Connect with us

13. POLRES TANGERANG SELATAN

Kunjungi Wilayah Tangerang Raya, Kapolda Metro Tunjuk Kapolsek Paparan Sebaran Covid

Published

on

TribratanewsPMJ – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran kunjungi polres Tangerang selatan dalam rangka memberikan pengarahan kepada Kapolsek dan Bhabinkamtibmas di Wilayah Tangerang Raya. Kamis,(20/05/21).

Pengecekan kesigapan Kapolsek dan Bhabin dalam upaya menanggulangi sebaran covid 19 pasca lebaran dan sasaran warga yang selesai mudik, Upaya 3 T dengan Swab antigen Gratis di jajaran Polsek dengan ketersediaan alat Swab sangat memadai.

Dalam sambutannya Kapolda memberikan penekanan Tugas mengantisipasi wabah Covid belum selesai, Walaupun ada kecenderungan turun, kita tidak boleh puas karena arus mudik lebaran belum selesai.

“Mari terus berihtiar untuk menjaga Jakarta dan Tangerang tetap sehat. Jangan kita berpuas diri walaupun Tren perkembangan kasus Covir 19 ada penurunan. Namun masa liburan kasus Aktif di Sumatra naik”.

Lanjut, Penduduk jakarta berasal dari berbagai wilayah Tangerang sebagai pintu masuk warga yang ke DKI, kita terus berupaya Di Tangerang Selatan ada cek pos di Curuk.

Dalam kesempatan kunjungan dan pengecekan kapolda Metro Jaya Bhabinkamtibmas ditunjuk maju memaparkan hasil monitoring sebaran Covid, Salah satunya Kapolsek Pamulang Kompol Sujarwo Yang sebelumnya menjabat PS.kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya dengan gamblang dan terinci dapat memaparkan didepan Kapolda Metro Jaya termasuk beberapa Kapolsek Lain Cisauk Polres Tangerang Selatan.

Kapolsek Pamulang memaparkan bahwa telah melaksankan Swab di hari ke 4 jumlah 250 Warga, Hasil yang Reaktif melaksanakan isolasi mandiri hasil PCR masih akan dikonfirmasi hasilnya di Kecamatan, Namun upaya mendisiplinkan bagi yang isolasi mandiri terus diawasi agar sebaran Covid dapat diatasi.

13. POLRES TANGERANG SELATAN

Hoax! Pesepeda Terkapar Usai Tangannya Ditebas Begal

Published

on

By

Kamis, 28 Oktober 2021 09:56 WIB

TribrataNews PMJ – Beredar viral video seorang pesepeda yang tangannya ditebas oleh begal, dan terbaring di jalan raya, Kamis 28 Oktober 2021. Dalam video berdurasi 9 detik yang diunggah akun cetul222 di Instagram, terlihat sejumlah pesepeda mengelilingi korban.

Korban tampak menggunakan kaus warna abu-abu dan celana warna hitam. Ia terbaring di pinggir jalan bersebelahan dengan trotoar pejalan kaki.

“Astagfirullahaladzim, Astagfirullahaladzim,” ujar pria yang memvideokan kejadian tersebut. “Saya juga gak lihat (kejadiannya),” kata seorang pesepeda perempuan yang berada dekat dengan korban.

Dalam video tersebut tampak belasan pesepeda mengelilingi korban. Sedangkan korban dalam posisi terbaring dan tidak banyak bergerak. Admin akun tersebut menyebutkan dalam postingannya bahwa korban diduga menjadi korban begal karena menggunakan sepeda berharga mahal.

“Informasi yang mimin terima, Anak dari bos perusahaan ternama di tebas tangan nya hampir putus sm perampok… Sepedanya di incar yg seharga Rp. 250 juta. Bagi yang mempunyai info lanjutnya silahkan tambahkan,” kata admin cetul222.

Dan ternyata, info tersebut hoax. Peristiwa yang sebenarnya adalah kejadian kecelakan sepeda terjadi di kawasan Jalan Bintaro Tangerang Selatan beberapa hari yang lalu. Sehinggga penjelasan tentang video dan foto yang mengatakan korban dibegal, dibacok, harga sepeda ratusan juga adalah berita yang tidak benar..HOAX..dan tidak bertanggung jawab.

Informasi yang diperoleh dari Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan, Iptu Nanda Setya menyebut wanita tersebut merupakan korban atas insiden tabrakan yang terjadi antarpesepeda saat melaju di jalanan. Iptu Nanda Setya mengatakan insiden tersebut terjadi di Jalan Boulevard Bintaro pada pekan lalu, yakni Rabu, 20 Oktober 2021.

“Iya (benar ada insiden tersebut), itu kejadian tanggal 20 ya,” kata Iptu Nanda saat dikonfirmasi, Kamis.

Iptu Nanda menjelaskan, kecelakaan itu terjadi lantaran korban bertabrakan dengan pesepeda lain dalam rombongannya saat melaju di jalan raya. “Tabrakan antarsepeda yang masih dalam satu rombongan juga, jadi masih rekan dari korban sendiri,” ujarnya.

Iptu Nanda mengatakan, korban lantas dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, Iptu Nanda tidak menjelaskan secara detail kondisi korban.

“Untuk korban langsung dibawa ke RS pada saat itu untuk penanganan medis,” katanya.

Iptu Nanda memastikan tidak ada kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat yang terlibat dalam insiden kecelakaan tersebut. “Tidak ada kendaraan bermotor yang terlibat,” ujarnya.

Iptu Nanda menambahkan, kasus kecelakaan itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak-pihak yang terlibat. “Untuk kejadian saat itu, langsung diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak,” katanya.

