Connect with us

BERITA UTAMA

Berantas Mafia Tanah, Polda Metro Jaya – Kementerian ATR Gelar Rapat Koordinasi

Published

on

Tribratanews PMJ – Polda Metro Jaya menggelar rapat koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN). Rapat koordinasi digelar untuk meningkatkan kerja sama dalam memberantas mafia tanah.
“Kami melaksanakan rapat koordinasi teknis penyidikan untuk menghadapi kasus-kasus terkait dengan mafia tanah. Tujuannya untuk membangun koordinasi, memperkuat kolaborasi dalam rangka memberantas mafia tanah,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/3/2021).
Rapat koordinasi ini digelar di Gedung Dit Reskrimum Polda Metro Jaya dan dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran serta jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang membidangi fungsi penyidikan di Subdit Harta dan Benda (Harda) serta Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Tanah Kementerian ATR/BPN Raden Bagus Agus Widjayanto.
Kapolda Metro Jaya memastikan rapat koordinasi juga menjadi bentuk komitmen pihaknya dalam membela warga pemilik tanah yang sah yang masih kerap dirugikan mafia tanah.
“Kami ingin membela pemilik tanah yang sah. Setelah rakor ini satgas akan bekerja berdasarkan target-target hasil rapat koordinasi ini untuk bisa kita tuntaskan bersama,” terang Irjen Fadil Imran.
Sementara itu, Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Tanah Kementerian ATR/BPN Raden Bagus Agus Widjayanto menambahkan pihaknya telah bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dalam memberantas mafia tanah sejak 2018. Dalam rentang tahun tersebut, ada 180 kasus yang telah ditangani.
“Ada yang sudah maju ke pengadilan, sudah P21, ada yang sudah penetapan tersangka, dan tindak lanjut dari apa yang kita laksanakan bersama Polda, hasilnya itu menjadi bahan bagi kita untuk tindak lanjut dalam administrasi pertanahan,” ujar Agus.
Kasus mafia tanah beberapa waktu terakhir menjadi sorotan publik. Salah satunya lewat pengungkapan kasus mafia tanah yang menyasar rumah keluarga mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal.
Keluarga Dino Patti Djalal diketahui membuat tiga laporan polisi terkait mafia tanah tersebut sejak 2019 hingga 2021. Polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap 15 tersangka dari tiga laporan tersebut.

Berita Terkini

Tak Mau Kecolongan Lagi, Kapolda Metro Instruksikan Maksimal dalam Penyekatan Larangan Mudik

Published

on

By

Tribratanews PMJ — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran memastikan penyekatan larangan mudik yang mulai berlaku Kamis (6/5/2021) berjalan dengan maksimal tanpa ada kendala.

“Sekarang jauh lebih siap karena sudah ada pengalaman, kita sudah evaluasi,” kata Irjen Fadil Imran, di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

Menurut Irjen Fadil Imran, jumlah anggota lalu lintas (lantas) yang dikerahkan untuk melakukan penyekatan sudah sangat banyak.

“Jumlah personel lantas saja ada 1.300 orang yang tugasnya nyegat, ngatur, meriksa, belum anggota lain seperti sabara, TNI, Dishub, Satpol PP, kesehatan dan lain-lain,” ucapnya.

Sehingga upaya penyekatan saat larangan mudik bisa berjalan maksimal karena banyaknya petugas yang berjaga untuk menghalau para pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman.

“Jadi kita bisa hindari kelelahan anggota, yang kedua juga bisa anggota fisik tetap prima,” kata Irjen Fadil Imran.

Sementara itu, di wilayah hukum Polda Metro Jaya sudah disiapkan sebanyak 14 titik penyekatan dan 17 cek point.

Khusus untuk cek point lebih kepada perbatasan antar kabupaten dan kota di Jakarta.

“Misal Jakarta Utara dengan Jakarta Timur ada cek point, Jakarta Pusat dengan Jakarta Barat. Apa yang dicek, kalau ada yang ingin keluar kota atau baru datang, memenuhi protokol atau tidak,” katanya.

Sementara penyekatan berada di perbatasan DKI Jakarta dengan kota penyangga seperti Bekasi, Depok, Tangerang untuk pengecekan kendaraan dan penumpang tentang larangan mudik.

“Kalau tidak sesuai dibalikkan kalau memenuhi syarat lanjut,” tutur Fadil.

Irjen Fadil Imran sempat juga memantau bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang diperbolehkan beroperasi selama larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 usai dipasangi stiker khusus.

Menurut jenderal bintang dua itu, kehadirannya kali ini untuk memantau situasi terkini di terminal yang tetap beroperasi selama adanya larangan mudik oleh pemerintah.

“Tujuannya yang pertama melihat bagaimana situasi terminal pasca larangan mudik,” katanya.

Selain itu dirinya sempat bertatap muka bersama sejumlah awak bus. Adanya larangan mudik yang berlaku saat ini tentu memberikan dampak bagi para awak bus AKAP.

