Connect with us

Berita Terkini

100 Hari Kerja Kapolri, Sebanyak 1.864 Kasus Diselesaikan Dengan Restorative Justice

Published

on

Tribratanews PMJ — Polri menyatakan sebanyak 1.864 kasus yang diselesaikan dengan menggunakan pendekatan Restorative Justice atau keadilan restoratif dalam 100 hari kerja Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Kapolri.

“Sudah dilakukan sebanyak 1.864 di masing-masing Polda,” jelas Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers 100 hari kinerja Kapolri, di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/5/21).

Irjen Argo Yuwono menjelaskan, terkait dengan keadilan restoratif, saat ini, pihaknya sedang menggodok Peraturan Kepolisian (Perpol) untuk mengatur mengenai penerapan restorative justice di Korps Bhayangkara. “Akan kami garap peraturan kepolisian berkaitan dengan penerapan keadilan restorative justice dalam penanganan tindak pidana,” jelas Kadiv Humas Polri.

Kadiv Humas juga mengatakan, pendekatan restoratif itu dilakukan terhadap beberapa kasus dan telah dilakukan di seluruh Indonesia. Misalnya, di Bareskrim ada kasus di Direktorat Tindak Pidana Umum, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus, ataupun Direktorat Tindak Pidana Siber yang telah diselesaikan menggunakan pendekatan restoratif.

Selain itu, terdapat juga beberapa contoh kasus lain di seluruh Indonesia yang menggunakan pendekatan yang sama. Dalam hal ini, restoratif justice membuat aparat dapat mengambil diskresi sehingga pihak pelapor ataupun yang dilaporkan berdamai. “Misalnya ada seperti kemarin, kasus-kasus nenek ngambil kapas. Yang bisa kami selesaikan restorative justice, itu tidak masalah,” jelas Kadiv Humas.

5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR

Diduga Hendak Tawuran, 14 Remaja Ditangkap Polsek Cakung

Published

on

By

Jumat, 30 September 2022  14:05 WIB

TBNews PMJ – Petugas Polsek Cakung Polres Metro Jakarta Timur menangkap 14 remaja yang diduga hendak tawuran di Sumur Bor, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat (30/9/2022) dini hari. Video rekaman proses penangkapan sejumlah remaja tersebut beredar di media sosial. Salah satunya diunggah di akun Instagram @sekitaran_cakung.

Dalam video itu terlihat sejumlah remaja yang diduga hendak tawuran diamankan oleh warga di sekitar lokasi. Berdasarkan keterangan dari unggahan video tersebut, dijelaskan bahwa sejumlah remaja yang ditangkap diserahkan ke Polsek Cakung.

Kapolsek Cakung Kompol Sarifah mengatakan, ada 14 orang yang ditangkap saat hendak melakukan tawuran di lokasi.

“14 pelajar yang akan melakukan tawuran dan saat ditangkap,” kata Kompol Sarifah dalam keterangannya, Jumat.

Penangkapan sejumlah remaja itu berawal dari adanya informasi remaja hendak tawuran yang diterima polisi dari warga di sekitar Kanal Banjir Timur (KBT) Ujung Menteng.

“Informasi dari warga di KBT Ujung Menteng, ada gerombolan sepeda motor dengan membawa sajam diduga akan melakukan tawuran,” kata Kompol Sarifah.

Kompol Sarifah mengatakan, saat ini sejumlah remaja itu masih berada di Mapolsek Cakung. Mereka masih diperiksa oleh penyidik terkait kasus percobaan tawuran itu.

“Kan baru diamankan dini hari, pasti masih di Mapolsek. (Barang bukti) ditemukan sajam sebanyak empat celurit di jalanan,” ucap Kompol Sarifah

Continue Reading

3. POLRES METRO JAKARTA BARAT

Polres Metro Jakarta Barat Kembali Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Lintas Malaysia-Indonesia, Satu Tersangka Ditangkap Selundupkan Sabu di Celana Dalam

Published

on

By

Jumat, 30 September 2022 13:10 WIB

TBNews PMJ – Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali mengungkap peredaran narkotika jaringan lintas Malaysia-Indonesia. Dalam pengungkapan itu, polisi meringkus seorang pria berinisial HT (42) dengan barang bukti berupa sabu, ekstasi hingga psikotropika happy five, yang diselundupkan di bagian celana dalam tersangka .

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Akmal mengatakan, tersangka HT merupakan karyawan swasta yang sering berpergian dari Malaysia – Jakarta.

“Tersangka tersebut telah beberapa kali membawa narkotika berbagai jenis melalui Bandara Intemasional Johor baru menuju ke Jakarta melalui Teminal 3 Bandara Soekamo Hatta,” katanya dalam konferensi pers, Jumat (30/9/2022).

Adapun jumlah barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka berupa sabu sebanyak 6,25 gram, ektasi sebanyak 15,5 butir dan psikotropika jenis Happy Five sebanyak 10 butir.

AKBP Akmal melanjutkan, tersangka mendapatkan sejumlah narkotika tersebut dari seseorang benama ANE dan AJIE, yang beralamat di Johor Baru, Malaysia.

Guna mengelabui petugas Bandara, tersangka memasukan narkotika tersebut ke celana dalamnya.

“Tim kami beserta rekan dari bea cukai menemukan di badan yang bersangkutan (bagian celana dalam) berupa narkotika jenis sabu sebanyak. 6,25 gram. Kemudian narkotika jenis ekstasi sebanyak 15,5 gram jadi ada separuh yang sudah dipakai yang bersangkutan,” ujarnya.

AKBP Akmal mengatakan, untuk ANE dan AJIE saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka diduga sebagai bandar pengendali.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka disangkakan dengan Pasal 114 Ayat (2) Sud Pasai 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

Merupakan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 8 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimum Rp10 milyar.

Continue Reading

16. DITRESKRIMUM

Berkas Dinyatakan Lengkap (P-21), 10 Tersangka Khilafatul Muslimin Segera Disidang

Published

on

By

Jumat, 30 September 2022 09:30 WIB

TBNews PMJ – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya akan segera melakukan pelimpahan tahap II sepuluh tersangka Khilafatul Muslimin berikut barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi untuk disidangkan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan berkas kasus Khilafatul Muslimin dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejari Bekasi pada Kamis (29/9/2022).

“Kami sudah menerima P21 dari Kejari Bekasi atas pekara Khilafatul Muslimin, seluruh tersangka dan barang bukti akan segera kami serahkan,” ujar Kombes Hengki dalam keterangannya.

Sebagai informasi, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menetapkan 10 orang sebagai tersangka Khilafatul Muslimin terkait penyebaran paham yang bertentangan dengan Pancasila.

Salah satu tersangka di antaranya adalah pendiri sekaligus pemimpin tertinggi Khilafatul Muslimin, yakni Abdul Qadir Hasan Baraja yang ditangkap pada Selasa (7/6/2022) di Bandar Lampung.

Berikut daftar 10 tersangka tersebut:
1. Abdul Qadir Hasan Baraja
2. Muhammad Hidayat
3. Imbron Najib
4. Suryadi Wironegoro
5. Nurdin
6. Muhammad Hasan Albana
7. Faisol
8. Hadwiyanto Moerniadon
9. Abdul Azis
10. Indra Fauzi.

Berkas 10 tersangka di-split menjadi 5 berkas perkara. Di mana, salah satu tersangka atas nama Abdul Qadir Hasan Baraja menjadi satu berkas sendiri dengan persangkaan UU Ormas, UU Peraturan Hukum Pidana dan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Continue Reading

BERITA POPULER

Breaking News