Connect with us

6. POLRES METRO TANGERANG KOTA

8 Ibu Muda Jadi Korban Penipuan Teman Pria yang Dikenal lewat Facebook, Pelaku Diringkus Polsek Neglasari Tangerang

Published

on

Jumat, 24 Juni 2022 07:20 WIB

TBNews PMJ – Delapan dari sepuluh ibu muda menjadi korban penipuan seorang lelaki hidung belang. Melalui Facebook pelaku mengaku single untuk didekati sebelum diajak untuk bertemu dan dicuri barang berharganya.

Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama mengatakan, pria hidung belang yang melakukan kejahatan tersebut bernama Muksin. Dia menipu delapan dari sepuluh mamah muda melalui Facebook dalam waktu dua bulan terakhir.

Kasus terungkap saat seorang wanita muda berinisial MA (36 tahun) melaporkan ke Polsek Neglasari atas kasus kehilangan satu unit sepeda motor dengan dua unit handphone yang dibawa oleh teman pria yang dikenal melalui Facebook.

“Korban sudah ditinggal pergi oleh suaminya hampir satu tahun. Dari Facebook korban berkenalan dengan seorang laki-laki yang mengaku bernama Agus Hermansyah (Indra Wahyu),” kata Kompol Putra, Jumat (24/6/2022).

Setelah korban dan pelaku berkenalan dan berkomunikasi intens selama dua minggu via Facebook, mereka kemudian janjian bertemu di salah satu Mall di daerah Garden City Boulevard Cakung, Jakarta Timur pada Hari Sabtu, 11 Juni 2022, sekira jam 10.00 WIB. Setelah ketemu langsung, sebagai bukti keseriusan untuk menjalani hubungan, pelaku kemudian mengajak korban untuk bertemu orang tua pelaku di Kecamatan Neglasari, Tangerang dengan menggunakan sepeda motor milik korban.

Pelaku memboncengi korban menggunakan sepeda motor milik korban dari Cakung Jakarta Timur hingga tiba di Jalan Sitanala V, Kecamatan Neglasari. Pelaku berhenti dan menyuruh korban untuk meninggalkan sepeda motor di pinggir jalan berikut dengan tas milik korban, kemudian pelaku mengajak korban berjalan kaki menuju sebuah rumah yang diakuinya sebagai rumah orang tuanya.

“Sesampai di rumah yang dituju, pelaku kemudian meminta izin untuk kembali ke posisi sepeda motor dengan alasan untuk mengambil kunci rumah yang ketinggalan di sepeda motor. Setelah ditunggu hampir 30 menit pelaku tidak kembali dan setelah korban mendatangi lokasi sepeda motornya, korban baru menyadari bahwa sepeda motor dan tasnya sudah tidak ada,” jelasnya.

Tidak ada warga sekitar yang mengenali pelaku dan rumah yang diakui sebagai rumah orang tuanya, ternyata merupakan rumah milik orang lain yang tidak kenal dan tidak ada hubungan dengan pelaku.

“Dengan bantuan informasi dari masyarakat, pada hari Rabu, 22 Juni 2022 sekira pukul 01.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Neglasari berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku di Kotabumi, Pasar Kemis Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Pelaku yang memiliki akun facebook Bernama Agus Hermansyah (Indra Wahyu), setelah ditangkap ternyata Bernama asli Muksin (42 tahun), beralamat di Tanah Tinggi Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Tidak hanya korban MA, setelah ditelusuri ternyata ada tujuh mama muda lain yang jadi korban.

“Masih ada tujuh korban lainnya dengan modus yang hampir serupa,” jelasnya.

Tujuh korban lainnya berada di tempat yang berbeda yakni, Kebon Besar dengan kerugian satu unit sepeda motor Honda Supra Fit Warna Metalik; kemudian warga Batu Ceper, kerugian satu unit sepeda motor Honda Beat Warna Merah Putih; selanjutnya warga Binong, kerugian satu unit sepeda motor Beat warna biru Putih.

Selain itu, ibu muda yang beralamat di Danau Cipondoh, dengan kerugian HP; kemudian warga Kalideres dengan kerugian HP; dan warga Cengkareng yang mengalami kerugian HP, serta warga Perum Duta Garden, Kecamatan Benda, dengan kerugian satu unit sepeda motor Honda Beat Nopol B 3672 CAB.

Total ada 10 calon korban selama dua bulan beraksi, namun hanya 8 korban yang berhasil ditipu daya pelaku. Semua korban hampir dilakukan dengan modus yang sama yaitu dengan cara didekati melalui aplikasi Facebook dilanjutkan dengan komunikasi intens kemudian diajak kopi darat.

