Connect with us

21. DITLANTAS

Ditlantas Polda Metro Jaya Dirikan Lima Posko PPKM Mikro di Zona Merah Covid-19

Published

on

TribrataNews PMJ — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mendirikan lima posko pemeriksaan (check point) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di zona merah guna menekan kasus penyebaran Covid-19.

“Sementara ini kita bangun lima ‘check point‘ di daerah zona merah,” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Dirlantas menyebutkan lima posko itu ada di wilayah RW 16 Kelurahan Cengkareng Timur (Jakarta Barat), RW 03 Kelurahan Cilangkap (Jakarta Timur), samping Polsubsektor Pasar Kebayoran Lama (Jakarta Selatan), RW 04 Kelurahan Semper Barat Cilincing (Jakarta Utara) dan Cempaka Putih (Jakarta Pusat).

Kombes Sambodo menuturkan petugas posko tersebut juga akan menggelar tes usap antigen dan vaksin secara mobile bagi warga sekitar.
“Ada tes usap antigen dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan COVID-19,” ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk memperpanjang kembali kebijakan PPKM Mikro pada 15-28 Juni 2021 seiring tingginya kasus aktif dalam beberapa pekan terakhir imbas libur lebaran.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan perpanjangan PPKM Mikro diputuskan melalui Kepgub Nomor 759 Tahun 2021 dan Ingub Nomor 39 Tahun 2021 karena peningkatan kasus aktif di Ibu Kota menunjukkan tren mengkhawatirkan setelah libur lebaran.

21. DITLANTAS

106 Kendaraan Diputar Balik di Pos Penyekatan Lenteng Agung Jakarta Selatan

Published

on

By

TribrataNews PMJ — Petugas gabungan Pos Penyekatan Lenteng Agung Jakarta Selatan, meminta memutar balik sebanyak 106 kendaraan kembali ke arah Depok dan tidak melanjutkan perjalanan menuju Jakarta karena tidak memenuhi syarat perjalanan sesuai kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Perwira Unit Tindak Kepolisian Resort Metro Jakarta Selatan Inspektur Polisi Dua (Ipda) TB Listyono mengatakan petugas melakukan tindakan tersebut karena pengendara tidak membawa surat tanda registrasi pekerja (STRP) atau surat perjalanan dinas dari kantor.

“Dari pagi kita temukan beberapa kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan seperti STRP dan surat keterangan perjalanan dinas. Sehingga kita putar balik ke arah Depok,” kata Ipda Listyono di Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Sejak pagi hingga sore hari, lanjut dia, dari 106 kendaraan yang diputar balik ke arah Depok, 45 diantaranya adalah kendaraan roda empat dan 61 kendaraan roda dua. “Ya mereka ini banyak yang mengatakan lupa tidak membawa syaratnya, jadi kami himbau agar pada hari berikutnya tidak melakukan hal serupa,” ujar dia.

Dia menuturkan ada 74 petugas gabungan yang bertugas di pos penyekatan tersebut yang berasal dari Dinas Perhubungan (Dishub), Pemadam Kebakaran (Damkar), dan gabungan TNI-POLRI. Dan dalam beberapa hari ke depan tidak akan ada penambahan personel karena kondisi di lokasi tidak separah seperti awal PPKM Darurat.

Pihaknya pun akan menindak tegas semua pengendara yang tidak mengindahkan aturan perjalanan di masa PPKM Level 4 yang akan berlangsung hingga 25 Juli mendatang.

“Petugas akan melakukan penyekatan scara ketat dengan tetap menggunakan dua syarat sebelumnya, yakni surat tanda registrasi pekerja atau surat dinas dari perusahaan, yang tidak membawanya kita putar balikkan,” ujar Ipda Listyono.

Sementara itu salah satu pengendara sepeda motor, Muchlis, mengaku kebijakan ini cukup efektif dilakukan, terutama para petugas gabungan melaksanakan tugasnya dengan baik tanpa menyulitkan para pengendara yang akan menuju kota.

“Sejauh pengamatan saya ya, petugas tidak menyulitkan pengendara, ya kalau tidak bawa surat konsekuensinya jelas harus balik lagi. Kalau bawa suratnya kan aman,” ucap Muchlis.

Continue Reading

21. DITLANTAS

Ratusan Nelayan Cilincing Terima Vaksin dan Sembako dari Polda Metro Jaya

Published

on

By

TribrataNews PMJ — Ratusan nelayan Cilincing, Jakarta Utara, menerima vaksin dan paket sembilan bahan pokok (sembako) dari tim vaksinasi keliling (mobile vaccine) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kamis (22/7/2021).

