Connect with us

8. POLRES METRO BEKASI

Jajaran Polres Metro Bekasi Tangkap 9 Begal Sepeda Motor

Published

on

Selasa, 24 Agustus 2021

TribrataNews PMJ —  Jajaran Polres Metro Bekasi sukses meringkus sembilan pelaku begal perampasan sepeda motor bersenjata tajam (sajam) yang beraksi di wilayah hukum Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan menjelaskan, sembilan pelaku perampasan sepeda motor dengan kekerasan itu ditangkap dari sejumlah laporan korban di beberapa wilayah dalam sebulan terakhir.

“Dari beberapa laporan yang masuk. Tim kami melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap sembilan pelaku. Tiga pelaku lain masih dalam pengejaran atau DPO,” ungkap Kombes Hendra di Mapolres Metro Bekasi, Senin (23/8/2021).

Laporan pertama kasus begal motor terjadi di Jalan Raya Pertamina Rt 017/010 Desa Buni Bakti Kecamatan Babelan pada Kamis (17/6/2021) lalu.

Para pelaku yang diamankan antara lain, HR (17), RS (16) dan MA (15) serta AR (20).

Selanjutnya, kasus begal di Jalan Raya Kampung Jagawana Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani pada 30 Juni 2021.

Yakni, dengan tersangka yang diamankan A (16), MR (16), SG (17) dan IF (16) DPO.

Berikutnya, peristiwa di Jalan Raya Pebayuran-Sukatani yang beralamat di Kampung Bojongsari RT 001/001, Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran pada Senin (5/7/2021) lalu dengan tersangka berinisial FS, dan MYQ.

Sedangkan, dua tersangka lain yakni Adedio dan Riki selaku penadah masih DPO.

“Mereka semua kita amankan dari tempat dan lokasi berbeda, baik di tempat persembunyiannya maupun rumahnya,” sambungnya.

Hendra melanjutkan, semua aksi begal tersebut dilakukan di jalanan sepi pengendara. Tersangka melancarkan aksinya dengan membawa senjata tajam celurit untuk mengancam para korban.

Dari tiga lokasi kejahatan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti.

Di antaranya, sepeda motor milik korban dan pelaku, tujuh unit telepon genggam, empat senjata tajam jenis celurit, kunci kontak motor, satu STNK, satu bukti pembelian motor, serta satu besi panjang.

Para pelaku dijerat Pasal 365 ayat 2 KUH Pidana tentang pencurian dengan kekerasan secara bersama-sama dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun.

Di kesempatan yang sama, Kombes Hendra menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kembali patroli di wilayah Kabupaten Bekasi khususnya wilayah sepi dan rawan aksi kejahatan.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau warga untuk waspada dan berhati-hati saat berkendara.

“Kita minta seluruh jajaran baik di polres dan polsek-polsek untuk lebih ditingkatkan patroli wilayah karena kebanyakan pelaku ini menjalankan aksinya saat dini hari menjelang Subuh,” pungkasnya.

8. POLRES METRO BEKASI

Sempat Kabur, Satu Tersangka Buron Kasus Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Akhirnya Ditangkap

Published

on

By

Selasa, 30 November 2021 08:54 WIB

TribrataNews PMJ – Petugas Polres Metro Bekasi menangkap satu tersangka lain dalam kasus mutilasi seorang pria berinisial RS (28) yang terjadi pada Sabtu (27/11/2021) di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E. Zulpan menjelaskan, penyidik telah menangkap satu tersangka berinisial ER yang sebelumnya berstatus buron.

“Iya sudah ditangkap, di Tambun,” jelas Kombes Zulpan saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (30/11/2021).

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Metro Bekasi AKBP Aris Timang mengatakan ER baru tertangkap karena sebelumnya melarikan diri, ketika penyidik menangkap dua pelaku lain.

“Diamankan di rumahnya. Waktu ditangkap dua orang itu, ER sudah enggak ada di tempat parkiran motor. Kami kejar ke rumahnya, sudah kabur dia,” ungkap AKBP Aris.

Dengan demikian, ketiga tersangka kasus mutilasi di kawasan Kedungwaringin, yakni FM, MAP dan ER seluruhnya telah tertangkap.

Sebelumnya, bagian tubuh manusia ditemukan warga di Jalan Raya Pantura, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (27/11/2021).

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, bagian tubuh tersebut diduga berasal dari jenazah laki-laki berusia 28 tahun. Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui berinisial RS (28 tahun), warga Desa Sumber Jaya, Tambun, Bekasi.

Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan. Dari situ, kata Tubagus, penyidik mendapatkan informasi bahwa pembunuhan diduga dilakukan oleh tiga orang pelaku.

Lebih lanjut Kombes Zulpan mengatakan, dua pelaku berinisial FM (20) dan MAP (29) telah tertangkap.

Para pelaku membunuh korban di tempat penitipan motor dekat Gedung Juang, Kecamatan Tambun, Bekasi. Ketiga tersangka bekerja sama merencanakan aksi pembunuhan korban hingga memutilasi jenazahnya karena sakit hati.