“Ini nggak mudah diterima bagi sopir dan pemudik yang rindu kampung halaman tapi in jalan terbaik supaya terhindar dari masalah lebih besar, terjadi ledakan (kasus Covid-19) seperti India,” ujarnya.

Dalam kunjungannya itu, Irjen Fadil Imran juga memberikan paket sembako kepada awak bus.

Hal tersebut dilakukan untuk meringankan bebas mereka saat larangan mudik seperti sekarang ini.

“Sekaligus juga menguatkan hati, memberikan pemahaman, memberikan pengertian bahwa ini situasi yang tidak mudah tapi ini jalan terbaik,” tutupnya.

Continue Reading

10. BIDANG KEDOKTERAN DAN KESEHATAN

Polda Metro Jaya Terima 10.000 Swab Antigen Test Kit dari Siloam Hospitals Group

Published

on

By

Tribratanews PMJ — Untuk mendukung upaya pengendalian pandemi Covid-19 di bulan Ramadan, Siloam Hospitals Group memberikan 10.000 swab antigen test kit kepada Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya. Bertempat di Gedung Promoter Polda Metro Jaya , Kamis (29/4/2021), penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Presiden Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk Darjoto Setyawan kepada Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya Brigjen Pol Hendro Pandowo.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Hendro Pandowo menyampaikan apresiasi yang tinggi atas  inisiatif dan kerja sama dari Siloam Hospitals tersebut.

“Apresiasi kami sampaikan kepada Siloam Hospitals, bantuan ini sangat berguna bagi anggota kami yang terus menjalankan tugas dalam melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19, terutama selama periode pengetatan mudik 6-17 Mei 2021,” tutur  Brigjen Pol Hendro Pandowo.

Menurut Wakapolda, bantuan alat Tes swab antigen ini akan digunakan terhadap masyarakat yang berkriteria bisa mudik.  “Tes Swab Antigen ini akan kami lakukan di 8 titik penyekatan yang sudah ditentukan,” ujar Hendro mengakhiri sambutannya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk Darjoto Setyawan mengatakan penyerahan swab antigen kit test merupakan salah satu kontribusi Siloam Hospitals dan bentuk saling mendukung antar pihak atau sektor dalam upaya untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran Virus Corona.

“Petugas polisi merupakan salah satu garda terdepan dalam memerangi pandemi ini, kontribusi ini diharapkan akan bermanfaat untuk deteksi dini agar bisa memberikan perlindungan terhadap personel kepolisian sehingga dapat bertugas dengan baik setiap harinya,” tutur Darjoto.

Dalam merespons pandemi Covid-19, Siloam Hospitals menerapkan protokol kesehatan yang ketat di rumah sakit untuk keamanan pasien, pengunjung, dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya.

Protokol kesehatan tersebut antara lain adalah skrining sebelum masuk rumah sakit, pemisahan pasien bergejala dan tanpa gejala, mewajibkan pemakaian masker, disinfeksi setiap bagian rumah sakit setiap waktu,

Serta memberlakukan limitasi akses masuk dan jumlah pengunjung rawat inap. Bagi mereka yang memiliki gejala terpapar Covid-19 dengan riwayat risiko seperti kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19

Maka tenaga medis akan langsung mengarahkan ke area isolasi yang telah dikhususkan atau merujuk ke Siloam Hospitals yang khusus merawat pasien Covid-19.

Pada penyerahan donasi 10.000 Swab Antigen kit tersebut turut dihadiri, Dirbinmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Badya Wijaya, SH. MH, Irwasda Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Herukoco,M.Si, Kabiddokes Polda Metro Jaya, Kombes Pol. dr.Didiet Setioboedi,Sp.THT-KL, dan Karolog Polda Metro Jaya, Kombes Pol . Drs.Hariono.

 

Continue Reading

21. DITLANTAS

Sat PJR Dit Lantas Polda Metro Jaya telah berhasil mengungkap Kasus Kendaraan Roda Dua masuk dalam Tol dengan cara transaksi E-Toll

Published

on

By

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya awalnya agak sulit, sehingga kemudian tim bergerak terus, kita mencari beberapa saksi kita lakukan pemeriksaan Selasa (27/4/2021)

 

“akhirnya ketemu hari Sabtu lalu, sekitar pukul 13:00 WIB kita mendapatkan informasi identitas kendaraan dengan nomor polis B 3055 PCB. Ini pergerakan tim lama beberapa hari mulai Selasa dia viral kejadian, pada hari Jumat kita sudah mulai mendapatkan video viral tersebut. Akhirnya kita mendapatkan ada satu identitas dari pada kendaraan. Ini atas nama STNK saudara P, alamat di daerah Tangsel berhasil identifikasi tim Dilantas PMJ sesuai dengan nomor kendaraan,” kata Yusri di Polda Metro Jaya

 

Pengemudi melanggara Pasal 287 Ayat 1 UULAJ dengan melanggar rambu lalu lintas dengan denda Rp 500 ribu dan Pasal 288 UU LLAJ dengan tidak memiliki SIM dengan denda Rp 1 juta.

 

 

Continue Reading

Berita Terkini

Breaking News