Koordinator Vaccine Mobile Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Kharisma Arbita Bangsa mengatakan, untuk kegiatan itu sudah disiapkan 300 dosis vaksin dan 300 paket sembako untuk dibagi-bagikan kepada warga Kampung Nelayan, Cilincing.

“Ada 300 dosis vaksin, kemudian juga dapat bantuan dari ibu Bhayangkari berupa 300 paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat yang melakukan vaksinasi,” ujar AKP Kharisma.

Ia menambahkan sasaran kegiatan tersebut adalah masyarakat yang bermukim di wilayah dengan cakupan vaksinasi yang masih rendah, berdasarkan data Polda Metro Jaya.

Tujuannya agar seluruh kelompok masyarakat di Jakarta bisa mendapat vaksin COVID-19 dan mencapai kekebalan kelompok (herd immunity).

“Kami setiap hari melakukan kegiatan vaksinasi ini. Kamis ini ada empat lokasi, yakni di Depok, Jakarta Timur dua lokasi, Lembaga Pemasyarakatan Cipinang dan terakhir di Cilincing,” kata AKP Kharisma.

Besok (Jumat, 23 Juli 2021), kata dia, masih ada rangkaian vaksinasi lainnya di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat, lalu ke Ciputat, Tangerang Selatan.

Kegiatan vaksinasi COVID-19 tersebut sengaja dilaksanakan dengan lokasi yang berbeda-beda setiap harinya, untuk mempercepat akselerasi vaksinasi bagi masyarakat.

“Iya benar (mempercepat akselerasi vaksinasi COVID-19). Jadi masyarakat tidak perlu jauh-jauh antre. Kami datang ke RW, perumahan, perkantoran, yang rendah vaksinasinya,” kata AKP Kharisma.

Seluruh rangkaian kegiatan vaksinasi COVID-19 tersebut juga boleh diikuti oleh anak berusia 12-17 tahun, dengan syarat harus didampingi orang tua ketika akan dilakukan pemeriksaan kesehatan (skrining) oleh dokter.

“Nanti orang tua harus menjawab pertanyaan dokter, apakah anak tersebut punya penyakit bawaan dan sebagainya,” tambahnya.

Continue Reading

21. DITLANTAS

Dirlantas Polda Metro Jaya: Pola Penyekatan PPKM Level 4 Sama Seperti PPKM Darurat

Published

on

By

TribrataNews PMJ – Polda Metro Jaya memastikan aturan wajib pajak warga di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 sama seperti PPKM Darurat. Penyekatan masih berlaku di 100 titik ruas jalan di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan, Bekasi atau Jadetabek.Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, tak ada perubahan aturan terkait pola penyekatan. Sebab substansi PPKM Darurat dan Level 4 masih sama.

“Tidak ada perubahan, karena substansinya sama,” kata Kombes Sambodo kepada wartawan, Kamis (22/7/2021).

Menurut Kombes Sambodo, kemungkinan kemungkinan akan melonggarkan pola penyekatan pada 26 Juli 2021. Namun hal itu juga keputusan pada keputusan apakah akan memperpanjang PPKM Level 4 atau tidak.

“Nanti pelonggaran setelah tanggal 25 Juli, itupun kita masih menunggu keputusan pemerintah selanjutnya,” katanya.

Sebagaimana, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memutuskan memperpanjang masa PPKM Darurat dari tanggal 21-25 Juli. Namun, Presiden mengubah istilahnya menjadi PPKM Level 4.

Menteri Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar mengklaim, Jokowi mengubah istilah PPKM Darurat menjadi PPKM Level 4 untuk Koordinator makna.

“Presiden memerintahkan agar lagi tidak menggunakan nama PPKM Darurat atau mikro, namun yang, PPKM Level 4. Itu berlaku hingga tanggal 25 Juli 2021,” kata Luhut dalam konferensi sederhana yang kanal YouTube Kemenko Marves, Rabu (21/7/2021) .

Aturan PPKM Level 4 tersebut sudah tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021.

Luhut menjelaskan, level 4 merupakan tingkat tertinggi dari kondisi penularan Covid-19 khususnya varian Delta.

Ia menyebut ada sejumlah indikator yang digunakan untuk menentukan level 1 hingga 4.

“Adalah dengan menggunakan indikator kecepatan transmisi responsif kesehatan serta kondisi sosiologis masyarakat, jadi masyarakat sosiologis menjadi sangat penting,” katanya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News