Connect with us

Humanis

Hari Ke-9 Gerai 652 Vaksin Merdeka Target 200 Orang Untuk Di Vaksin

Published

on

Tribratanews- kapolsek senen kompol ari susanto, s.h. Bersama personil monitoring kegiatan vaksinasi merdeka di gerai 652 jl. Kembang sepatu no.61 rt.010 rw.01, kel. Kramat, kec. Senen, jakarta -pusat, Senin (9/8/2021).

Kegiatan vaksinasi tersebut dalam rangka percepatan vaksinasi untuk mencegah penyebaran virus covid 19.

Adapun target vaksinasi hari ini 200 orang dengan pendaftaran secara langsung untuk umur 12 tahun keatas. Untuk jenis vaksin sinovac untuk dosis 1 dan 2. Pelaksanaan vaksin di bantu dari  tenaga kesehatan sebanyak 15 orang dipimpin oleh drg. Jeki.

Rangkaian kegiatan vaksin mulai dari pendaftaran, screaning, vaksinator dan terkahir di lakukan observasi. Dalam pelaksanaan kegiatan vaksin tetap mengikuti sop protokol kesehatan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Gelar Razia Prokes di Sejumlah Tempat Hiburan Malam

Published

on

By

Senin, 20 Desember 2021 11:41 WIB

TribrataNews PMJ – Polres Metro Jakarta Barat melakukan razia protokol kesehatan (prokes) di sejumlah tempat hiburan malam wilayah itu guna mengantisipasi penyebaran COVID-19, Sabtu malam (18/12/2021).

“Kami akan terus melaksanakan penertiban penegakan prokes di tempat hiburan malam seperti tidak boleh buka melebihi batas waktu yang telah ditentukan, ” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, Minggu (19/12/2021).

Kombes Ady menjelaskan, razia itu dilakukan di beberapa wilayah Jakarta Barat seperti Bfashion karaoke, Holywing karaoke, Newroyal, Travel Karaoke, Crown dan Pujasera.

Selain pemeriksaan jam operasional, Kombes Ady juga memeriksa beberapa fasilitas kesehatan di tempat hiburan malam seperti tempat cairan pembersih tangan (hand sanitizer), tempat cuci tangan hingga alat pengukur suhu tubuh.

Dari hasil pemantauan tersebut, Kombes Ady tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh para pengelola tempat hiburan.

“Mereka sudah mematuhi peraturan buka tutup tempat usaha sesuai dengan anjuran pemerintah dan juga telah menyediakan kode batang (barcode) PeduliLindungi bagi para pengunjung,” kata dia.

Walau tidak ditemukan pelanggaran, Kombes Ady memastikan pihaknya akan tetap melakukan razia tempat hiburan malam.

Kombes Ady berharap kegiatan razia ini bisa mendisiplinkan para pelaku usaha tempat hiburan malam agar taat dengan ketentuan prokes.

Continue Reading

BERITA UTAMA

Polres Jaksel Ungkap perampokan dengan menggunakan senjata jenis air soft gun

Published

on

By

Jakarta- Unit Reskrim Polsek Metro Jagakarsa tlh berhasil melakukan pengungkapan kasus tindak pidana perampokan ( Curas ) disertai penyanderaan dengan menggunakan senjata jenis air soft gun terhadap korban a.n. Sdri. UPI KHAIRUNIDA, Sdri. DHEA NOVIA AZZAHRA dan Sdri. Shafira Ramadhila yg terjadi pd hari Senin tgl 13 Desember 2021 di Indogadai Jln. Moh Kahfi II Rt. 006/03 No. 17 Kel. Cipedak Kec. Jagakarsa Jakarta Selatan yg dilakukan olh tsk a.n. Sdr. DENIS.

 

Pelaku berpura-pura menggadaikan laptop Acer dan hp Oppo dan di layani oleh Korban SHAFIRA, dan saat itu Korban UPI sedang menutup pintu, dan saat masuk kedalam UPI langsung didorong pelaku.

