Connect with us

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Dalam Sepekan, Polsek Metro Kembangan Berhasil Ungkap Tiga Kasus Pencabulan Anak

Published

on

Selasa, 26 Oktober 2021 07:00 WIB

TribrataNews PMJ –  Dalam kurun waktu seminggu Polsek Metro Kembangan berhasil mengungkap tiga kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Polisi berhasil mengungkap kasus pencabulan di lima lokasi berbeda yang berada di wilayah Kembangan Jakarta Barat.

Kapolsek Metro Kembangan Kompol H Khoiri didampingi dari pihak P2TP2A, menjelaskan pihaknya berhasil mengamankan pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur.

“Dalam seminggu kami berhasil mengungkap tiga kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur,” terang Kompol H Khoiri, Senin (25/10/2021).

Khoiri melanjutkan, di bawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Ferdo Alfianto berhasil mengungkap tiga kasus pencabulan dalam kurun waktu sepekan.

Yang pertama, pada Rabu (6/10/2021), peristiwa penacabulan terjadi di sebuah Taman Pesanggrahan Raya Rt 011/003 Meruya Utara Kembangan Jakarta Barat.

Berdasarkan, keterangan orang tua korban sekira pukul 20.00 WIB pelapor mendapat info dari ibu kontrakan bernama Jaronah. Ia mengatakan kalau anaknya yang merupakan korban berinisial TN (6) disuruh memegang kelamin pelaku dan kelamin korban dimasukin jari pelaku.

Mendengar anaknya mendapat perbuatan seperti itu, kemudian orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Kembangan.

“Tidak memakan waktu lama pihaknya berhasil mengamankan pelaku berinisial TT alias Cawan” ujar Kompol Khoiri.

Sementara, untuk kasus kedua di Kampung Salo Rt 03/04 Kel Kembangan Utara Kembangan Jakarta Barat, dengan korban KAZ (6). Polisi berhasil mengamankan pelaku berinisial SI (71) yang merupakan tetangga dari korban.

Kejadiannya, korban dipanggil oleh pelaku untuk masuk ke dalam rumah pelaku.

“Setelah di dalam rumah, korban disuruh duduk di samping pelaku, dan teman korban nonton TV. Sewaktu korban sedang duduk di samping pelaku, kemudian pelaku memasukkan tangan kiri ke alat vital korban,” jelas Kompol Khoiri.

Karena sakit, korban langsung pulang dan malam harinya. Korban pun mengadu kepada orangtua bahwa alat vital korban terasa sakit dan perih. Dengan adanya kejadian tersebut pihak keluarga melaporkan ke Polsek Kembangan dan pelaku berhasil segera diamankan

Lanjut Kompol Khoiri, dalam kasus yang ketiga pada Minggu (17/10/2021), anggotanya berhasil mengamankan pelaku berinisial NH alias Jabrik yang telah melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial TN (6).

Pelaku terbukti melakukan aksi pencabulan terhadap korban dengan menyetubuhinya beberapa kali di tiga lokasi berbeda.

Korban berinisial TN (13) pertama kalinya disetubuhi oleh pelaku di Jl H. Lebar  RT 002 RW 001, Meruya Selatan Kecamatan Kembangan, Kota Jakarta Barat (semak-semak dekat pinggir tol) kemudian (di dalam bengkel mobil) di Jl. Pemancingan RT 008 RW 005 Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan Jakarta Barat. Dan di TKP ketiga di gubuk Jl pemancingan 1 Rt 007/005 Srengseng Kembangan Jakarta Barat.

Selain polisi mengamankan pelaku, pihaknya juga turut mengamankan beberapa barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian pencabulan tersebut terjadi.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 Tentang pencabulan terhadap anak dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara.

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Gerebek Kampung Boncos, 18 Orang Diamankan Positif Pakai Sabu

Published

on

By

Senin, 29 November 2021 14:32 WIB

TribrataNews PMJ – Sedikitnya 18 orang digelandang polisi karena terbukti hasil urine positif menggunakan narkoba jenis sabu serta ditemukan berbagai peralatan untuk menggunakan narkoba Jenis sabu.

Penggerebegkan itu dilakukan Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Metro Jakarta Barat di Kampung Boncos di Kota Bambu Selatan Palmerah Jakarta Barat, pada Sabtu (27/11/2021).

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Danang Setiyo menjelaskan anggota Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali melakukan kegiatan penetrasi di daerah zona yang rawan terjadinya peredaran gelap narkoba.

“Kegiatan kali ini di Kampung Boncos berhasil diamankan 18 orang yang terbukti mengkonsumsi narkoba, ” ujar Kompol Danang saat dikonfirmasi.

Kompol Danang menjelaskan dari penggerebekan tersebut sedikitnya mengamankan sebanyak 18 0rang yang terdiri dari 13 orang laki laki dan 5 orang perempuan.
“Mereka terbukti menggunakan narkoba jenis sabu, dari hasil pengecekan sample urine, positif urine mengandung zat amphetamine ” kata Kompol Danang.

