Connect with us

7. BIDANG HUMAS

Launching Gerakan Vaksinasi Merdeka Polda Metro Jaya, Kapolri Ingin Roda Ekonomi Warga Segera Bergerak

Published

on

TribrataNews PMJ — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendorong seluruh elemen untuk berupaya menurunkan tingkat PPKM di seluruh wilayah Indonesia. bertujuan, agar roda perekonomian warga dapat segera pulih dan bergerak.

Salah satu upaya, kata Kapolri adalah segera mewujudkan target percepatan vaksinasi untuk menciptakan Herd Immunity. Pasalnya, menurut Kapolri, itu akan memengaruhi pertumbuhan perekonomian masyarakat mengingat kesehatan menjadi prioritas untuk bergeraknya aktivitas dan ekonomi warga di tengah pandemi Covid-19.

“Karena dua hal ini tak bisa dipisahkan. Namun kesehatan tentunya jadi salah satu faktor atau syarat mutlak. Sehingga seluruh aktivitas kegiatan masyarakat bisa berjalan,” kata Kapolri usai Launching Gerakan Vaksinasi Merdeka di Mapolda Metro Jaya, Minggu (1/8/2021).

Selain itu, kata Kapolri, saat ini sebagian besar wilayah Indonesia masih dalam status PPKM Level 4. Dengan, aktivitas atau mobilitas masyarakat masih dibatasi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan pernyataan di setiap wilayah Indonesia terkait dengan tingkat PPKM. Sampai saat ini, di seluruh Provinsi Indonesia masih berada di level 3 dan 4. Atau dengan kata lain, penerapan protokol kesehatan masih harus dilaksanakan secara disiplin dan ketat. Menentukan asesmen situasi sendiri menggunakan dua perbandingan yakni, indikator transmisi komunitas dan indikator kapasitas respons.

Kapolri menyatakan, untuk menurunkan tingkat PPKM tersebut diperlukan kerjasama dan sinergitas dari Pemerintah, Pemda, Satgas Covid-19, TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat. Salah satunya adalah percepatan dan penegakan protokol kesehatan yang ketat.

“Oleh karena itu, kalau kita bersatu mau melaksanakan kegiatan prokes secara kuat 5M atau 6M, kita laksanakan, kemudian rekan-rekan laksnakan 3T secara kuat kemudian vaksinasi kami melakukan percepatan maka tentunya akan ada asesmen-assesmen dari Kemenkes untuk turunkan level,” tutur Kapolri .

Dengan menurunya tingkat PPKM itu, Kapolri menegaskan, bakal menggerakan roda perekonomian masyarakat. Karena itu, semua pihak harus bergandengan tangan melaksanakan seluruh target Pemerintah dalam rangka penanganan virus corona.

Oleh karena itu, Kapolri mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap melakukan protokol dengan ketat, meskipun sudah di suntik vaksin. Apalagi, tren harian di DKI Jakarta belakangan ini cenderung sudah menurun. Hal itu, kata Kapolri harus dipertahankan.

Untuk di lapangan masyarakat yang sudah vaksin tetap melaksanakan protokol kesehatan, patuh terhadap masker, kami mencegah laju pertumbuhan Covid-19. Alhamdulillah dalam beberapa hari ini terjadi penurunan khususnya di Jakarta, terjadi penurunan yang signifikan dan ini yang harus kita pertahankan. Syaratnya laksanakan prokes dan vaksinasi,” ujar Kapolri.

7. BIDANG HUMAS

Polda Metro Jaya Buka Layanan Hotline Pengaduan Korban Pinjol di Nomor 081191-110-110

Published

on

By

Rabu, 27 Oktober 2021 12:48 WIB

TribrataNews PMJ – Kasus pinjaman online (Pinjol) menjadi atensi atau perhatian Kapolri Jenderal  Polisi Listyo Sigit Prabowo hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena meresahkan masyarakat. Banyak korban pinjol ilegal yang mendapatkan ancaman hingga besaran bunga yang berlipat ganda.

Tim Siber Polda Metro Jaya pun membuka layanan pengaduan melalui hotline khusus bagi korban Pinjol di wilayah hukum Polda Metro Jaya

“Siber Polda Metro Jaya membuka layanan Hotline untuk para korban Pinjol dan masyarakat yang mengetahui tempat operasional (kantor) Pinjaman Online khususnya yang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” tulis akun Instagram @siberpoldametrojaya dikutip, Rabu (27/10/2021).

