Connect with us

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

30 Tahanan Titipan Kejaksaan di Polsek Jatinegara Positif Covid-19, Polsek Jatinegara Lakukan Treatment

Published

on

TribrataNews PMJ — Sebanyak 30 tahanan titipan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur di Polsek Jatinegara positif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Timur. Polsek Jatinegara pun langsung mengambil langkah Treatment agar tidak terjadi penyebaran virus.

“Total 39 tahanan, 30 di antaranya positif Covid-19. Sampai saat ini tahanan belum dievakuasi masih ada di ruang tahan Polsek Jatinegara,” ujar Pelaksana harian (Plh) Kapolsek Jatinegara Kompol Donny Widodo, Selasa (29/6/2021).

Demi keselamatan warganya, Polsek Jatinegara sempat menutup pelayanan pada Jumat (25/6/2021) sampai Minggu (27/6/2021). “Baru, Senin (28/6/2021) kami buka lagi pelayanan,” ucap Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, pihak Polsek Jatinegara sudah melaporkan 30 tahanan titipan positif Covid-19 ke Kejari Jakarta Timur.

Kemudian, pihaknya memisahkan tahanan yang belum terpapar Covid-19 di sel lain. “Kita sudah pisahkan tahanan yang terpapar Covid-19 dengan yang tidak,” jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsek, tahanan titipan ini berkas perkaranya sudah dilakukan tahap dua secara virtual. Sehingga secara hukum, tahanan ini bukan milik Polsek Jatinegara lagi, tapi milik Kejari Jakarta Timur.

Polsek Jatinegara sudah mengambil langkah treatment berupa pemberian vitamin herbal kepada seluruh tahanan yang positif Covid-19. Kemudian, anggotanya setiap hari melakukan penyemprotan cairan disinfektan di ruang tahanan, ruangan lainnya dan juga halaman Polsek Jatinegara.

“Saya sudah imbau kepada anggota untuk waspada dan lebih hati-hati lagi saat interaksi dengan siapa saja,” ucapnya.

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur Amankan Dua Pria Mengaku Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit, Diduga Masalah Utang Piutang

Published

on

By

Selasa, 21 September 2021

TribrataNews PMJ — Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Duren Sawit mengamankan dua pria yang mengaku menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di sebuah rumah di Jalan Mawar Merah, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kedua pria itu bernama Makmur dan Ashari.

Keduanya dalam keadaan memar saat diselamatkan Tim Rajawali Polres Jakarta Timur dan Unit Reserse Kriminal Polsek Duren Sawit pada Senin (20/9/2021) malam.

“Katanya mau dibawa ke kantor polisi, tapi dibawa ke rumah,” kata Ashari.

Ashari mengaku, dirinya dipukul satu kali di bagian mata kanan.

“(Ini) masalah piutang, saya juga nggak tahu kan yang jadi masalah abang saya, kenapa saya dibawa juga?” kata dia.

Ashari mengatakan, ia dan Makmur disekap sejak Minggu (19/9/2021) sore. Sebelum disekap di kediaman pelaku, Makmur dan Ashari sempat dibawa ke suatu tempat di daerah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam perjalanan pelaku terus meneror keduanya agar cepat melunasi utang.

“Dibawa ke Setu, Cikarang dibawa dari kemarin sore, terus baru ke sini. Di sini saya sempat dipukul satu kali di bagian mata,” ucapnya.

Wakatim 1 Rajawali Bripka Markon Samuel menuturkan, baik Makmur, Ashari, dan pemilik rumah pelaku penyekapan kini diamankan di Mapolsek Duren Sawit untuk keperluan penyelidikan.

Dari pemeriksaan sementara, ada tiga orang jadi terlapor dalam kasus penyekapan disertai penganiayaan terhadap Makmur dan Ashari yang dipicu masalah piutang ini.

“Kami bawa ke Polsek Duren Sawit,” pungkas Bripka Markon.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Hari Pertama Operasi Patuh Jaya, Satlantas Polres Metro Jakarta Timur Bagikan Masker ke Pengendara

Published

on

By

Selasa, 21 September 2021

TribrataNews PMJ – Satlantas Polres Metro Jakarta Timur membagi-bagikan masker kepada pengendara dalam hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2021 di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Edy Surasa mengatakan pembagian masker merupakan tindakan humanis kepada pengendara dalam rangka menerapkan protokol kesehatan.

“Kita lebih banyak melakukan imbauan seperti ini (pembagian masker), dengan spanduk, kemudian persuasif kita melakukan penindakan dengan humanis kita bagikan brosur dan masker,” kata AKBP Edy Surasa di Jakarta, Senin (20/9/2021).

AKBP Edy Surasa menambahkan penindakan dalam Operasi Patuh Jaya 2021 ditujukan kepada pengendara yang kedapatan melanggar seperti menggunakan knalpot bising hingga tidak mengenakan helm.

“Untuk penindakan kita terapkan kepada yang benar-benar melakukan pelanggaran secara kasat mata seperti knalpot bising dan rotator yang tidak sesuai peruntukannya,” ujar AKBP Edy Surasa.

Jajaran Polda Metro Jaya menggelar operasi Patuh Jaya 2021 yang mulai 20 September 2021 hingga 3 Oktober 2021 dengan menargetkan penegakan disiplin lalu lintas dan protokol kesehatan (prokes) di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Operasi Patuh Jaya 2021 akan melibatkan sebanyak 3.070 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah.

Continue Reading

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Asyik Gunakan Ganja dalam Angkot di Terminal Rawamangun, Dua Sopir Diringkus Polsek Matraman

Published

on

By

Kamis, 16 September 2021

TribrataNews PMJ – Jajaran Unit Reskrim Polsek Matraman, Polres Metro Jakarta Timur, meringkus tiga orang penyalahguna narkoba jenis ganja di Terminal Rawamangun, Kamis (16/9/2021) pagi.

Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro mengatakan, tiga orang yang dibekuk masing-masing berinisial M dan YS bertindak sebagai pemakai. Sedangkan SM bertindak sebagai bandar ganja.

“Dua orang pemakai merupakan sopir angkot KWK, dua orang ini kita amankan di terminal saat sedang menunggu penumpang,” terang Kapolsek kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).

Kompol Tedjo menjelaskan, penangkapan ini bermula saat anggota Unit Reskrim mendapatkan informasi terkait transaksi narkoba di Terminal Rawamangun. Setelah mendapat informasi anggota menyamar menjadi penumpang angkot, lalu mendapati M dan YS tengah asyik menghisap ganja.

“Keduanya mengaku mendapat ganja dari seorang bandar di Bekasi. Dari situ langsung kita lakukan penyelidikan lanjutan,” ujarnya.

“Sang bandar berinisial SM ditangkap di wilayah Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi dengan barang bukti sekitar satu kilogram ganja siap edar yang sudah dikemas dalam berbagai paket,” jelas Kapolsek.

Atas perbuatannya, kini tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka penyalahguna narkoba Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Disangkakan pasal 111 UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. Untuk bandarnya masih kita periksa di mana dia menjual paket dan dari mana dia mendapat,” tuturnya.

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News