Connect with us

7. BIDANG HUMAS

Arahan Kapolda Metro Jaya kepada Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Polres Metro Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Timur

Published

on

Tribratanews PMJ — Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, memberikan arahan kepada Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Polres Metro Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Timur, bertempat di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (24/05/2021). Hadir sebanyak 131 personel, yang terdiri dari 18 Kapolsek dan 109 Bhabinkamtibmas dari kedua Polres.

Dalam arahannya Kapolda menekankan untuk selalu menerapkan Rakayasa sosial (social engineering) bersama 3 Pilar dengan melaksanakan 3T (testing, tracing, treatment) terutama bagi kasus COVID-19 aktif dalam arus balik mudik sekarang ini.

Kapolda juga menekankan kepada para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas untuk mendatakan warga yang kembali setelah melaksanakan mudik untuk selanjutnya di swab serta di beri tanda dengan sticker (warna merah untuk yang reaktif, hijau untuk non reaktif, warna kuning untuk warga harus melaporkan diri setelah mudik, putih untuk yang sedang melaksanakan isolasi mandiri). Hal ini dilaksanakan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Kapolda mengatakan, Kasus Covid-19 pertama kali terjadi di Ibukota di mulai di Depok pada tahun 2020, selanjutnya Ibukota Jakarta menjadi epecintrum pertama Covid-19, dimana Covid-19 ini mempunyai dampak Ekonomi, Sosial dan Pendidikan.

“Kalau tugas Polisi, yaitu sebagai Pelindung, Pelayan dan Pengayom Masyarakat serta Penegakkan Hukum, maka dalam masalah Covid-19 ini adalah memberikan Bantuan, Memberikan Perlindungan Kepada Masyarakat dari penyebaran Covid-19, sasarannya adalah kerumunan masyarakat. kerumunan itu temannya Covid-19,” kata Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda juga mengatakan Mudik juga identik dengan kerumunan maka kita harus waspada terhadap penyebaran Covid-19 saat mudik lebaran. “Kalau di Sumatra Covid-19 Naik, Pasti Pulangnya ke Jakarta. Dan Apabila tidak di Antisipasi Akan Menjadi Cluster Baru,” jelas Kapolda.

Kapolda menekankan kembali kepada para Kapolsek untuk tahu sebaran Covid-19 di wilayahnya. “Harus tahu kasus aktice Covid-19, karena kita peduli terhadap masyarakat,” ujar Kapolda.

Pada acara tersebut, Kapolda sempat memberikan pertanyaan kepada 5 Babinkantibmas Polres Metro Jakarta Pusat dan Babinkantibmas Polres Metro Jakarta Timur.

7. BIDANG HUMAS

Kapolda Metro Jaya Apresiasi Penanganan Covid-19 di Krukut Jakarta Barat

Published

on

By

Jumat, 14 Januari 2022 13:45 WIB

TribrataNews PMJ – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran mengapresiasi kinerja tiga pilar yang terdiri dari wali kota, kapolres hingga dandim di wilayah Jakarta Barat karena telah bertindak cepat memutus mata rantai Covid-19 di kawasan Krukut Taman Sari, Jakarta Barat.

Tindakan cepat yang diapresiasi Kapolda yakni “tracing” warga yang terpapar Covid-19, “micro lockdown” di RW 02 hingga pemberian bantuan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri.

“Ini membuktikan bahwa tiga pilar bersama masyarakat sudah memiliki ketangguhan untuk mengolah diri dan lingkungannya agar dapat memutus penularan Covid-19,” kata Kapolda saat memberikan bantuan sosial kepada warga Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, yang menjalani isolasi Covid-19, Jumat (14/1/2022).

Menurut Kapolda, penyebaran Covid-19 mungkin saja bisa semakin meluas jika langkah tersebut tidak dilakukan dengan cepat.

Kapolda pun mengimbau kepada masyarakat yang ada di lokasi untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama beraktivitas.

Warga yang berada di dalam lokasi micro lockdown pun diimbau untuk tidak keluar masuk wilayah RW 02 demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Kapolda juga memastikan proses tracing dilokasi RW 02 masih berjalan guna melacak peredaran Covid-19.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat memperluas karantina wilayah micro lockdown di wilayah Krukut dari semula empat RT menjadi 14 RT di RW 02. Hal tersebut terpaksa dilakukan menyusul 67 warga Krukut terpapar Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR. Seiring pemberlakuan micro lockdown, tracing terus dilakukan untuk memantau penyebaran Covid-19.

Saat ini, dari 67 orang yang terpapar COVID-19, sebanyak 52 sudah dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran untuk menjalani isolasi mandiri. Sisanya isolasi mandiri di rumah masing-masing sambil menunggu proses masuk ke Wisma Atlet Kemayoran.

