Connect with us

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Dua WN Iran Pemilik Pabrik Sabu di Tangerang ‘Impor’ Bahan Baku dalam Bentuk Gel agar Tak Terdeteksi Sinar X

Published

on

Kamis, 9 September 2021

TribrataNews PMJ — Polres Metro Jakarta Barat mengungkap pabrik sabu di perumahan elite di Jl Beringin Taman Cendana, Bencongan, Kelapa Dua, Tangerang. Dua WN Iran kaki tangan bandar, BF (31) dan FS (31), yang memproduksi sabu di rumah mewah di Tangerang, Banten, menggunakan bahan baku berupa gel. Gel tersebut dikirim via udara dan dikemas menyerupai makanan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan sindikat ini menggunakan modus baru untuk mengelabui petugas bandara dalam pengiriman bahan baku sabu.

“Yang dikirim ke sini adalah bahan yang setengah jadi dalam bentuk gel untuk mengelabui, biasanya di manifesnya makanan,” kata Kombes Yusri di Polres Metro Jakarta Barat, Jakarta, Kamis (9/9/2021).

Kombes Yusri mengatakan bahan baku yang dikirim jaringan ke Indonesia ini memiliki kualitas yang sangat baik.

“Itu mendekati sempurna. Nanti dibawa masuk ke Indonesia dimasak ulang, hasilnya narkotika jenis sabu-sabu kelas 1, kemudian diedarkan di sini dan ini bukan sekali,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Jaharsa mengatakan bahan baku tersebut, diketahui, tidak terdeteksi oleh sinar x yang digunakan di bandara.

“Bahan baku itu dilapisi oleh benda lain, digulung sehingga tidak lagi terdeteksi oleh x-ray (sinar x) di bandara. Ini murni pengungkapan dari bawah bukan lagi pengungkapan dari x-ray,” jelas Kombes Mukti Jaharsa.

Gel kemudian akan diolah menggunakan alat khusus hingga akhirnya menjadi berbentuk kristal. Setelah melalui proses kristalisasi, barulah barang haram itu siap dipasarkan.

Sebelumnya, polisi menangkap dua WN Iran, BF (31) dan FS (31), terkait pabrik sabu di perumahan elite di Kelapa Dua, Tangerang. Penangkapan keduanya dikembangkan hingga ditemukan sekoper sabu di sebuah apartemen di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

“Kami mendapatkan informasi bahwa pelaku masih menyimpan barang terlarang narkoba tersebut di sebuah apartemen mewah di kawasan Cikini, Jakarta Pusat,” ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Danang Setiyo melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/9/2021).

Dari hasil penggeledahan di apartemen ditemukan barang bukti sekoper sabu. Sabu itu dikemas dalam lima paket besar yang jumlahnya belum disampaikan oleh polisi.

“Kami amankan narkoba jenis sabu sebanyak lima paket besar di dalam koper yang disembunyikan dalam lemari pelaku,” terangnya.

Mereka dikenakan Pasal 113 subsider 114, subsider 112 juncto Pasal 132 Undang-Undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup hinggga hukuman mati.

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Keseleo Usai Rampok Rumah, Pemuda Ini Ditangkap Polsek Tambora

Published

on

By

Jumat, 17 September 2021

TribrataNews PMJ — Petugas Polsek Tambora menangkap seorang pemuda berinisial ES (30 tahun) yang membobol dan mengambil sejumlah barang dari sebuah rumah di Jalan Jembatan Besi Gang Rana RT 05 RW 07,  Jembatan Besi,Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa (14/9/2021). ES berhasil ditangkap karena menahan sakit akibat keseleo sehingga tak bisa melarikan diri.

Adapun aksi pencurian terjadi pada Selasa dini hari, sekira pukul 03.45 WIB. “Aksi nekat pemuda tersebut (ES) melakukan pencurian dengan memanjat rumah korban melewati balkon lalu masuk lewat jendela rumah korban,” kata Kapolsek Tambora Kompol Faruk Rozi dalam sebuah keterangan, Kamis (16/9/2021).

Setelah masuk ke rumah korban, ES mengambil sebuah ponsel merk samsung tipe A51 warna hitam dan dua buah tablet merk Samsung.

Namun, pemilik rumah melihat ES sesaat setelah ES mengambil barang-barang berharga tersebut. Pemilik rumah langsung meneriaki pelaku dengan sebutan ‘maling’.

“Mengetahui aksinya ketahuan, pelaku berusaha melarikan diri dengan melompat keluar rumah lewat balkon hingga membuat kaki pelaku terpincang-pincang akibat keseleo,” kata Kompol Faruk.

