Connect with us

POLRES METRO JAKARTA BARAT

Assesment Musisi EAP als Anj Sudah Keluar, Ini Hasil nya

Published

on

TribrataNewsPMJ-Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat sudah menerima hasil assessment musisi Erdian Aji Prahartanto alias Anji dari BNNP DKI Jakarta pada Rabu (23/6/2021).

Hasil assessment Anji pun mendapat rekomendasi kalau dia harus menjalankan rehabilitasi.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo membenarkan hasil rehabilitasi Anji sudah keluar.

“Baru kami ambil, direkomendasi rehabilitasi,” ujar dia Rabu (23/6/2021).

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Ronaldo Maradona Siregar menambahkan, dirinya akan segera membuat surat yang mengacu pada hasil assessment rekomendasi rehabilitasi mantan vokalis Drive Band.

“Sekarang masih kita tahan di Polres. Nanti saya buat surat dulu yang mengacu sama rekomendasi rehabilitasi dari BNNP, baru bisa di bawa(ke rumah rehab),” ucap dia.

Ronaldo menambahkan, proses hukum Anji ini tetap berjalan yang ditangani oleh Unit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat dibawah Pimpinan AKP Harry Gasgari

Sebab, semua artis yang ditangkap Polres Metro Jakarta Barat akan berakhir di persidangan dan bakal mendapat vonis dari Majelis Hakim.

“Tetap berjalan proses hukumnya di tangani oleh Unit 1 Narkoba di bawah pimpinan AKP Harry Gasgari,” ujarnya.

Berita Terkini

Posko organisasi kemasyarakatan di Tambora, Jakarta Barat, diubah menjadi Pos Siskamling

Published

on

By

Rabu, 8 Desember 2021 11:10 WIB

TribrataNews PMJ – Jajaran Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat mengajak pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas) untuk merombak posko menjadi Pos Sistem Keamanan Keliling (Siskamling) bagi warga setempat. Hal tersebut dilakukan guna mencegah adanya gesekan antar ormas dan menggunakan posko lebih bermanfaat bagi warga.

“Sebanyak 10 titik posko atau gardu telah dilakukan penertiban oleh masing-masing ketua ormas secara kesadaran sendiri, ” kata Kapolsek Tambora Kompol Faruk Rozi saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (8/12/2021).

Kompol Faruk mengatakan pihak pengurus ormas yang secara mandiri mengecat posko dan menurunkan atribut, seperti bendera, serta spanduk.

Selain itu, Kompol Faruk juga mengimbau seluruh pengurus ormas yang ada di kawasan Tambora untuk bekerja sama menjaga keamanan warga dan mengharapkan kehadiran ormas memberikan rasa aman bagi warga.

Hal yang sama dilakukan Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri  merubah posko ormas menjadi rumah ibadah bagi warga setempat.

“Ada yang kita alih fungsikan seperti di RW 3 itu ada pos FBR, kita alih fungsikan sebagai mushala dan menjadi majelis taklim,” kata Kapolsek Kompol Khoiri saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Total ada 15 posko ormas yang akan dialihfungsikan sebagai rumah ibadah. Ke-15 posko tersebut menjadi rumah ibadah berdasarkan persetujuan dari pihak ormas.

Selain itu, pihaknya juga tengah menurunkan bendera lambang ormas yang tertempel di kawasan Kembangan.

Bendera ormas hanya boleh berkibar dalam kurun waktu tiga hari selama menggelar acara tertentu. Jika tidak ada kegiatan apapun, bendera ormas harus diturunkan berdasarkan Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

“Hari ini sudah 30-an bendera kita turunkan. Kegiatan ini tidak ada tenggat waktu, jadi akan terus bergulir,” ujar Kompol Khoiri.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Dua WN Iran Pemilik Pabrik Sabu di Tangerang ‘Impor’ Bahan Baku dalam Bentuk Gel agar Tak Terdeteksi Sinar X

Published

on

By

Kamis, 9 September 2021

TribrataNews PMJ — Polres Metro Jakarta Barat mengungkap pabrik sabu di perumahan elite di Jl Beringin Taman Cendana, Bencongan, Kelapa Dua, Tangerang. Dua WN Iran kaki tangan bandar, BF (31) dan FS (31), yang memproduksi sabu di rumah mewah di Tangerang, Banten, menggunakan bahan baku berupa gel. Gel tersebut dikirim via udara dan dikemas menyerupai makanan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan sindikat ini menggunakan modus baru untuk mengelabui petugas bandara dalam pengiriman bahan baku sabu.