 

kemudian pelaku menodongkan pistol kepada SHAFIRA sambil mengatakan “diam, nanti sy tembak” sambil menodongkan senjata jenis air Sofgan kearah kepala SHAFIRA, kemudian menyuruh SHAFIRA dan DEA masuk kamar mandi sambil tetap menodongkan pistol, kemudian pelaku menyuruh UPI membuka brankas yang berisi uang kurang lebih Rp. 32.800.000.-

 

Pelaku mengambil uang tersebut dan memasukannya ke dalam tas pelaku, kemudian Pelaku menyuruh UPI untuk masuk Kamar mandi, dan pelaku merusak serta mengambil Server CCTV dan memasukannya ke dalam tasnya warna hitam. Perbuatan pelaku dilihat oleh warga, dan saat pelaku keluar dari Indogadai, pelaku sempat menodongkan pistol kepada warga yang ada di halaman Indogadai, dan saat yang bersamaan personil Polsek Jagakarsa Bripka B Didik tiba dilokasi dan berusaha mengamankan pelaku , kemudian datang anggota BIK Bripka Agus Suprapto yg kebetulan melintas dilokasi, kemudian karena pelaku sudah mengancam membahayakan masyarakat

 

Adapun barang bukti yg dpt disita dari olah tkp berupa  1 buah senjata jenis air soft gun; Uang tunai dengan jumlah kl Rp. 32.800.000.- (tigapuluh dua juta delapan ratus ribu rupiah), 1 buah brankas; 1 unit server CCTV; 1 unit laptop merk Acer.

Tsk dikenakan Pasal pasal 365 ayat (2) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 12 Tahun penjara.

Continue Reading

7. BIDANG HUMAS

Gelar Lomba Orasi, Kapolri: Mari Ciptakan Alam Demokrasi yang Lebih Baik

Published

on

By

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh pihak untuk menciptakan alam demokrasi di Indonesia kedepannya untuk semakin jauh lebih baik lagi. Diantaranya adalah menghargai kebebasan berpendapat dan berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi dan perundang-undangan.

Hal itu disampaikan Sigit saat menutup lomba orasi unjuk rasa Piala Kapolri 2021 dalam rangka memperingati momentum Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-Dunia, di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (10/12/2021).

“Jadi mari kedepan kita ciptakan alam demokrasi yang lebih baik, kebebasan berekspresi, kebebasan mengkritik, kebebasan berpendapat. Yang memang itu dilindungi oleh Konstitusi dan UU. Dan ini harus kita jaga,” kata Sigit.

Kesuksesan lomba orasi hari ini, kata Sigit, membuktikan bahwa Indonesia yang menganut sistem demokrasi, sangat menghargai kebebasan menyampaikan pendapat dan ekspresi dari masyarakat luas.

Mantan Kapolda Banten ini juga berharap, lomba orasi ini dapat direfleksikan kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk Polri, dengan menyerap seluruh aspirasi dari masyarakat.

“Sebagaimana kita sampaikan di awal, Indonesia secara konstitusi sangat menghargai kebebasan demokrasi. Ini tentunya harus dipahami seluruh masyarakat Bangsa Indonesia. Tentunya juga seluruh pemangku kepentingan, termasuk didalamnya adalah Polri yang selalu berhadapan setiap hari dengan kegiatan aksi unjuk rasa,” ujar Sigit.

Eks Kabareskrim Polri ini memastikan, selama penyampaian aspirasi berjalan sesuai aturan dan perundang-undangan, maka personel kepolisian harus memastikan kegiatan itu berjalan dengan baik.

“Tentunya bahwa apabila kegiatan unjuk rasa ini berlangsung sesuai aturan perundang-undangan maka kewajiban bagi seluruh anggota Polri untuk amankan agar pelaksanaan kegiatan penyampaian pendapat dimuka umum betul-betul bisa terselenggara dengan baik,” ucap Sigit.

Iklim demokrasi di Indonesia, kata Sigit, semakin hari makin baik. Oleh karena itu, menurut Sigit, tren positif tersebut harus tetap dipertahankan dengan memberikan wadah atau ruang dalam penyampaian pendapat dan aspirasi.

