syukur mengingat wilayah Pancoran kini sudah masuk zona hijau COVID-19, setelah sebelumnya zona merah.

“Perlu kita ketahui, sebelumnya di Jakarta Selatan paling tinggi (kasus COVID-19) adalah Pancoran. Kelurahan Rawajati dan Kalibata dan kini berangsur-angsur turun. Ini karena peran serta warga dan lingkungan,” ucapnya.

Tak hanya kegiatan tanam pohon, dalam kesempatan itu juga diadakan kegiatan tes usap antigen kepada warga setempat untuk menekan penyebaran COVID-19 dan pembagian sembako.

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap 5 Pengedar Narkoba, Sita 12 Kilogram Ganja dan 644 Gram Sabu

Published

on

By

TribrataNews PMJ — Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menangkap 5 pelaku peredaran narkotika jenis ganja sebanyak 12 kg lebih dan 644 gram sabu di Jakarta Selatan. Saat ini, polisi masih memburu sejumlah orang lainnya yang masih berstatus sebagai DPO.

“Total ada 5 orang yang kami amankan terkait kasus narkotika, yakni IF, MH, MYH, DC dan satu lagi hasil pengembangan dari DC dengan barang bukti totalnya ada 12 kg lebih ganja dan 644 gram sabu,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah kepada wartawan, Selasa (8/6/2021).

“Tersangka yang ditangkap pertama berinisial DC, berkembang ke tersangka MH, MYH, dan IF hingga akhirnya ditangkap kembali satu tersangka lainnya,” jelasnya.

Para pelaku tersebut ditangkap di tempat berbeda, yakni di kawasan Jakarta Selatan dan Bogor. Modus pelaku melakukan peredaran narkotika itu menggunakan jasa pengiriman ekspedisi.

Kapolres menjelaskan pengungkapan kasus berawal dari adanya informasi masyarakat tentang penyalahgunaan narkotika hingga akhirnya dilakukan penyidikan dan berhasil menangkap para pelaku. Para pelaku berperan sebagai penjual, perantara penjual, dan pengedar. “Masih ada beberapa DPO yang masih kami cari, seperti Oman, JU, Beo, dan Bang. Pelaku DC khususnya yang pertama ini mengaku sudah tiga kali melakukan pengiriman dengan menerima upah sekali kirim Rp1 juta, sedangkan IF dapat upah Rp3 juta,” jelasnya.

Dalam kasus ini, pelaku IF dijerat pasal Pasal 114 ayat 2 Sub Pasal pasal 111 ayat 2, pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling lama 20 tahun.

“Untuk barang dari luar Jawa dan masih dalam proses pengembangan lebih lanjut. Nah ini selalu sebuah jaringan ya, tidak jarang perorangan atau mungkin pengguna akan berkembang menjadi pengedar. Lalu untuk harga jualnya tergantung pasaran, sabu 1 gram Rp400 ribu dan ganja 100 gram sekitar Rp400 ribu,” kata Kapolres.

Continue Reading

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polres Metro Jakarta Selatan Bantu Percepat Program Vaksinasi COVID-19 Secara Massal dengan Target 200 Vaksinasi per Polsek Setiap Hari

Published

on

By

TribrataNews PMJ — Polres Metro Jakarta Selatan membantu mempercepat program vaksinasi COVID-19 secara massal bertahap melalui polsek di wilayah hukum setempat.

“Vaksinasi ini dilaksanakan gratis di beberapa Polsek dengan kuota tertentu,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol  Azis Andriansyah ketika meninjau vaksinasi massal di Polsek Kebayoran Baru, Senin (7/6/2021).

Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan memulai vaksinasi massal sejak Sabtu (5/6/2021) di Polsek Pasar Minggu, Polsek Pesanggrahan dan Polsek Kebayoran Lama.

Kemudian di Polsek Kebayoran Baru, Polsek Cilandak dan Polsek Mampang dengan total vaksin yang sudah disuntikkan mencapai sekitar 2.000 suntikan vaksin dosis pertama.