“Pelaku mengaku sudah melakukan modus serupa ke 10 orang selama kurun waktu 2 bulan terakhir. Korban yang disasar adalah Ibu-ibu muda yang status Facebooknya single atau profil picturenya sendiri,” jelasnya.

Tersangka Muksin melakukan tindak pidana penipuan terancam dijerat Pasal 378 KUHP, dengan ancaman pidana 4 tahun penjara.

6. POLRES METRO TANGERANG KOTA

Polres Metro Tangerang Kota Tetapkan Lima Tersangka Kasus Tawuran Pelajar di Tangerang

Published

on

By

Senin, 15 Agustus 2022 11:25 WIB

TBNews PMJ – Polres Metro Tangerang Kota menetapkan lima orang tersangka kasus tawuran pelajar yang terjadi pada Kamis (11/8/2022) lalu di Jalan Husein Sastra Negara Kelurahan Jurumudi Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten. Para pelaku terbukti membawa senjata tajam, di antaranya melakukan aksi pembacokan hingga menyebabkan adanya korban luka dalam tawuran tersebut.

 “Satu orang pelaku pembacokan dan empat orang pelaku membawa senjata tajam menjadi tersangka,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho kepada wartawan, Minggu (14/8/2022).

Kombes Zain menuturkan, pelaku yang melakukan aksi pembacokan berinisial AS dan berusia 19 tahun. Sementara pelaku lainnya, yakni TM, AM, FF dan AR yang membawa senjata tajam berusia di bawah umur.

“(Pasal yang menjerat para pelaku membawa senjata tajam) Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, ancamannya maksimal 10 tahun penjara. (Pelaku) yang membacok Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951,” tuturnya.

Aksi tawuran yang terjadi di Jalan  Husein Sastra Negara Kelurahan Jurumudi Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten, itu berlangsung pada Kamis (11/8/2022) petang. Dalam aksi tawuran tersebut, puluhan pelajar diamankan oleh pihak kepolisian.

“Sebanyak 73 pelajar kami amankan mereka berasal dari enam sekolah yakni SMKN 53 Jakarta Barat, SMKN 1 Jakarta Barat, SMKN 2 Tangerang, SMKN 4 Tangerang, SMKN Yuppentek Tangerang, dan SMAN BDN Jelambar Jakarta Barat,” ujar Kombes Zain.

Kombes Zain menuturkan, dalam insiden tawuran tersebut, satu orang pelajar berinisial MAM (16) menjadi korban pembacokan. Kronologis kejadian pembacokan itu, kata Kombes Zain, bermula saat pelaku pembacokan berinisial RS (19) berasal dari SMKN 53 Jakarta Barat bersama rekan pelajar lainnya sedang berjalan dengan menggunakan sepeda motor bertemu dengan segerombolan pelajar SMK PGRI 24.

“Salah satu dari pelajar meledek kepada pelajar SMKN 53, “kamput” nih “kamput” nih (semacam ejekan), kemudian dikejar oleh pelajar SMKN 53 hingga ke arah Rawa Bamban Kelurahan Jurumudi baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang,” tutur Kombes Zain.

Namun, bukannya bertemu dengan pelajar yang dicari, mereka malah bertemu dengan pelajar lain di TKP. Alhasil korban, pelajar dari SMK Excelent Batuceper Kota Tangerang yang tengah di TKP berboncengan bersama temannya dikejar oleh para pelaku.

“Selanjutnya pelaku membacok korban satu kali ke arah bagian punggung belakang sebelah kanan dengan menggunakan celurit Madura sehingga korban mengalami luka,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, para pelajar dari berbagai sekolah kerap berkumpul di wilayah Kecamatan Benda. Dalam penangkapan para pelajar yang terlibat, polisi turut mengamankan sebanyak 31 unit kendaraan bermotor yang digunakan oleh para pelajar. Dari 73 orang pelajar yang diamankan, 68 pelajar lainnya diberi pembinaan dengan memanggil pihak sekolah dan orang tua, sementara lima lainnya diproses hukum.

Continue Reading

6. POLRES METRO TANGERANG KOTA

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 2 Kasus Begal Bersenjata Tajam dengan Puluhan Pelaku, Sebagian Anak di Bawah Umur

Published

on

By

Selasa, 2 Agustus 2022 07:30 WIB

TBNews PMJ – Jajaran Polres Metro Tangerang Kota mengungkap dua kasus begal bersenjata tajam dan mengamankan sepuluh orang pelaku. Tujuh dari sepuluh pelaku masih dibawah umur.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, selama Juni 2022, ada dua kasus pencurian dengan kekerasan yang terungkap di wilayah Tangerang.

