Connect with us

17. DITRESKRIMSUS

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Gerebek Oplosan Gas Elpiji 3 Kg ke Tabung 12 Kg di Rawalumbu Bekasi

Published

on

Kamis, 12 Mei 2022 14:25 WIB
TBNews PMJ – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggerebek sebuah tempat pengoplosan gas elpiji yang berlokasi di Perum Bojong Menteng Blok B No.221 RT.005 RW.009 Kel. Bojong Menteng Kec. Rawalumbu, Kota Bekasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan penggerebekan tersebut dilakukan pada Selasa (10/5/2022) pukul 23.00 WIB.

“Pengungkapan dugaan tindak pidana dibidang Migas dan atau Perlindungan Konsumen dan atau Metrologi Legal,” ujar Kombes Zulpan kepada wartawan, Kamis (12/5/2022).

Kombes Zulpan menyebut sebanyak empat orang diamankan dalam kasus pengoplosan gas elpiji ukuran 3 kilogram ke tabung 12 kg. Masing-masing pelaku bernama Krosbi MP Butar-butar, Holden Simbolon, Roy Afriandi dan Marsen.

“Krosbi sebagai pemilik, Holden pegawai, Roy dan Marsen merupakan sopir,” jelas Kombes Zulpan.

Kombes Zulpan mengatakan para pelaku memindahkan isi tabung gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram ke tabung gas elpiji dengan ukuran 12 kilogram yang bukan merupakan gas subsidi.

Dalam penggerebekan tersebut, kata Kombes Zulpan sejumlah barang bukti diamankan antara lain 100 tabung 3 kg kosong, 560 tabung 3 kg isi, 30 tabung 12 kg kosong, 9 tabung 12 kg isi (hasil pemindahan), dan 80 alat suntik.

“Keempat pelaku dijerat Pasal berlapis, Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja atas perubahan ketentuan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman 6 tahun penjara,” bebernya.

Kemudian, Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1) huruf b dan c Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 32 ayat (2) jo Pasal 31 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

17. DITRESKRIMSUS

Siber Polda Metro Jaya Minta Masyarakat Waspada Aplikasi Azan-Shalat Pencuri Data

Published

on

By

Rabu, 20 April 2022 13:00 WIB

TBNews PMJ – Akun resmi Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya @siberpoldametrojaya mengunggah informasi yang memuat peringatan pencurian data via aplikasi azan dan shalat.

Ada 11 aplikasi, termasuk aplikasi azan dan Al-Qur’an yang dirilis akun @siberpoldametrojaya yang ditengarai melakukan pencurian data.

“Waspada Aplikasi Shalat dan Azan Pencuri Data Pribadi Beredar di Play Store, Sudah Diunduh 10 Juta Pengguna!,” tulis akun @siberpoldametrojaya seperti dilihat Rabu (20/4/2022).

“Sobat Siber, waspada akan modus pencurian data pribadi berkedok aplikasi salat dan azan. Aplikasi tersebut telah banyak diunduh di Play Store,” lanjut unggahan akun @siberpoldametrojaya.

Dalam unggahan tersebut, akun @siberpoldametrojaya menyebutkan sebuah analisis yang melaporkan tentang serangkaian aplikasi di Google Play Store yang mengumpulkan data sensitif pengguna dan telah diunduh oleh lebih dari 45 juta pengguna.

“Data para pengguna tersebut berpotensi disalahgunakan yang signifikan akibat dari keamanan server atau database yang buruk,” lanjut unggahan @siberpoldametrojaya.

Masih berdasarkan akun @siberpoldametrojaya, aplikasi tersebut mencuri data melalui pengembangan perangkat lunak (SDK) pihak ketiga yang mencakup kemampuan untuk menangkap konten clipboard, data GPS, alamat e-mail, nomor telepon, dan bahkan alamat MAC router modern pengguna dan SSID jaringan.

