Connect with us

Berita Terkini

Antisipasi Arus Balik idul fitri Polda Metro Rapat Koordinasi

Published

on

TribratanewsPMJ – Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Koarmada I TNI AL dan Pangkoops I TNI laksanakan Rapat Koordinasi Antisipasi Arus Balik Idul Fitri 2021 di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya

Kapolda Metro Jaya Irjen Dr M. Fadil Imran mengatakan Sebanyak 1,2 juta warga yang tinggal atau bekerja di Jakarta berhasil keluar dari Jakarta sebelum masa larangan mudik lebaran 2021 dari 1-5 Mei 2021.
Kodam Jaya melalui Babinsa dan Polda Metro Jaya lewat Bhabinkamtibmas akan mengecek di setiap lingkungan warga siapa saja warganya yang mudik. Nantinya, warga tersebut akan dites swab di Kampung Tangguh Jaya (KTJ).
“Kodam Jaya ada Babinsa dan Polda Metro Jaya memiliki Bhabinkamtibmas yang datang setiap RW untuk mendata siapa warga yang pulang kampung. Nanti, akan di rapid tes,” ujar Irjen Fadil Imran.
Irjen Fadil Imran mengatakan, sudah ada 2 juta pemudik yang keluar dari Jakarta. Petugas terus berupaya untuk melakukan penyekatan disejumlah lokasi. Selain itu, Polda Metro Jaya fan Kodam Jaya melakukan koordinasi dengan Kodam dan Polda tetangga

16. DITRESKRIMUM

Empat Tersangka Pelaku Pembacokan Pria di Bintaro Ditangkap, Salah Satunya Mantan Pacar Korban

Published

on

By

Jumat, 23 September 2022 14:55 WIB

TBNews PMJ – Petugas gabungan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polsek Pesanggrahan menangkap empat pelaku yang membacok dan menganiaya seorang pria berinisial EYW (26) di Jalan Bunga Lili RT 010 RW 006, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada 4 Agustus 2022 malam. Salah satu tersangka perempuan inisial AB (21 tahun) yang merupakan mantan pacar korban.

Tersangka pertama bernama Adinda Bintang, mantan pacar EYW yang menyuruh dua lelaki lain menganiaya korban di lokasi. Sedangkan tiga pelaku lainnya masing-masing berinisial NPA (19), AMK (20), dan MHF (19). Ketiga pelaku pria itu diketahui merupakan eksekutor pembacokan kepada korban.

Penangkapan pelaku dilakukan jajaran Tim Opsnal Resmob Unit II di bawah pimpinan Kompol Maulana Mukarom.

Hasil penyelidikan polisi menemukan dugaan adanya keterlibatan mantan pacar EYW yang diduga mendalangi pembacokan kepada korban. AB lalu ditangkap oleh polisi pada Kamis (22/9/2022). AB lalu mengakui perbuatannya dan berdalih menyimpan dendam hingga menyuruh orang lain melakukan pembacokan kepada EYW.

“Penangkapan AB membuka perkembangan penyelidikan kasus tersebut. Tiga pelaku lainnya ditangkap beberapa jam usai AB diringkus,” kata Kompol Maulana saat menggelar rilis, Jumat (23/9/2022).

Kompol Maulana mengatakan AB secara khusus meminta bantuan kepada ketiga eksekutor tersebut untuk melakukan pembacokan kepada mantan pacarnya tersebut.

“Jadi si perempuan ini minta tolong ke pelaku, yang kebetulan mantan pacar yang bersangkutan juga,” katanya.

Para pelaku kini telah ditetapkan tersangka dan dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, diancam dengan hukuman 5 tahun penjara. Keempat tersangka kini ditahan di Polda Metro Jaya.

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Bagikan Bansos Pangan kepada Ratusan Pengojek di Kebon Jeruk

Published

on

By

Jumat, 23 September 2022 14:30 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Jakarta Barat kembali membagikan ratusan paket bantuan pangan kepada para pengemudi ojek daring yang melintas di kawasan di kawasan Kebon Jeruk, Jumat (23/9/2022). Pembagian paket bantuan pangan itu dalam rangka membantu meringankan beban ekonomi pengojek usai penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Bantuan paket sembako tersebut diberikan guna meringankan beban masyarakat khususnya para driver ojek ‘online’ atau ojol usai kenaikan harga BBM,” kata Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso di Jakarta, Jumat.

Menurut AKBP Bismo, profesi pengojek merupakan salah satu bidang yang paling terdampak kenaikan BBM. Harga BBM yang tinggi bisa membuat aktivitas ojek agak terbatas. Tercatat ada 100 paket bantuan pangan yang berisi minyak sayur, mi instan, kecap, terigu, teh celup, gula dan beras.

Paket itu diterima oleh antusias oleh para pengojek. Karena antusiasme yang tinggi, AKBP Bismo memastikan kegiatan berbagai bantuan pangan ini akan dilakukan secara rutin.

AKBP Bismo berharap dengan bantuan paket pangan ini warga bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Sebelumnya, AKBP Bismo mengatakan seluruh Kepolisian Sektor (Polsek) di wilayahnya secara serempak telah melakukan pembagian bantuan pangan kepada warga.

“Seluruh Polsek di Jakarta Barat serentak membagikan paket bantuan pangan kepada warga. Ada 100 paket bantuan per Polsek,” katanya.

Dalam kegiatan berbagai bantuan pangan ini, jajaran Polres dan Polsek juga menggandeng mahasiswa dari beragam universitas.

“Kita sengaja mengajak teman-teman mahasiswa agar bersama menumbuhkan kepedulian dan sensitivitas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar dia.

Continue Reading

7. POLRES METRO BEKASI KOTA

Polsek Medansatria Ciduk Delapan Pelajar Pelaku Tawuran di Jalan Raya Sultan Agung

Published

on

By

Jumat, 23 September 2022 14:25 WIB

TBNews PMJ – Polsek Medansatria Polres Metro Bekasi Kota mengamankan delapan pelaku tawuran di Jalan Raya Sultan Agung KM 28, Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi. Bentrok dua kelompok pelajar ini terjadi Selasa (19/9/2022) sekira pukul 19.00 WIB.

Kapolsek Medan Satria, Kompol Efendi mengatakan tawuran tersebut mengakibatkan satu pelajar terluka dan dirawat di rumah sakit. Sementara pelaku yang diamankan antara lain RN (18), RAG (17), ST (17), MD (17), Z (16), DA (18), ES (17) dan ZA (17)

Menurut Kompol Efendi, aksi tawuran berawal dari janjian di media sosial. Pelaku ST (17) merupakan admin yang mengajak rekan-rekannya tawuran dengan kelompok korban.

“Berawal dari ajakan tawuran melalui sosial media, dua kelompok pelajar dari SMKN 11 Bekasi Utara dan Pelajar SMKN 13 Bekasi Utara bergabung dengan SMK Patriot Bekasi Utara, yang kemudian melakukan tawuran,” ungkap Kompol Efendi dalam keterangannya, Jumat (23/9/2022).

Dia menambahkan selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa tiga senjata tajam berupa celurit yang dipakai para pelaku untuk melukai korbannya.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 170 ayat (2) Ke-2 K.U.H.Pidana dimana bersama bersama melakukan kekerasan terhadap orang di muka umum yang menyebabkan luka berat (pengeroyokan) dan pasal 2 ayat (1) Undang Undang Darurat no 12 tahun 1951

“Adapun ancamannya berupa pidana penjara paling lama 12 tahun,” tukasnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News