Meski melarikan diri, salah seorang keluarga korban mengenali wajah pelaku. Korban pun melaporkan kejadian kepada polisi.

“Berangkat dari laporan, kami bergegas ke lokasi kejadian untuk mencari informasi dan bukti bukti di sekitar lokasi,” kata Kompol Faruk.

Di lokasi kejadian, polisi mengumpulkan bukti dari korban dan berhasil mengetahui kediaman korban. Polisi pun segera menyambangi rumah ES. Ternyata, ES masih ada di rumahnya lantaran tengah menahan sakit akibat keseleo. ES pun segera digiring ke Mapolsek Tambora. Ia dikenakan Pasal 363 KUHPidana. Barang curian ES kini diamankan polisi sebagai barang bukti.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polisi Berlakukan “Crowd Free Night” di Kota Tua

Published

on

By

Jumat, 17 September 2021

TribrataNews PMJ – Polisi mulai  memberlakukan malam bebas kerumunan atau “Crowd Free Night” (CFN) di kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat pada Kamis (16/9/2021) malam. Kebijakan ini diberlakukan guna mengantisipasi kerumunan warga yang kerap terjadi di wilayah Kota Tua.

“Kita buat CFN itu untuk mengalihkan arus lewat samping sebelum Daihatsu (Jalan Kunir),” kata Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Iverson Manossoh saat dikonfirmasi, Kamis (16/9/2021).

Penerapan ini berawal dari uji coba yang diterapkan pihak kepolisian sejak Rabu (15/9/2021) malam lalu. Karena dirasa efektif mengurangi kerumunan, maka kebijakan itu dilanjutkan polisi.

Kapolsek mengatakan selama CFN, Jalan Kunir akan ditutup untuk umum pada pukul pukul 22.00 WIB sampai 04.00 WIB. Warga yang biasa melewati wilayah tersebut dialihkan untuk memutar di Jalan Cengkeh.

Setelah lokasi itu ditutup, petugas tiga pilar yang terdiri dari Polri, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan bertugas menjaga lokasi.

Mereka nantinya akan membubarkan kerumunan warga maupun pedagang kaki lima (PKL) yang kerap beraktivitas di wilayah Kota Tua.

Saat ditanya sampai kapan kebijakan ini akan berlangsung, Kapolsek belum bisa memastikan hal tersebut.

Di saat yang sama, Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat memastikan anak buahnya akan melakukan penjagaan di lokasi selama CFN

Bahkan petugas akan ditambah untuk memantau kawasan Kota Tua demi memecah kerumunan warga.

“Sabtu Minggu kita bagi dua shift. Shift pertama itu 40 orang dan shift kedua 60 orang,” kata dia.

Dengan kebijakan ini, Tamo berharap aktivitas warga yang menimbulkan kerumunan di wilayah Kota Tua bisa berkurang sehingga penyebaran COVID-19 bisa dihindari.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polsek Metro Tamansari Sita 106 Botol Miras Ilegal dari Dua Warung Sembako

Published

on

By

Jumat, 17 September 2021

TribrataNews PMJ – Aparat Polsek Metro Taman Sari menyita 106 botol minuman keras (miras) ilegal dari dua buah warung di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, pada Rabu (15/9/2021). Penyitaan ratusan botol miras ini bermula saat sejumlah anak muda yang berkerumun di kawasan Taman Sari diamankan pada Sabtu (11/9/2021) malam.

“Jadi beberapa malam lalu kita operasi gabungan dan menjaring banyak anak-anak muda berkerumun. Saat itu operasi banyak minuman yang tumpah jadi mereka (anak-anak muda) itu bawa banyak minuman, nah itu yang jadi dasar kita selidiki tempat penjualan mereka,” kata Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Iver Son Manossoh, Kamis (16/9/2021).

Salah satu warung berlokasi di perbatasan Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat dan Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Sementara satu warung lainnya berlokasi di Jalan Mangga Besar, Taman Sari.

Kapolsek mengatakan, dua warung tersebut sebenarnya menjual sembako, tetapi saat didalami ada juga miras yang diperjualbelikan di sana.

Kedua pemilik warung hingga kini belum dijatuhkan sanksi. Namun, Kapolsek mengaku tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat terkait sanksi yang nantinya akan diberikan. “Lebih lanjut kita koordinasi dengan (Suku Dinas) Pariwisata karena miras ini tidak boleh dijual di tempat yang tidak ada izin. Nggak boleh dia jual di warung atau di kios, distribusinya dia (miras) hanya boleh di kafe tertentu dan berizin,” jelas Kapolsek.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News