Connect with us

21. DITLANTAS

Ini 31 Titik Penyekatan Mudik 2021 Jabodetabek

Published

on

Tribratanews PMJ — Jelang larangan mudik 6-17 Mei mendatang ada sejumlah titik penyekatan mudik 2021 Jabodetabek yang disiapkan Polda Metro Jaya. Penyekatan akan dilakukan di jalan-jalan arteri, ruas jalan tol hingga jalur tikus melalui operasi terpusat Ketupat Jaya 2021.

Dalam operasi ‘Ketupat Jaya’ ini, ada 31 titik penyekatan dan didirikan 77 pos pengamanan. Titik penyekatan mudik Jabodetabek 2021 ini tersebar mulai Kabupaten Bekasi hingga Tangerang Selatan.

“Kemudian untuk kegiatannya di antaranya adalah melakukan penyekatan itu ada di 14 titik, kemudian ada check point sebanyak 17 titik. Kemudian selain itu juga disiapkan 77 pos pengamanan,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (5/5/2021).

Sebanyak 77 pos pengamanan juga tersebar di beberapa titik penyekatan mudik 2021 Jabodetabek, dari pusat rekreasi, mal, pasar, hingga pusat perekonomian lainnya. Dalam operasi ini, polisi fokus pada kebijakan larangan mudik.

 Berikut sebaran 31 Titik Penyekatan Mudik 2021 Jabodetabek:

  1. Polres Metro Jakarta Barat: 2 Pos yakni: Kalideres dan Joglo
  2. Polres Metro Jakarta Timur: 2 Pos yakni: Lampiri dan Panasonic
  3. Polres Metro Jakarta Utara: 1 Pos yakni: Perintis Kemerdekaan
  4. Polres Metro Jakarta Selatan: 2 Pos yakni: Pasar Jumat, dan Budi Luhur
  5. Polres Metro Bekasi Kota: 4 Pos yakni, Gerbang Tol Bekasi Barat, Gerbang Tol Bekasi Timur, Sumber Arta, Harapan Indah
  6. Polres Metro Bekasi Kabupaten: 8 Pos yakni: Kedung Waringin, Cibeet, Kalimalang Tambun, Gerbang Tol Tambun, Gerbang Tol Cibitung, Gerbang Tol Cikarang Pusat dan Cibarusah
  7. Polres Metro Depok: 5 Pos yakni: Jalan Raya Ciputat/Bogor, Jalan Raya Bogor SPBU Cilangkap, Gerbang Tol Kukusan, Gerbang Tol Brigif dan Simpang Bambu Kuning BI Gede
  8. Polres Tangerang Kota: 2 Pos yakni: Kebon Nanas dan Jatiuwung
  9. Polres Tangerang Selatan: 2 Pos yakni: Gerbang Tol Bitung dan Pos Bitung
  10. Polda Metro Jaya: 3 Pos yakni: Penyekatan Cikarang Barat, Putaran Gerbang Tol Cikarang Barat, Cikupa

 Siapkan SIKM

Di titik penyekatan mudik 2021 Jabodetabek, Polisi dan jajarannya akan melakukan pemeriksaan dokumen, termasuk SIKM dan surat bebas COVID-19 bagi pelaku perjalanan yang tetap akan bepergian ke luar kota di masa larangan mudik. Para pelaku perjalanan bisa mengurus SIKM melalui aplikasi JakEVO.

Proses pengurusan di JakEVO akan dilakukan di tahap kelurahan masing-masing pemohon SIKM.

Untuk memperoleh SIKM melalui JakEVO, pemohon harus melengkapi syarat administrasi, termasuk melampirkan bukti adanya kepentingan mendesak yang mengharuskan bepergian di masa larangan mudik.

“Contoh ada kedukaan ada surat keterangan kematian dari asal, kemudian misalnya ada orang sakit di kampung, ada surat keterangan sakit dari RS setempat. itu dokumen yang dilampirkan beserta KTP pemohon,” ujar Kombes Yusri Yunus.

21. DITLANTAS

Sanksi Tilang Pelanggar Ganjil Genap di 13 Kawasan di Jakarta Berlaku Mulai Hari Ini

Published

on

By

Kamis, 28 Oktober 2021 08:50 WIB

TribrataNews PMJ – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerapkan sanksi tilang kepada pelanggar sistem ganjil genap Jakarta mulai hari ini, Kamis (28/10/2021). Sistem ganjil genap diberlakukan di 13 ruas jalan di Jakarta setiap Senin-Jumat pada pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB. Tilang tersebut akan dilakukan bagi kendaraan roda empat yang pelat nomornya tidak sesuai syarat untuk melintas.

Sementara itu, para pelanggar sistem ganjil genap Jakarta akan dikenakan sanksi tilang yang mengacu pada Pasal 287 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yakni denda maksimal Rp 500.000.

Ada dua cara penindakan tilang terhadap pelanggar ganjil genap yakni secara langsung maupun dengan sistem kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Para pelanggar yang terlihat oleh petugas yang berjaga akan ditindak secara langsung. Apabila pelanggar ganjil genap terekam oleh kamera ETLE, maka surat tilang akan dikirim ke alamat yang surat kendaraan.

