Connect with us

18. DITRESNARKOBA

Berantas Narkoba di Kampung Bahari, 60 Personel Akan Patroli Tiap Hari

Published

on

Sabtu, 12 Maret 2022 13:14 WIB

TribrataNews PMJ – Polda Metro Jaya akan melakukan patroli setiap hari di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hal tersebut untuk mencegah peredaran narkoba yang begitu sering di kampung tersebut.

“Kita nggak mau jadi pemadam kebakaran, jadi kita musnahkan semua, operasi semua, dan kita bangun posko dan itu rutin kita setiap hari operasi,” ucap Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa saat ditemui di gerai vaksin Jakarta Timur, Sabtu (12/3/2022).

Kombes Mukti mengaku bandar besar narkoba di Kampung Bahari sudah tertangkap. Untuk mengantisipasi adanya kembali bandar baru dan peredaran narkoba, 60 personel diturunkan untuk menjaga pos polisi di Kampung Bahari.

“Bandar sudah dapat kemarin kan. Insyaallah nggak ada bandar lagi ya, mulai kemarin sudah ada 60 personel gabungan Brimob, Sabhara, Resnarkoba, Binmas, gabungan di situ semua,” tuturnya.

Selain mengurangi peredaran narkoba, menurutnya, adanya pos polisi di Kampung Bahari dapat mengurangi aksi tawuran. Ia berharap Kampung Bahari bisa bersih dari narkoba.

“Iya, insyaallah, dengan adanya pospol di sana, dengan adanya kekuatan 60 personel, tawuran dan narkoba bisa kita atasi,” ucapnya

“Kita betul-betul mencegah membuat Kampung Bahari bersih narkoba seperti Kampung Ambon. Sekarang namanya Kampung Permata, sudah bersih dari narkoba, oke,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan melaksanakan operasi besar-besaran melibatkan 700 personel di Kampung Bahari, Jakut, Rabu (9/3/2022) lalu. Dalam operasi ini polisi menangkap 26 orang.

“Kita mengamankan 26 orang, tentunya mereka ini sebagai pelaku yang nantinya juga akan ditetapkan sebagai tersangka, terdiri dari 18 laki-laki dan 8 perempuan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam jumpa pers di lokasi, Rabu (9/3/2022).

Selain itu, polisi mengamankan barang bukti, antara lain 1.500 butir ekstasi, 350 gram sabu, 80 senjata tajam, 125 petasan, 22 unit motor, hingga uang tunai Rp 35 juta, dan lain-lain.

18. DITRESNARKOBA

Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan Sabu Cair dari Iran

Published

on

By

Kamis, 1 Desember 2022 09:40 WIB

TBNews PMJ – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu dalam bentuk cair dari Iran menuju Indonesia.

“Kami melakukan penangkapan kasus narkoba, dengan modus ‘liquid’ (cair) yang berbahan methamphetamine,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu.

Kombes Mukti mengatakan pengungkapan tersebut dilakukan pada 27 November 2022, namun tidak menjelaskan berapa orang yang ditangkap dalam pengungkapan kasus tersebut.

Kombes Mukti mengatakan dalam pengungkapan tersebut tim menyita barang bukti berupa sabu cair yang berjumlah sekitar satu kilogram barang haram tersebut diduga didatangkan ke Indonesia via Eropa.

“Ada informasi bahwa ini dikirim dari Iran melalui Eropa baru ke Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Kombes Mukti menjelaskan sabu cair tersebut adalah bahan baku untuk pembuatan pil ekstasi dan metaphetamine yang juga dikenal sebagai sabu-sabu.

“Ini digunakan untuk membuat narkoba jenis MDMA (Methyl​enedioxy​methamphetamine/ekstasi) atau sabu dengan menggunakan ‘liquid’ tersebut,” ujarnya.

