Connect with us

6. POLRES METRO TANGERANG KOTA

Dihari Ke-3 PPKM Darurat, 415 Kendaraan Diputar Balik di Pos Penyekatan Daan Mogot-Tangerang

Published

on

TribrataNews PMJ — Sebanyak 415 kendaraan yang akan melintasi pos penyekatan Jalan Daan Mogot, perbatasan Kota Tangerang dengan Jakarta, diminta untuk memutar balik, Senin (5/7/2021).
Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Jamal Alam mengatakan pengendara tersebut tidak dalam kategori esensial sebagaimana diatur dalam PPKM Darurat.
“Ini sudah hampir 415 yang sudah diputar balikan yang masuk ke dalam kategori non esensial,” kata AKBP Jamal, Senin (5/7/2021).
Ia menambahkan, mobilitas warga di hari Senin pertama pada PPKM Darurat tidak jauh berbeda dengan hari-hari sebelum PPKM darurat.
“Kalau kita lihat di lapangan, terutama di volume kendaraannya, lalu lintasnya atau pergerakannya masih cukup tinggi, hampir sama dengan rata-rata sebelum PPKM Darurat ini berarti sebagian masyarakat kita masih belum patuh,” ujarnya.
Karena banyaknya jumlah kendaraan, petugas sempat kesulitan untuk menyeleksi warga yang sesuai dengan aturan untuk melintas di pos penyekatan tersebut.

6. POLRES METRO TANGERANG KOTA

Penembakan Ketua Majelis Taklim, Tim Labfor Analisa CCTV dan Proyektil

Published

on

By

Senin, 20 September 2021

TribrataNews PMJ — Kasus penembakan yang menewaskan ketua majelis taklim di Tangerang pada Sabtu (18/9/2021) malam masih terus diselidiki polisi. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan pihaknya telah melakukan analisa dan pengumpulan bukti serta pemeriksaan terhadap para saksi terkait peristiwa tersebut.

“Polres Tangerang Kota diback up Dit Reskrimum Polda Metro Jaya kemarin sore sudah melakukan analisa evaluasi juga mengumpulkan barang bukti dan memeriksa beberapa saksi termasuk keluarga, tetangga dan terakhir bersama-sama ada sekitar 5 saksi. Kemungkinan bisa bertambah lagi,” kata Kombes Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (20/9/2021).

Kombes Yusri menjelaskan, tim Labfor juga tengah menganalisis proyektil yang sempat menyasar ke rumah korban dalam aksi penembakan tersebut.

“Tim melakukan analisa CCTV karena kejadiannya sudah mulai gelap, termasuk proyektil karena dalam penembakan tersebut menembus dan menyasar ke pintu rumah korban,” lanjutnya.

“Itu sedang dianalisis oleh tim Labfor untuk mengetahui jenis senjata apa yang digunakan pelaku,” tukas Kombes Yusri.

Sebelumnya, telah terjadi peristiwa penembakan seseorang bernama Marwan alias Alex di Jalan Gempol, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Sabtu (18/9/2021) malam, sekira pukul 18.30 WIB.

Korban yang merupakan ketua majelis taklim dan ahli pengobatan alternatif itu meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Continue Reading

6. POLRES METRO TANGERANG KOTA

Keluarga Korban Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Diminta Datangi Posko Antemortem di Lapas

Published

on

By

Rabu, 8 September 2021

TribrataNews PMJ – Pihak Polda Metro Jaya meminta agar keluarga dari 41 korban tewas kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, Banten, mendatangi Posko Antemortem, guna pengambilan sampel DNA dan proses identifikasi. Posko Antemortem berada di Lapas Tangerang

Kepala Subdirektorat Dokpol Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Asep Winardi saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, menyatakan keluarga juga diminta untuk membawa dokumen yang menunjukkan ada hubungan dengan korban tewas.

Kompol Asep menyatakan 41 korban meninggal dunia tersebut akan menjalani proses identifikasi di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sebanyak 41 narapidana tewas dalam kebakaran yang terjadi di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. Kebakaran diperkirakan berlangsung sekitar dua jam.

Selain itu ada delapan warga binaan yang menderita luka berat yang saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang dan RS Sitanala untuk mendapatkan perawatan medis.

Sedangkan 72 penghuni lapas yang menderita luka ringan telah mendapatkan pertolongan medis di Poliklinik Lapas Tangerang.

Lapas Kelas 1 Tangerang saat ini menampung sebanyak 2.072 warga binaan sedangkan Blok C2 yang mengalami kebakaran diketahui menampung 122 orang.

Polda Metro Jaya menduga penyebab kebakaran pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, pada Rabu dini hari yang menewaskan 41 warga binaan di lokasi itu akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting

“Berdasarkan pengamatan awal patut diduga karena terjadi hubungan pendek arus listrik, nanti akan didalami lagi,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten.

Meski demikian kepastian penyebab kebakaran tersebut akan disampaikan usai Mabes Polri dan Polda Metro Jaya selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang.

Kapolda juga mengatakan saat ini tim forensik kepolisian telah menggelar penyelidikan secara maraton di Lapas Tangerang.

“Tim dari Puslabfor Mabes Polri dari Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Satreskrim Polres Tangerang bekerja maraton untuk mengetahui penyebab kebakaran,” ujarnya.

Continue Reading

6. POLRES METRO TANGERANG KOTA

Polres Metro Tangerang Kota Dirikan Posko Crisis Center Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Petugas Posko Siaga Selama 24 Jam

Published

on

By

Rabu, 8 September 2021

TribrataNews PMJ – Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima menyatakan, Polres mendirikan Posko Crisis Center Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, yang bersiaga melayani selama 24 jam.

Hal ini untuk mengantisipasi kedatangan keluarga warga binaan yang ingin mencari informasi keberadaan keluarga yang tengah menjalani hukuman di lapas tersebut.

“Jadi kita akan mendirikan Posko Crisis Center terkait kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang ini. Nanti poskonya sifatnya akan memberikan pelayanan, pengamanan yang baik kepada lapas yang sedang terjadi musibah,” ujar Kombes Deonijiu.

Kombes Deonijiu menyatakan, hingga kini sudah ada empat keluarga yang mendatangi posko tersebut guna nencari informasi keberadaan kerabatanya.

“Sejauh ini sudah ada keluarga yang datang, sudah ada pelayanan. Sudah ada 4 orang dan yang pasti poskonya sendiri akan beroperasi selama 24 jam,” tambahnya.

Terkait korban meninggal, Kapolres menyatakan, semua korban meninggal dan luka berat sudah semuanya dievakuasi ke dua rumah sakit yakni RS Sitanala dan RSU Kabupaten Tangerang.

“Yang meninggal 14 orang sudah kita evakuasi ke RS Sitanala dan 27 orang lainnya dievakuasi ke RSU Kabupaten Tangerang, untuk kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Sedangkan yang luka-luka berat sudah juga dibawa ke RSU Kabupaten di mana rata-rata korban lukanya adalah luka bakar di atas 50 persen,” tandasnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News