Connect with us

Kriminalitas

Lagi! Polda Metro Jaya Ungkap Klinik Aborsi Ilegal, Janin Hendak di Aborsi Terselamatkan

Published

on

Tribratanews PMJ – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap sindikat aborsi ilegal di Jakarta. Basis praktek aborsi tersebut diketahui di sebuah apartemen di Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur.
Dalam penangkapannya, polisi mengamankan empat orang tersangka dengan barang bukti alat-alat yang digunakan untuk melakukan tindakan aborsi.
“Totalnya empat orang, namun satu orang yang berinisial MAS sedang ditangguhkan sementara,” ungkap Kombes Yusri Yunus, Kamis (25/2/2021).
“Kronologis lengkapnya itu, MAS ini merupakan ibu yang sedang dilakukan tindakan aborsi. Saat kita datang dia sudah diberikan obat perangsang dan sedang mengalami kontraksi, usia kandungannya saat itu sudah 7 bulan. Kemudian tersangka kami bawa ke Polda, karena ada pendarahan kita rujuk ke rumah sakit terdekat dan saat ini sudah melahirkan seorang anak laki-laki,” sambungnya.
Diketahui lebih lanjut, tersangka berinisial MAS tersebut bersama dengan anaknya saat ini sedang diamankan di sebuah yayasan bernama Shelter Gembala Baik di kawasan Jakarta Timur. Sementara tiga orang tersangka lainnya sudah diamankan dan sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut di kepolisian.

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Polisi Lepaskan Tembakan Saat Tangkap Perampok Indogadai di Jagakarsa

Published

on

By

Selasa, 14 Desember 2021 18:46 WIB

TribrataNews PMJ – Anggota Polsek Jagakarsa Polres Metro Jakarta Selatan melepaskan tembakan peringatan saat menangkap seorang pria terduga pelaku perampokan, berinisial D (22) karena melakukan perlawanan, di salah satu pegadaian Jakagarsa, Senin (13/12/2021) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Mapolrestro Jakarta Selatan, Selasa (14/12/2021), mengatakan tindakan itu dilakukan oleh dua anggota Polsek Jagakarsa yang saat itu berpatroli dan melintas di lokasi kejadian.

“Kebetulan berpatroli melihat ada keramaian di Indogadai tersebut dan melihat tersangka mengancam orang-orang sekitarnya untuk mundur, atau kalau tidak ditembak dengan senjata airsoft gun,” kata Kombes Endra.

Sehingga anggota yang sedang patroli tersebut, kata Kombes Zulpan, memberikan tembakan peringatan.

Namun demikian, tembakan peringatan tersebut tidak diindahkan oleh tersangka, sehingga anggota memutuskan untuk melumpuhkan tersangka.

“Namun tersangka melakukan perlawanan sehingga terpaksa dilumpuhkan. Ada satu luka tembakan di kaki tersangka yang dilakukan oleh kepolisian, tentunya tegas dan terukur,” kata dia.

Kombes Endra menjelaskan kasus perampokan disertai dengan penyanderaan ini terjadi di Jalan Mohamamd Kahfi II, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Senin (13/12/2021) sekira pukul 20.05 WIB.

Peristiwa ini bermula saat tersangka berpura-pura ingin menggadaikan dua barang elektroniknya yakni, sebuah Laptop merek Acer dan HP Oppo kepada karyawan Indogadai.

Kemudian, salah satu karyawan Indogadai, SR, melayani permintaan dari pelaku. Sementara dua korban lain pada saat itu yakni, UKH dan DNA, bersiap untuk menutup menutup toko.

Lantas, berselang beberapa waktu, pelaku kemudian menodong korban dengan menggunakan senjata airfsoft gun oleh tersangka sehingga membuat takut karyawan tersebut dan memerintahkan karyawan, yakni, UKH untuk membuka brangkas yang ada di situ.

“Kemudian UKH karena ketakutan, karena diancam, apabila tidak mengikuti perintahnya nanti akan ditembak. Sehingga membuka brangkas yang ada di Indogadai tersebut, uang sejumlah Rp33 juta ini diambil oleh pelaku atau tersangka. Kemudian dimasukkan ke dalam tas hitam,” katanya.