Continue Reading

18. DITRESNARKOBA

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 112 Kg Ganja untuk Pesta Tahun Baru

Published

on

By

Kamis, 3 November 2022 08:05 WIB

TBNews PMJ – Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap peredaran narkoba jenis ganja seberat 112 kilogram yang merupakan milik jaringan lintas Sumatra-Jawa. Selain mengamankan barang bukti ganja, polisi juga menciduk tiga kurir yang akan mengantarkan ganja tersebut ke Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat perihal pengiriman narkoba dari Sumatra ke Jakarta. Berangkat dari informasi tersebut, tim dari Subdit 1 Ditnarkoba Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan di daerah Mandailing Natal, Sumatra Utara, yang diduga tempat awal pengiriman ganja tersebut.

Lalu, pada Sabtu (22/10/2022), polisi menangkap tiga tersangka berinisial RS, (19 tahun), RD, (18 tahun), dan RP, yang masih di bawah umur. Mereka ditangkap di daerah Mandailing Natal, Sumatra Utara saat mengendarai mobil.

“Saat dilakuan penggeledahan di dalam mobil Toyota Avanza Veloz warna putih ditemukan berupa ganja kering siap edar yang jumlah total kurang lebih 112 kg,” kata Kombes Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2022).

Berdasarkan keterangan tersangka, barang haram tersebut akan diedarkan di Jakarta pada malam pergantian tahun. Tersangka juga mengaku sebagai kurir dan disuruh oleh pria berinisial UN untuk mengantarkan paket ganja tersebut melalui jalan darat dengan iming-iming sejumlah uang. Adapun UN kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Ini tersangka mendapat upah Rp3 juta dan juga 1 kilogram ganja jika berhasil mengambil dan mengantarkan ganja ke tempat tujuan sesuai dengan perintah daripada UN,” kata Kombes Zulpan.

Ketiga tersangka kini ditahan di Polda Metro Jaya. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 111 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati, penjara seumur hidup dan atau penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun.

Continue Reading

18. DITRESNARKOBA

Cegah Narkoba di Kampus, Polda Metro Jaya akan Lakukan Tes Urine Rutin

Published

on

By

Kamis, 20 Oktober 2022 08:55 WIB

TBNews PMJ – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya berupaya mencegah dan memutus rantai peredaran narkotika, khususnya kalangan mahasiswa di kampus dengan menggelar tes urine secara rutin.

“Kami akan membangun komunikasi dengan beberapa universitas untuk rutin melakukan tes urine,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa di Jakarta, Rabu.

Kombes Mukti mengatakan program tersebut diharapkan bisa menjadikan kampus sebagai barikade untuk menekan peredaran narkoba dan penjaga moral masyarakat khususnya mahasiswa.

Tujuan utamanya tentu adalah menekan angka pengguna narkotika di Indonesia dan khususnya Jakarta.

“Kita akan ‘join’ dengan beberapa universitas untuk tes urine bersama. Semoga program ini bisa sukses dan lancar menekan angka pengguna yang akan di Jakarta dan Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Kombes Mukti menargetkan program tersebut akan dilaksanakan mulai bulan depan, dengan target menggandeng kampus sebanyak mungkin serta frekuensi satu kali tes per bulan.

“Sudah masuk program, insya Allah bulan depan,” ujarnya.

Adapun latar belakang program tersebut adalah kenaikan jumlah pengguna narkotika di Indonesia menurut data yang diterbitkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Data pengguna narkotika versi BNN mencatat kenaikan pengguna narkotika dari 1,8 persen pada 2019 menjadi 1,95 persen pada 2021.

Risiko perempuan terpapar narkotika juga meningkat dari 0,20 persen pada 2019 menjadi 1,21 persen pada 2021.

Data tersebut juga menyebutkan sebanyak 88,4 persen penyalahgunaan disebabkan oleh pengaruh teman.

Sementara untuk tiga alasan utama penyalahgunaan narkoba adalah pertama karena ajakan atau bujukan teman, kedua ingin mencoba, ketiga untuk bersenang-senang.

“Hal ini yang kita khawatirkan, bahwa kenaikan pengguna sudah cukup itu meningkat di wilayah Indonesia,” kata Kombes Mukti.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News