“Bahwa yang melatarbelakangi kasus ini oleh para pelaku motifnya adalah para pelaku sakit hati dengan korban RS,” ujar Kombes Zulpan.

“Tersangka FM sakit hati karena korban pernah menghina pelaku FM dan istrinya. Kemudian tersangka MAP sakit hati dengan korban karena almarhum istri pelaku pernah dicabuli korban,” kata Kombes Zulpan.

Adapun saat ini para tersangka sudah ditahan di Polda Metro Jaya. Mereka dijerat dijerat Pasal 340 dan atau Pasal 338 KUHP.

Continue Reading

8. POLRES METRO BEKASI

Pembunuhan Disertai Mutilasi di Kedungwaringin Bermotif Dendam

Published

on

By

Senin, 29 November 2021 08:57 WIB

TribrataNews PMJ – Tim Gabungan Polres Metro Bekasi dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua dari tiga tersangka kasus mutilasi pria berinisial RS (28 tahun) di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Pelaku nekat membunuh korban dengan alasan sakit hati.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menjelaskan, polisi telah menangkap dua tersangka berinisial FM (20 tahun) dan MAP (29 tahun), sementara pelaku berinisial ER masih dalam pengejaran. “Jadi dari kejadian ini ada dua tersangka MAP (29 tahun) laki-laki, kemudian FM (20 tahun) laki-laki,” ujar Kombes Zulpan kepada wartawan Minggu (28/11/2021).

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, kata Kombes Zulpan, para pelaku membunuh korban di tempat penitipan motor dekat Gedung Juang, Kecamatan Tambun, Bekasi.

Ketiga tersangka bekerja sama merencanakan aksi pembunuhan korban hingga memutilasi jasadnya karena merasa sakit hati.

“Bahwa yang melatarbelakangi kasus ini oleh para pelaku motifnya adalah para pelaku sakit hati dengan korban RS,” ungkap Kombes Zulpan.

Kombes Zulpan menambahkan, penyidik juga masih mengejar tersangka ER yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Baca juga: Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria “Satu tersangka DPO atas nama ER masih dalam pengejaran. Kepolisian masih bergerak di lapangan,” jelasnya.

“Motif para pelaku adalah sakit hati dengan korban RS. Pelaku FM sakit hati terhadap korban karena korban pernah menghina pelaku FM dan istrinya, selanjutnya pelaku MAP sakit hati dengan korban karena istri pelaku pernah dicabuli oleh korban,” kata Kombes Pol Endra Zulpan.

Kombes Zulpan mengungkapkan, sebelum melakukan pembunuhan tersebut, para pelaku terlebih dulu mengajak korban mengonsumsi narkoba pada Jumat (26/11) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Modusnya pelaku mengajak korban konsumsi narkoba, saat tertidur pelaku kemudian membunuh korban,” ujarnya.

Para pelaku tersebut kemudian memutilasi jasad korban menjadi 10 bagian yang kemudian dibuang di tiga tempat terpisah di Tanjung Pura, Karawang, dan di Cikarang Utara serta di Kedungwaringin di Kabupaten Bekasi, untuk menghilangkan jejak.

Namun potongan jasad korban tersebut ditemukan warga pada Sabtu (27/11/2021) pagi yang langsung dilaporkan ke Polres Metro Bekasi.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi.

Hasil penyelidikan tersebut kemudian mengarah kepada penangkapan FM dan MAP pada Sabtu sore sekira pukul 15.00 WIB di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Hasil penyelidikan juga mengungkapkan adanya pelaku ketiga yang terlibat dalam kasus pembunuhan berencana tersebut yang berinisial ER. Namun yang bersangkutan masih dalam pengejaran petugas.

Atas perbuatannya para tersangka kini harus mendekam di Rumah Tahanan Polres Metro Bekasi dan dijerat Pasal 340 KUHP dan atau pasal 338 KUHP, diancam penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Continue Reading

8. POLRES METRO BEKASI

Polsek Kedungwaringin Ringkus Pemuda 24 Tahun Kantongi Sabu 1,23 Gram

Published

on

By

Kamis, 11 November 2021 15:38 WIB

TribrataNews PMJ – Polsek Kedungwaringin meringkus pria berinisial W alias TB (24 tahun) di Kampung Cierad RT 03/RW 02 Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. W kedapatan mengantongi narkotika jenis sabu dengan berat bruto total 1,23 gram.

Kanit Reskrim Polsek Kedungwaringin, Iptu Edward mengatakan, W ditangkap pada Selasa, 9 November 2021 dini hari sekira pukul 02.15 WIB. Saat itu petugas melihat W sedang seorang diri di pinggir jalan jembatan dengan gerak-gerik mencurigakan.

“Petugas menghampiri pelaku dan melakukan penggeledahan hingga akhirnya ditemukan sabu 1,23 gram di dalam dompetnya,” ujar Iptu Edward ketika dikonfirmasi, Kamis (11/11/2021).

Iptu Edward menuturkan, W mengakui barang haram tersebut merupakan miliknya.”Kami masih mengembangkan kasus ini guna mengetahui asal muasal barang haram tersebut,” ucapnya.

Atas perbuatannya W akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News