Continue Reading

7. BIDANG HUMAS

Kronologi Penangkapan Musisi Ardhito Pramono

Published

on

By

Jumat, 14 Januari 2022 08:47 WIB

TribrataNews PMJ – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan membeberkan kronologi awal penangkapan artis sekaligus musisi Ardhito Pramono (AP) dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja.

Kombes  Zulpan mengatakan, penangkapan terhadap musisi 26 tahun itu berawal dari laporan masyarakat. “Bermula dari suatu tempat kejadian peristiwa (TKP) di daerah Jakarta Barat, yaitu di wilayah Kebon Jeruk,” kata Zulpan saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/1/2022).

Dari situ, polisi melakukan pengembangan. Polisi kemudian menangkap Ardhito Pramono pada Rabu (12/1/2022) dini hari di kediamannya kawasan Klender, Jakarta Timur.

“Tersangka pada saat diamankan sedang gunakan narkotika jenis ganja,” katanya.

Kepada polisi Ardhito Pramono mengaku mendapatkan ganja tersebut melalui seseorang yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh polisi.

Ardhito Pramono telah mengenal barang terlarang tersebut sejak 2011. Namun, sempat berhenti dan mulai aktif lagi pada tahun 2020.

“Alasan mengonsumsi untuk memberikan rasa tenang dan fokus dalam bekerja,” ungkapnya.

Dari tangan Ardhito Pramono polisi menyita sejumlah barang bukti berupa ganja seberat 4,80 gram, 1 bungkus kertas vapir, 21 butir pil alprazolam dan satu buah handphone Iphone12.

Atas perbuatannya, Ardhito Pramono terancam dijerat dengan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara empat tahun.

Continue Reading

7. BIDANG HUMAS

Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya Diresmikan Kapolri

Published

on

By

Kamis, 13 Januari 2022 10:48 WIB

TribrataNews PMJ – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo hari ini meresmikan tim patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya. Dalam arahannya, Kapolri menekankan semua anggota yang terlibat dalam tim patroli tersebut bersikap humanis dalam bertugas.

“Tentunya saya berharap rekan-rekan bisa tampil dengan humanis pada saat bertemu dan berikan layanan kepada masyarakat. Rekan-rekan melakukan langkah-langkah dari kegiatan preemtif memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap potensi kejahatan dan memberikan edukasi kamtibmas,” kata Kapolri di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Jenderal Listyo Sigit secara khusus menaruh harapan besar kepada tim patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya. Kapolri berharap tim ini bisa menjadi jawaban dari permintaan rasa aman di tengah masyarakat.

Kapolri pun meminta anggota untuk bersikap humanis. Namun, tidak ragu dalam bersikap tegas dalam mengemban tugas memberikan perlindungan.

“Tampil humanis berikan pelayanan baik tapi jangan ragu-ragu lakukan langkah tegas dan berwibawa,” katanya.

Untuk diketahui, tim patroli Perintis Polda Metro Jaya ini berawal dari tuntutan masyarakat terkait keamanan di malam hari. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran lalu menyikapinya dengan membentuk tim khusus. Tim itu awalnya dinamakan Dream Team

“Banyak masukan melalui media sosial untuk mengantisipasi kejahatan pada malam hari. Saya berencana akan membuat sebuah ‘dream team’ yang akan melahirkan heroes-heroes baru untuk mengawal masyarakat supaya boboknya tenang,” kata Kapolda di sela-sela pembukaan ‘Kapolda Cup 2021’ di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (30/10/2021).

Kapolda mengatakan Dream Team ini akan menjadi satu kesatuan dari tim-tim patroli yang ada di seluruh polres-polres jajaran Polda Metro Jaya. Tim yang dibentuk dari Satuan Sabhara ini akan dilatih sehingga memiliki kemampuan yang seragam.

“Ya nanti akan kita satukan, kita akan seragamkan, tapi quality control kita bangun bersama. Alatnya, skill-nya, pengetahuannya kita seragamkan,” ucapnya.

“Kemampuannya saya latih, kemampuan mengemudi, kemampuan pengetahuan tentang HAM, kemampuan tentang komunikasi, kemampuan tentang kejahatan dan bagaimana transformasi Polri yang diharapkan pimpinan,” sambungnya.

Kapolda mengatakan pihaknya akan melatih anggota Sabhara ini agar dalam pelaksanaan penindakannya tidak melanggar SOP hingga pengetahuan tentang HAM sehingga ia tidak khawatir ketika dalam penindakan itu anggota patroli melakukan kesalahan. Tim ini juga nantinya akan diberi pelatihan agar memahami undang-undang yang melekat pada dirinya.

“Demikian juga dia memahami undang-undang yang melekat pada dirinya. Menggeledah orang, memeriksa orang yang namanya tertangkap tangan dan sebagainya. Ini semua harus kita latih dan kita siapkan.” katanya.

Tim ini, kata Kapolda, akan menjadi wajah baru Polda Metro Jaya di malam hari.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News