Adapun Hotline Pinjol Polda Metro Jaya sebagai berikut; 081191-110-110.

Continue Reading

7. BIDANG HUMAS

Polda Metro Jaya dan Media TV Sinergi Wujudkan Tayangan Sehat dan Berkualitas

Published

on

By

Rabu, 27 Oktober 2021 09:37 WIB

TribrataNews PMJ – Polda Metro Jaya dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengadakan diskusi tentang “Sinergi Kepolisian dan Media TV untuk Menciptakan Tayangan yang Sehat” di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Selasa (26/10/2021) kemarin.

Dalam diskusi itu Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran menegaskan Media dan polisi sebagai pengawal peradaban atau social engineering yang harus mampu menciptakan peradaban masyarakat Indonesia yang naik kelas seperti negara-negara demokrasi yang lebih maju.

“Kami punya kepentingan bagaimana supaya proses demokrasi berjalan dengan baik (di Indonesia),” ujar Kapolda yang didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan jajaran Polda Metro Jaya.

Pengurus IJTI Jakarta Raya yang hadir dalam diskusi tersebut antara lain Feby Budi Prasetyo (Ketua), Hazmi Fitriyasa (Wakil Ketua), Kennorton Hutasoit (Sekretaris), Denny Batubara (Bendahara), dan jajaran pengurus lainnya dari berbagai media televisi.

Diskusi antara para jurnalis dan Kapolda berlangsung interaktif. Kapolda dalam paparannya menjawab pertanyaan para jurnalis menjelaskan Polisi sebagai salah satu social engineering ingin tampil di media sebagai polisi yang menjalankan tugas pencegahan dan penindakan secara professional.

“Polisi yang diberitakan membentak-bentak warga, kesan arogan, itu tidak professional. Saya berharap yang ditampilkan itu, polisi yang bekerja profesional, ketika menangkap pelaku kasus narkoba, misalnya, polisi bisa melakukan tes urine di tempat, jadi tidak perlu debat di lapangan, cukup buktikan dengan hasil tes urine terbukti positif,” ujar Kapolda.

Polda Metro Jaya telah menyediakan berbagai peralatan dan teknologi untuk pencegahan dan pengintaian terhadap pelaku kejahatan atau kriminal. Setiap sudut Ibu Kota Jakarta tersedia kamera dan teknologi face recognition, menurut Kapolda, akan membuat setiap orang pelaku kejahatan tidak bisa sembunyi. “Polisi punya kamera dan punya teknologi face recognition. kamu (pelaku kejahatan) tidak bisa sembunyi,” tegasnya.

Kapolda menggambarkan berita yang seharusnya disuguhkan kepada publik adalah berita yang dibuat dengan hati. “Ini adalah segi tiga indah, media, cerita, dan cinta. Jika cerita itu kita buat dengan hati, insyaallah masyarakat akan melihat dengan hati pula. Tentu saja semua karya yang dibuat dengan hati pasti akan menghasilkan sesuatu yang dapat diterima akal sehat,” pungkas Kapolda.

Ketua IJTI Jakarta Raya Feby Budi Prasetyo (MNC TV) menegaskan IJTI merupakan wadah para jurnalis TV yang menjunjung tinggi kemerdekaan pers yang profesional. “Berita yang sehat dihasilkan oleh jurnalis yang kompeten. Salah satu tugas IJTI meningkatkan profesionalisme jurnalis melalui uji kompetensi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sekretaris IJTI Jakarta Raya Kennorton Hutasoit (Metro TV) mengatakan kemerdekaan pers yang professional menghormati kemerdekaan polisi dalam menjalankan tugasnya. “Pers hadir untuk pemenuhan kebebasan berekspresi dan hak informasi sebagai hak asasi dan kebutuhan pokok warga negara. Polisi hadir untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat. Pers dan polisi yang professional sama-sama bertujuan untuk memajukan demokrasi,” ujarnya.

Continue Reading

7. BIDANG HUMAS

Polsek Medan Satria Gerai monitoring Vaksin Merdeka Tahap 2 di Kecamatan Medan Satria

Published

on

By

Foto-TribratanewsPmj- Polsek Medan Satria Gerai monitoring Vaksin Merdeka Tahap 2 di wilayah Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi di Gerai – 93 (perum pejuang jaya rw. 11), Gerai – 94 (futsal corner) Gerai – 95 (kp. rawa bambu rw. 09), Gerai – 96 (Balai Betawi), Senin,25/10/21.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News