Continue Reading

13. POLRES TANGERANG SELATAN

Satuan Reserse Narkoba Polres Tangsel Sita 31,7 Kilogram Ganja Kering dari Tiga Pengedar di Bekasi

Published

on

By

Jumat, 22 Oktober 2021 07:10 WIB

TribrataNews PMJ – Sebanyak 31.736 gram berisi daun ganja kering siap edar digagalkan Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan menyita 31,7 Kilogram ganja kering dari tiga tersangka pengedar, Kamis (21/10/2021). Daun ganja kering siap edar dengan jumlah 32 bal yang telah dilakban dan 3 bungkus dalam plastik hitam diamankan di wilayah Bekasi.

Selain itu barang bukti lainnya yang diamankan seperti 2 buah kotak aluminium, 1 timbangan digital, 3 handphone. Polisi juga meringkus tiga orang APP, EP dan PM yang masing-masing memiliki peran yang berbeda. Dari mulai kurir, yang menyediakan tempat, dan yang melakukan transaksi barang haram tersebut.

Waka Polres Tangerang Selatan (Tangsel) Kompol Lalu Hedwin didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP Amantha dan Kanit 2 Arya, Kasubag Humas Iptu Tarmui Kamis (21/10/2021) mengatakan, ketiganya dikenakan pasal 114. (2) sub 111 (2) junto pasal 132 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup atau pidana paling singkat 6 Tahun paling lama 20 Tahun.

Menurut Waka Polres Kompol Hedwin, masih ada terduga pelaku yang masih ditelusuri dan dilakukan upaya pengejaran oleh Satuan Reserse (Sat Res) Narkoba Polres Tangsel.

Penangkapan berawal melalui informasi akan berlangsungnya transaksi Narkoba di daerah Tangsel, kemudian dilakukan pengejaran hingga terjadi pergeseran transaksi yang akhirnya berhasil diamankan di Wilayah Bekasi.

”Ganja yang diamankan ini sekitar 31.736 gram yang apabila dihitung atau dianalogikan, maka ganja bisa dikonsumsi oleh 80.000 jiwa yang artinya dengan diamankan ganja ini maka setidaknya bisa terselamatkan 80.000 jiwa masyarakat penyalahgunaan Narkoba, “sebut Waka Polres Tangsel Kompol Hedwin saat memimpin konferensi pers.

Di tempat yang sama Kanit 2 Arya menyebutkan untuk modus operandi penangkapan kepada ketiga orang terduga pelaku peredaran narkoba ini adalah rumah yang dibelakangnya adalah warung bakso yang dijadikan gudang penyimpanan daun ganja tersebut.

”Peredaran Narkoba daun ganja ini sudah berjalan selama 3 bulan dan langsung turun ke gudang. Sedangkan barang awal yang turun seberat 90 Kg, sedangkan yang kita amankan adalah sisa yang belum sempat terjual, “ucap Arya Kanit 2 Sat Res Narkoba.

” Sedangkan untuk bisnis daun ganja apakah antar kota atau antar provinsi, kita masih lakukan penyelidikan, “tandasnya.

Continue Reading

13. POLRES TANGERANG SELATAN

Unit PPA Polres Tangerang Selatan Amankan Penjaga Warung Kelontong di Kedaung Pamulang Terduga Pelaku Pelecehan Anak 14 Tahun

Published

on

By

Selasa, 19 Oktober 2021 19:39 WIB

TribrataNews PMJ – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang Selatan mengamankan seorang pria penjaga warung kelontong diduga pelaku pelecehan seksual terhadap anak perempuan berusia 14 tahun di kawasan Kedaung Pamulang.

Peristiwa pelecehan seksual tersebut terjadi pada Senin (18/10/2021) ketika korban berinisial Y (14) sedang diminta orangtuanya berbelanja di warung kelontong yang dijaga oleh pelaku berinisial T.

Warga sekaligus tetangga korban, Agus mengatakan, dugaan pelecehan itu diketahui ketika Y terlihat menangis ketika keluar dari warung kelontong tersebut. “Si korban ini disuruh beli gula kalau enggak salah di warung pelaku. Cuma agak lama. Tiba-tiba keluar dari warung, nangis-nangis,” ujar Agus saat diwawancarai, Selasa (19/10/2021).

Setelah itu, kata Agus, korban pulang dan menceritakan tindakan yang yang dilakukan pelaku saat berada di warung tersebut. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Kepada Ibunya, korban mengaku disekap oleh T dan dibawa ke dalam kamar. Pelaku akhirnya melepaskan korban ketika mengetahui ada pembeli yang datang ke warungnya. “Katanya dimasukin ke kamar, sudah disekap di kamar. Terus ada pembeli, korban lepas dan pulang sambil nangis. Ibu korban terus ke warung marah-marah,” ungkap Agus.

Menurut Agus, warga yang mendengar suara keributan pun langsung mendatangi warung kelontong tersebut. Terduga pelaku berinisial T itu langsung diamankan pengurus lingkungan setempat dan diserahkan ke kepolisian.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Pamulang Iptu Iskandar membenarkan terjadinya dugaan aksi terhadap remaja perempuan di kawasan Kedaung itu. Terduga pelaku pun sudah ada untuk dimintai keterangan.

Saat ini, kasus tersebut sudah dilimpahkan dan ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang Selatan.

“Kejadiannya kemarin siang. Sudah sempat dibawa ke kantor dan langsung dibawa ke Polres. Kasusnya ditangani Polres Tangerang Selatan,” jelas Iptu Iskandar.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News