Lalu apa saja aplikasi tersebut? Berikut ini 11 aplikasi yang dirilis akun @siberpoldametrojaya:
Speed Camera Radar
Al-Moazin Lite (Prayer Times)
WiFi Mouse (remote control PC)
QR & Barcode Scanner
Qibla Compass – Ramadan 2022
Simple Weather & Clock Widget
Handcent Nex SMS-Text w/MMS
Smart Kit 360
Al Quran MP3 – 50 Reciters & Translation Audio
Full Quran MP3 – 50+ Language & Translation Audio
Audiosdroid Audio Studio DAW

Continue Reading

17. DITRESKRIMSUS

Polda Metro Jaya Buka Gerai Vaksin dan “Nobar” Netflix di GBK

Published

on

By

Senin, 11 April 2022 09:10 WIB

TBNews PMJ – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya membuka gerai vaksinasi  di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat dengan tambahan fasilitas layar lebar untuk nonton bareng (nobar) saluran televisi Netflix agar para peserta vaksin yang sedang menunggu giliran tidak merasa jenuh.

“Kami buka sentra vaksinasi ‘booster’ presisi Ramadhan. Sengaja kami sediakan layar besar di sini agar warga yang menunggu bisa sambil nonton film,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah Lubis, saat dihubungi awak media di Jakarta, Senin (11/4/2022).

Kombes Auliansyah mengatakan, karena fasilitas untuk nobar itu, warga pun tertarik dan memadati sentra vaksin yang disediakan Polda Metro Jaya tersebut.

Tercatat untuk Minggu (10/4) saja, pihak Polda Metro Jaya menyediakan 1.000 dosis vaksin untuk warga.

Tidak hanya itu, Polda juga menyiapkan paket bantuan bahan pangan kepada setiap warga yang telah divaksin.

“Kita siapkan bahan pangan berupa beras lima kilogram kepada warga yang ikut vaksin,” kata dia.

Kombes Auliansyah berharap dengan upaya ini, pihaknya dapat membantu pemerintah mempercepat sebaran vaksin, terutama dosis ketiga atau penguat (booster) di DKI Jakarta.

“Jika memang berdampak baik, kami akan adakan kegiatan ini lagi, lebih intens,” kata dia.

Continue Reading

17. DITRESKRIMSUS

Penyidik Polda Metro Jaya Buru Pembeli Konten Porno Dea Onlyfans Selain Marshel Widianto

Published

on

By

Jumat, 8 April 2022 13:00 WIB

TBNews PMJ – Penyidik Polda Metro Jaya masih terus mengusut keterlibatan pihak lain yang turut menyebarkan konten porno milik Dea OnlyFans. Komika Marshel Widianto menjadi salah satu pembeli konten porno dan telah diperiksa polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pihaknya kini tengah mendalami pihak-pihak lainnya yang turut menjadi pembeli konten porno itu.
“Ini sedang didalami oleh penyidik, kan akun Google Drive-nya sudah disita oleh penyidik sehingga nanti akan ketahuan siapa saja yang pernah membeli video-video ataupun gambar-gambar yang bersifat pornografi dari Saudari Dea,” ujar Kombes Zulpan kepada wartawan, Jumat (8/4/2022).
Nantinya, pihak-pihak lain yang teridentifikasi menjadi pembeli itu bakal dipanggil untuk dimintai keterangan. Namun, lanjut Zulpan, ia belum bisa memastikan siapa saja pihak lain itu.
“Nanti akan diambil keterangan. Tapi belum bisa saya sampaikan karena penyidik itu yang tahu, nanti penyidik akan mendalami dulu,” jelasnya.

Setelah kekasih Dea, Dicky Reno Zulpratomo, dan Marshel diperiksa, hingga saat ini belum ada penambahan tersangka dalam kasus tersebut.

“Tentu nanti penyidik akan merumuskan langkah lebih lanjut dalam rangka pemberkasan Saudari Dea karena dalam kasus ini tersangkanya baru satu, yaitu Saudari Dea sendiri,” tutupnya.
Sebelumnya, kekasih Dea, Dicky, telah diperiksa oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya karena menjadi pemeran laki-laki dalam video asusila yang diperjualbelikan Dea.
Namun dia tak dapat dijerat sebagai tersangka, sebab Dicky mengaku tak tahu bahwa video itu bakal diperjualbelikan dan disebarluaskan. Dia juga tak menerima keuntungan dari hasil penjualan itu.
Selain Dicky, komika Marshel Widianto juga telah rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi karena membeli akun Google Drive milik Dea yang berisi 76 video serta foto tanpa busana.
Namun Marshel juga masih berstatus sebagai saksi, sebab dia mengaku tak ikut menyebarluaskan video itu. Marshel menyebut konten porno yang dibelinya seharga Rp 1,4 juta itu hanya untuk konsumsinya pribadi.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News