Selain mengamankan pelaku penyalahgunaan narkoba, pihaknya turut serta mengamankan beberapa peralatan untuk menggunakan narkoba jenis sabu seperti alat hisap sabu (bong), plastik klip, sedotan, dan korek gas.

Mereka yang terbukti positif menggunakan narkotika jenis sabu kami akan lakukan pembinaan dan program rehabilitasi. “Kami akan mengirimkan ke panti rehabilitasi untuk dilakukan pembinaan,” jelas Kompol Danang.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta AKP Arif Purnama Oktora mengatakan pihaknya akan terus secara berkelanjutan untuk melakukan operasi di daerah zona yang rawan terjadinya peredaran gelap narkoba.

Polisi kan berusaha semaksimal mungkin untuk merubah stigma Kampung Boncos yang terkenal Kampung Surganya para pencandu narkoba menjadi kampung yang bersih dari narkoba. “Kami akan terus lakukan operasi hingga daerah tersebut bersih dari peredaran gelap narkoba,” pungkas Kompol Danang

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polsek Kembangan Selamatkan Pria yang Hendak Bunuh Diri karena Utang Pinjol

Published

on

By

Senin, 22 November 2021 12:36 WIB

TribrataNews PMJ – Praktik pinjaman online atau yang lebih dikenal dengan nama pinjol hampir saja membuat nyawa orang melayang lagi. Pria berusia 25 tahun bernama Hendrik nekat mau menghabisi nyawanya sendiri lantaran terlilit utang pinjol mencapai ratusan juta rupiah.

Dia coba menghabisi nyawanya sendiri pada Minggu, 21 November 2021, kemarin di kawasan kembangan Jakarta Barat. Hendrik mencoba terjun bebas dari lantai empat Ruko Resfles Belmon.

Awalnya, Hendrik meminta temannya memegangi telepon genggam. Kemudian, tiba-tiba saja temannya telah mendapati Hendrik di luar jendela lantai empat.

“Ketika hendak turun, temannya melihat tiba-tiba pelaku sudah di samping jendela hendak melompat keluar jendela,” kata Kapolsek Kembangan, Kompol H Khori, kepada wartawan, Senin, 22 November 2021.

Melihat aksi ini, teman korban yang panik lantas minta pertolongan pada pihak lain agar membantu membujuk korban tidak nekat bunuh diri. Kemudian, laporan diteruskan ke polisi.

Kompol Khori dan tim lantas ke lokasi kejadian. Dengan berbagai cara membujuk, akhirnya Kompol Khori berhasil membuat Hendrik mengurungkan niatnya.

Polisi dibantu Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan dalam mengevakuasinya. Usut punya usut, Hendrik mengaku depresi terlilit utang pinjol sebanyak Rp90 juta.

Usaha mendapatkan uang secara kilat lewat judi online guna melunasi utang pun selalu gagal. Alhasil, dia nekat mau bunuh diri.

“Namun korban tidak pernah menang slot (judi) hingga korban mendapat teror dari pihak pinjol karena tidak membayar pinjaman,” katanya lagi.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Periksa Tujuh Saksi Terkait Bangunan SMAN 96 Yang Roboh

Published

on

By

Kamis, 18 November 2021 12:28 WIB

TribrataNews PMJ – Penyidik Polres Metro Jakarta Barat memeriksa tujuh saksi terkait peristiwa bangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 96 Cengkareng yang roboh saat proses perbaikan besar.

Petugas Unit Kriminal Khusus Satuan Reserse Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat menelusuri unsur dugaan tindak pidana yang terjadi terkait gedung sekolah roboh tersebut.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan saksi terkait kecelakaan kerja bangunan robohnya. Hari ini Puslabfor turun mau cek bangunan,” kata Kepala Unit Krimsus Satreskrimum Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fahmi Fiandri saat dikonfirmasi, Kamis (18/11/2021).

AKP Fahmi mengungkapkan penyidik memeriksa tujuh saksi yang terdiri dari petugas lapangan, seperti mandor dan pekerja bangunan. Namun, beberapa saksi yang menjadi korban belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan.

AKP Fahmi menuturkan penyidik masih fokus terhadap penyelidikan kecelakaan kerja dan belum mengarah kepada dugaan tindak korupsi pengadaan pembangunan gedung sekolah tersebut.

Sebelumnya, gedung SMAN 96 Cengkareng, Jakarta Barat, ambruk saat proses renovasi besar pada Rabu (17/11/2021) kemarin.

“Jadi itu lagi proses pembangunan baru, rehab total,” kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat I Aroman.

Aroman mengaku belum mengetahui pasti kronologi dan penyebab utama robohnya gedung SMA tersebut.

Namun demikian, Aroman memastikan robohnya gedung tersebut mengakibatkan empat korban yang terdiri dari para pekerja bangunan.

Beberapa dari korban luka tersebut ada yang menderita patah kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Jadi puingnya menimpa para pekerja. Warga sekitar enggak kena karena jauh, enggak ada warga luka,” tutur Aroman.

Aroman belum dapat memastikan proses rehabilitasi SMAN 96 itu akan dilanjutkan atau dihentikan sementara karena proyek renovasi sekolah tersebut merupakan program Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News