Keduanya terjadi di dua lokasi berbeda, yaitu di Jalan Pembangunan, Batu Ceper dan di Jalan Prabu Kian Santang, Priok. “Di mana pencurian dengan kekerasan ini dua-duanya terekam oleh CCTV dan viral di sosial media,” ujar Kombes Zain di Mapolsek Batu Ceper, Senin (1/8/2022).

Untuk kasus pertama yang terjadi di Batu Ceper melibatkan 10 pelaku. Sembilan di antaranya sudah ditangkap. Mayoritas pelaku masih anak-anak di bawah umur.

“Sembilan orang ditangkap terdiri dari dua pelaku dewasa dan tujuh orang masih anak-anak,” jelas Kombes Zain.

Pelaku dewasa tersebut berinisial AAF (19) dan FF. Sedangkan tujuh pelaku anak-anak yakni MRA (15), RIM (15), GDA (15), A (14), RS (16), RDA (15), dan DR (15). Satu pelaku berinisial A masih buron.

Kombes Zain menuturkan, ada pelaku yang berperan sebagai pengendara dan ada pula yang berperan sebagai penumpang.

Dalam kasus ini, ada dua pelaku yang membawa celurit. Senjata tajam itu kemudian digunakan pelaku untuk menganiaya korban R (20). Barang bukti yang diamankan dari tempat kejadian perkara (TKP) pertama yaitu tiga unit sepeda motor, dua celurit, delapan handphone, dua sweater, dan dua topi.

Untuk kasus pencurian dengan kekerasan yang kedua, terjadi di Jalan Prabu Kian Santang, Gabang Raya, Kecamatan Priok Jatiuwung, Kota Tangerang. Ada lima pelaku yang terlibat dalam kejadian. Namun, baru satu pelaku yang sudah ditangkap yaitu NIK. Empat pelaku lainnya masih buron yaitu M, R, B, dan MF.

“Kemudian adapun motif pelaku dari dua TKP ini, pelaku memang mengincar korbannya untuk mendapatkan hp (handphone). Nanti HP-nya dapat dikuasai dan dijual, intinya motif ekonomi,” ungkap Zain. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu handphone, satu motor, satu senjata tajam jenis parang, dan satu box HP milik korban.

Para pelaku disangkakan Pasal 365 KUHP ayat 2 dan Pasal 76 UU Nomor 35 UU Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Continue Reading

6. POLRES METRO TANGERANG KOTA

Polres Metro Tangerang Kota Tangkap 1 Begal Ponsel di Jatiuwung dan 4 Lainnya Masih Buron

Published

on

By

Selasa, 2 Agustus 2022 07:20 WIB

TBNews PMJ – Jajaran Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap satu dari lima pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Prabu Kian Santang, Kelurahan Gabang Jaya, Kecamatan Periuk Jatiuwung, Kota Tangerang, pada 5 Juli 2022.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan bahwa aksi tersebut terjadi sekira pukul 03.00 WIB, tepatnya di depan pangkas rambut Berkah. Ia kemudian menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Menueut Kombes Zain, awalnya pelaku datang berboncengan dan memarkirkan sepeda motornya di dekat korban. Sedangkan pelaku lainnya berada di seberang jalan untuk mengawasi dari jarak sekitar 2 meter. Baca juga: Detik-detik Komplotan Begal Lukai Korbannya di Batu Ceper Tangerang

“Tersangka NIK dan M turun dari sepeda motor. Dengan mengacungkan senjata tajam parang (golok) ke arah korban (D dan S) sambil berteriak, ‘Mana HP lo’,” ujar Kombes Zain di Mapolsek Batu Ceper, Senin (1/8/2022).

Selanjutnya, kedua korban menyerahkan ponsel miliknya ke pelaku karena ketakutan. Para pelaku kemudian melarikan diri setelah melancarkan aksinya. Setelah itu, pada 27 Juli 2022 polisi menangkap satu pelaku inisial NIK di Bencongan, Kelapa Dua, Tangerang.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor, satu unit handphone, dan senjata tajam jenis parang.

“Saat ini empat pelaku lainnya yang masih belum tertangkap dan masuk DPO yaitu M, R, B, dan MF.

Zain mengungkapkan, motif para pelaku adalah mengincar ponsel yang dibawa korban. Setelah itu, ponsel tersebut dijual dan hasilnya dibagi oleh para pelaku.

Para pelaku disangkakan Pasal 365 KUHP ayat 2 dan Pasal 76 UU Nomor 35 UU Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News