Berikut daftar 13 titik jalan yang diberlakukan sistem ganjil genap:

1. Jalan Sudirman

2. Jalan MH Thamrin

3. Jalan Rasuna Said

4. Jalan Fatmawati

5. Jalan Panglima Polim

6. Jalan Sisingamangaraja

7. Jalan MT Haryono

8. Jalan Gatot Subroto

9. Jalan S Parman

10. Jalan Panjaitan

11. Jalan Gunung Sahari

12. Jalan Tomang Raya

13. Jalan Ahmad Yani

Continue Reading

21. DITLANTAS

Hampir Sepekan Ganjil Genap Dua Sesi, Polisi Sebut Pelanggaran Sedikit

Published

on

By

Jumat, 22 Oktober 2021 13:18 WIB

TribrataNews PMJ – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengklaim bahwa pelanggar kebijakan ganjil-genap dua sesi di Ibu Kota terbilang sedikit. Hampir sepekan diterapkan, baru didapati 11 pelanggar.

“Jumlahnya baru 11 pelanggar, nggak banyak,” kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Argo Wiyono kepada wartawan, Jumat, 22 Oktober 2021.

AKBP Argo menilai, minimnya pelanggar ganjil-genap menunjukkan bahwa masyarakat sudah mulai tertib dalam berlalu lintas. Adapun, ganjil-genap dua sesi sejauh ini baru berlaku di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said. Dibagi menjadi dua tahap yakni pada pukul 06.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB. “Masyarakat sudah banyak paham aturan ganjil genap,” katanya.

Lebih lanjut, AKBP Argo mengatakan, pada Senin, 18 Oktober 2021 ditemukan lima pelanggar di ruas Jalan Rasuna Said. Argo menyebut mereka ditindak secara tilang manual. Sementara itu pada Selasa, 19 Oktober 2021 ada enam pelanggar ganjil-genap yang ditilang secara manual. Argo merinci, enam pelanggar didapati ketika melintas di ruas Jalan Rasuna Said.

“Pada Senin kami dapati pelanggar pada gage sesi satu yakni pukul 06.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB. Pada Selasa, empat kendaraan kami dapati saat gage berlaku pada pukul 06.00 WIB sampai 10.00 WIB. Sedangkan, dua lagi pada pukul 16.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB,” katanya.

Kembali Terapkan Ganjil Genap

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menerapkan kebijakan ganjil genap di wilayah Ibu Kota, pada Senin hingga Jumat, mulai jam 06.00 WIB-10.00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB. Hal itu diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019.

“Untuk Sabtu, Minggu dan libur nasional, gage tidak berlaku,” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 15 Oktober 2021.

Continue Reading

21. DITLANTAS

Ditlantas Polda Metro Jaya Tengah Mengkaji Mengaktifkan Kembali 25 Titik Ganjil Genap di Jakarta

Published

on

By

Senin, 18 Oktober 2021 17:20 WIB

TribrataNews PMJ – Ditlantas Polda Metro Jaya tengah mengkaji akan mengaktifkan kembali 25 titik ganjil genap di Jakarta. Sejumlah aturan akan diperbarui pihak kepolisian.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, saat ini pihaknya masih masih memberlakukan di tiga titik ganjil genap. Pihaknya kini bakal segera menggelar rapat dengan dinas terkait untuk pengkajian 25 titik ganjil genap tersebut.

“Masih ada 20-an lagi kawasan ganjil genap yang belum kita aktifkan. Tentu minggu depan kita akan melaksanakan rapat dengan instansi terkait dengan dishub dan sebagainya untuk menentukan apakah cukup dengan tiga kawasan ini atau perlu diaktifkan di kawasan lain,” kata Kombes Sambodo, Senin (18/10/2021).

Kombes Sambodo pun mengatakan, mulai hari ini anggotanya tidak akan berjaga di mulut-mulut menuju titik ganjil-genap. Meski begitu penindakan secara manual dan e-TLE tetap berlaku.

“Kita tetap melaksanakan penindakan di tengah. Anggota kami akan melakukan patroli dan penindakan kepada masyarakat yang melanggar,” pungkasnya.

Sebelumnya, sesuai aturan Peraturan Gubernur sistem ganjil genap berlaku pada hari Senin-Jumat. Operasional ganjil genap akan berlaku mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan dilanjutkan pukul 16.00-20.00 WIB.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan kembali memberlakukan sistem ganjil genap seperti awal sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2019. Dari 25 titik, baru tiga ruas jalan diterapkan.

“Mulai hari Senin, Tanggal 18 Oktober 2021 sistem penerapan ganjil genap di 3 titik ruas jalan utama,” tulis akun Instagram @tmcpoldametro dikutip MNC Portal.

Tiga lokasi yang akan menetapkan kembali ganjil genap di antaranya Jalan Jendral Sudirman, Jalan MH Thamrin dan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News