“Saya pesankan disini adalah, bagaimana kemudian di alam demokrasi makin hari makin baik ini, maka kebebasan menyampaikan ekspresi, kritik, dan aspirasi betul-betul bisa berjalan dengan baik,” tutur Sigit.

Lebih dalam, Sigit menekankan, penyampaian aspirasi yang baik adalah terlepas dari segala bentuk kepentingan segelintir kelompok yang kerap memanfaatkan situasi dan kondisi. Dengan begitu, kata Sigit, penyampaian aspirasi tidak akan terganggu dengan Noise yang dapat menghambat pesan dari masyarakat itu sendiri.

“Yang akhirnya kemudian pesan yang ingin disampaikan dari aspirasi teman-teman justru tidak sampai. Kedepan bagaimana kita buat suasana iklim yang baik di alam demokrasi yang semakin maju ini. Sehingga penyampaian pesan ini betul-betul tersampaikan dengan jernih tidak ada noise. Dengan begitu, para pengambil keputusan, pemangku kebijakan, mendengarkan dengan jelas, kemudian segera bisa ditindaklanjuti pesan tersebut tanpa terganggu oleh noise-noise tersebut. Ini tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama,” papar Sigit.

Disisi lain, dengan disaksikan oleh patung dua Pahlawan Bangsa Indonesia Soekarno dan Mohammad Hatta, Sigit meyakini, para peserta lomba orasi yang didominasi generasi muda, dapat menjadi pemimpin kedepannya.

“Ditengah-tengah Tugu Proklamasi, disaksikan dua pahlawan kita Bung Karno dan Bung Hatta. Saya meyakini diantara adik-adik semua akan ada calon pemimpin di masa datang. Dan kita yakin, karena saya melihat adik-adik memiliki kemampuan untuk itu,” ujar Sigit.

Tak lupa, Sigit memuji ide kreatifitas dari para peserta lomba orasi yang telah menuangkan aspirasi dan ekspresinya dalam kegiatan ini. Hal itu membuat dewan juri kesulitan dalam menentukan pemenang.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh adik-adik yang telah berekspresi, berinspirasi dengan ide-ide kreatif. Sehingga kita semua melihat dalam tayangan gimana penyampaian ekspresi, penyampaian pesan betul-betul menyentuh. Saya lihat semuanya memiliki kualitas sangat baik,” ucap Sigit.

Sementara itu, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menyampaikan apresiasi kepada Kapolri yang telah memberikan ruang atau wadah kepada masyarakat menyampaikan pendapat dengan menggelar lomba orasi.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajaran serta Kompolnas atas kerjasama yang hari ini kita wujudkan merupakan kelanjutan MoU kita. Mudah-mudahan Polri semakin maju, bangsa kita maju, demokrasi kita semakin maju,” ujar Ahmad Taufan.

Ahmad Taufan menyebut, kegiatan ini diharapkan bisa membuat aparat kepolisian bisa semakin profesional dalam penanganan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa dan masyarakat.

“Karena itu mari kita hormati juga mereka sebagai bagian dari Bangsa Indonesia yang ingin membangun negeri ini. Tentu kita bersama-sama berjanji membangun bangsa kita untuk menjadi bangsa besar, bangsa yang menghormati norma hak asasi manusia dan martabat kemanusiaan serta kemajuan kita bersama,” ucap Ahmad Taufan.

Dalam lomba orasi ini melahirkan enam pemenang yang terdiri dari Juara I hingga III dan Juara Harapan I sampai dengan III.

Adapun rinciannya;

– Juara I disabet oleh Tim Aman Kesal Unesa, Jawa Timur yang mengusung tema anti perundungan dan kekerasan seksual

– Juara II Tim Sembur Paus dari NTT dengan tema hak adat dalam cengkeraman negara

– Juara III Tim Pemberantasan Tikus dari Sumatera Barat dengan tema koruptor dan pelakor

– Juara Harapan I Tim Justisia dari Maluku Utara dengan tema kekerasan seksual terhadap perempuan

– Juara Harapan II Tim Lingkar Hijau dari Sulawesi Selatan dengan tema orasi humanis HAM

– Juara Harapan III Tim Uniba dari Kalimantan Timur yang mengusung tema memperingati hari HAM

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News