“Nanti data warga yang sudah divaksin kami masukkan aplikasi dan nanti akan muncul pesan untuk vaksin kedua,” katanya.

Kapolres menargetkan vaksinasi itu dilaksanakan berkesinambungan dengan kuota per Polsek mencapai sekitar 200 vaksinasi per hari.

Adapun sasaran vaksinasi saat ini, kata dia, adalah masyarakat yang sudah memiliki KTP, tidak terjangkit COVID-19, sehat dan tidak memiliki penyakit bawaan di antaranya tekanan darah tinggi dan diabetes.

Ia juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi mengikuti vaksinasi untuk menekan penularan COVID-19.

“Ketika vaksin berjalan cepat berada dalam satu periode, kita semua sehat Insya Allah nanti kita bisa hidup normal kembali walau dengan protokol kesehatan dan aktivitas ekonomi bisa berjalan lancar kembali. Untuk itu kami harap masyarakat berperan aktif berpartisipasi ikut vaksinasi,” ucap Kapolres.

Continue Reading

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Lagi, Polres Metro Jakarta Selatan Ungkap Produsen Tembakau Sintetis 150 Kilogram di Bogor

Published

on

By

TribrataNews PMJ — Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan kembali mengungkap produsen narkotika jenis tembakau sintetis serta menangkap sejumlah pelaku dengan total barang bukti mencapai 150 kilogram di Kota Bogor.

“Kami butuh pemeriksaan lebih lanjut dan barang bukti ini lebih besar dari sebelumnya,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah di Jakarta, Minggu (30/05/2021).

Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menggerebek salah satu rumah di Pandeglang, Banten, yang diduga memproduksi tembakau sintetis, pada Kamis (27/05/2021) malam, dan menangkap empat pelaku  berinisial MR, AF, J dan AH yang diketahui sebagai penjual di Kota Bogor. Mereka berperan sebagai kurir yang mengantarkan produksi tembakau sintetis dari tempat produksi ke tempat pengemasan atau mengantar barang yang sudah jadi ke bandar-bandar yang lebih kecil.

Setelah mengembangkan penangkapan itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan yang dipimpin AKBP Wadi Sa’bani juga menangkap lima pelaku lain.

Lima pelaku tersebut berinisial R, RP, RA, TA dan M ditangkap di dua rumah berbeda wilayah kota Bogor yang diduga dijadikan sebagai tempat produksi dan gudang sekaligus pengemasan tembakau sintetis yang sudah jadi dan siap edar.

Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil pengembangan dari penggrebekan dan penangkapan terhadap pelaku berinisial AM sebagai pembuat atau produsen tembakau sintetis di wilayah Pandeglang, Banten.

Adapun barang bukti narkotika jenis tembakau sintetis yang diproduksi di Pandeglang, Banten itu mencapai sekitar enam kilogram dan hasilnya dipasarkan melalui media sosial.

Penangkapan AM berawal dari ditangkapnya KRP di Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Rabu (19/05/2021) yang diduga merupakan pengguna narkotika itu dengan barang bukti sebesar 3,26 gram.

Dua hari setelah KRP ditangkap, polisi kemudian menangkap tersangka lain yakni IA di Kabupaten Tangerang, yang menjual barang haram itu kepada KRP melalui media sosial.

Penangkapan terhadap IA dilakukan setelah melacak akun media sosial melalui patroli siber Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Selatan.

Berbekal petunjuk IA, polisi melakukan pengembangan dan menangkap AM di Pandeglang, Banten yang juga merupakan administrator dari akun salah satu media sosial instagram yang digunakan untuk transaksi.

Dari AM, polisi kemudian meringkus AH yang diduga akan memasok barang produksi tembakau sintetis dari AM untuk dipasarkan.

Polisi menjerat para tersangka dengan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 113 ayat 2, pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News