Tak berhenti di situ, tersangka juga merusak serta mengambil server CCTV dan memasukannya ke dalam tas hitam miliknya.

Kemudian setelah kejadian tersebut, tersangka tersebut berniat meninggalkan Indogadai. Namun, usaha tersangka dihalau oleh warga di lokasi.

“Tersangka ini kita jerat dengan tindak pidana di sini ialah pasal 365 KUHP ayat 2 dengan pidana paling lama 12 tahun penjara,” kata Kombes Endra.

 

Continue Reading

4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Gunakan Ganja, Artis Rizky Nazar Digelandang ke Polres Metro Jakarta Selatan

Published

on

By

Selasa, 14 Desember 2021 17:15 WIB

TribrataNews PMJ – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menangkap artis muda Rizky Nazar karena tertangkap basah sedang mengonsumsi narkoba jenis ganja. Seberat satu gram ganja menjadi barang bukti dalam penangkapan di rumahnya Jalan Munggang, Balekambang, Kramat Jati, Jakrta Timur, Senin (13/12/2021) malam.

“Barang bukti ganja seberat satu gram,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta Selatan, Selasa (14/12/2021).

Kombes Zulpan mengatakan Rizky ditangkap pada Senin (13/12/2021) malam sekira pukul 20.30 WIB di rumahnya, Jalan Munggang, Balekambang, Kramat Jati, Jakrta Timur.

Petugas juga telah melakukan tes urine terhadap Rizky dan hasilnya menunjukkan yang bersangkutan positif menggunakan ganja.

“Positif,” kata Kombes Zulpan singkat.

Lebih lanjut Kombes Zulpan juga mengatakan Rizky tertangkap basah sedang menggunakan ganja saat dilakukan penangkapan oleh penyidik.

“Yang bersangkutan saat ditangkap sedang menggunakan ganja,” tambahnya.

Penangkapan terhadap Rizky Nazar adalah kasus ketiga dalam kurun waktu sepekan yang melibatkan publik figur dalam perkara penyalahgunaan narkotika.

Sebelumnya Polda Metro Jaya menangkap artis Jeff Smith atas penyalahgunaan narkotika jenis LSD (Lysergic Acid Diethylamide).

Selanjutnya artis sinetron Bobby Joseph ditangkap Polres Metro Tangerang Selatan atas penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

 

Continue Reading

9. POLRES KOTA DEPOK

Sudah 15 Kali Beraksi, Penjambret Diringkus Polres Metro Depok

Published

on

By

Jumat, 10 Desember 2021 13:07 WIB

TribrataNews PMJ – Tim Opsnal Resmob Polres Metro Depok meringkus spesialis jambret yang mengincar wanita di Desa Bojong Nangka Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Setiap beraksi, tersangka Acung (18 tahun) kerap mengincar wanita untuk jadi korbannya.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes mengatakan, pelaku merupakan pemain pelaku kejahatan spesialis jambret tas. Dia sudah 15 kali menjambret setelah lulus sekolah dan pelaku adalah penangguran.

”Untuk TKP Depok pelaku beraksi wilayah Sukmanaya dan di Gang Kramat Kecamatan Tapos. Sasaran korban ada ibu-ibu yang sedang jalan sendiri ada kesempatan langsung menjambret tas atau dompet miliknya setelah itu kabur,” katanya, Jumat (10/12/2021).

Pelaku adalah pemain tunggal. Terakhir aksinya terpergok di belakang Perumahan RRI Sukmajaya Kota Depok, dan berlanjut di Jalan Kramat 2 RT. 002 RW 007, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

”Dalam waktu runtut waktu satu jam pelaku beraksi bersamaan mulai dari TKP pertama sekitar pukul 09.00 WIB, sejam kemudian pukul 10.00 WIB kembali lagi beraksi di Tapos dan tas kedua korban rata-rata ibu-ibu berhasil dirampas,” ungkapnya.Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sepeda motor Honda Beat B 3106 EMC, Jaket Sweeter hitam, dan bukti surat gadai HP milik korban. Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV di sekitar lokasi.

”Uang dari hasil jambret digunakan buat kebutuhan hidup sehari-hari. Masa pandemi gini sulit cari kerjaan apa lagi hanya tamatan SMA, jadinya saya nekat melakukan aksi ini,” katanya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News