“Yang dikirim ke sini adalah bahan yang setengah jadi dalam bentuk gel untuk mengelabui, biasanya di manifesnya makanan,” kata Kombes Yusri di Polres Metro Jakarta Barat, Jakarta, Kamis (9/9/2021).

Kombes Yusri mengatakan bahan baku yang dikirim jaringan ke Indonesia ini memiliki kualitas yang sangat baik.

“Itu mendekati sempurna. Nanti dibawa masuk ke Indonesia dimasak ulang, hasilnya narkotika jenis sabu-sabu kelas 1, kemudian diedarkan di sini dan ini bukan sekali,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Jaharsa mengatakan bahan baku tersebut, diketahui, tidak terdeteksi oleh sinar x yang digunakan di bandara.

“Bahan baku itu dilapisi oleh benda lain, digulung sehingga tidak lagi terdeteksi oleh x-ray (sinar x) di bandara. Ini murni pengungkapan dari bawah bukan lagi pengungkapan dari x-ray,” jelas Kombes Mukti Jaharsa.

Gel kemudian akan diolah menggunakan alat khusus hingga akhirnya menjadi berbentuk kristal. Setelah melalui proses kristalisasi, barulah barang haram itu siap dipasarkan.

Sebelumnya, polisi menangkap dua WN Iran, BF (31) dan FS (31), terkait pabrik sabu di perumahan elite di Kelapa Dua, Tangerang. Penangkapan keduanya dikembangkan hingga ditemukan sekoper sabu di sebuah apartemen di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

“Kami mendapatkan informasi bahwa pelaku masih menyimpan barang terlarang narkoba tersebut di sebuah apartemen mewah di kawasan Cikini, Jakarta Pusat,” ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Danang Setiyo melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/9/2021).

Dari hasil penggeledahan di apartemen ditemukan barang bukti sekoper sabu. Sabu itu dikemas dalam lima paket besar yang jumlahnya belum disampaikan oleh polisi.

“Kami amankan narkoba jenis sabu sebanyak lima paket besar di dalam koper yang disembunyikan dalam lemari pelaku,” terangnya.

Mereka dikenakan Pasal 113 subsider 114, subsider 112 juncto Pasal 132 Undang-Undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup hinggga hukuman mati.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polisi Tinjau Pelaksanaan Vaksin Presisi di Gedung Yaskum Indonesia Kembangan

Published

on

By

TribrataNews PMJ — Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat, Kompol H Khoiri meninjau pelaksanaan Vaksin Presisi Bhakti Bhayangkara di Gedung Yaskum Indonesia, di Jalan Kembangan Baru No.21-22 Rt.04/03 Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (29/7/2021).

“Vaksin sangat dibutuhkan bagi masyarakat sebagai upaya ikhtiar dalam pencegahan wabah Covid-19,” kata Kompol Khoiri dalam keterangan tertulis, Jumat (30/7/2021).

Kompol Khoiri mencatat, dari total 330 orang yang terdaftar vaksin, sebanyak 309 orang yang sudah divaksin dan 21 lainya tertunda.

Pemberian vaksin tersebut dibuka untuk masyarakat umum berusia 12 tahun keatas.

Sementara, Vaksin yang diterima dan digunakan untuk masyarakat sebanyak 30 Vial dengan jenis Sinovac.

Sebelum divaksin, peserta diberikan kupon antrian guna mencegah terjadinya kerumunan atau penumpukan.

“Saat ini kegiatan vaksinasi berada di Yaskum Indonesia dan kawasan ini diwajibkan menggunakan Masker. Dan diharapkan kepada para warga yang mengantri Vaksin tetap mematuhi Prokes, dilarang keras untuk membuka Masker,” sambungnya.

Dengan demikian, kegiatan Vaksinasi tersebut sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, yaitu jajaran Polsek Kembangan beserta segenap Tim Medis (Urkes Polres Metro Jakarta Barat) dan Tim Satgas Covid-19 Kelurahan Joglo.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News